lelaki biasa

lelaki biasa
Obrolan Malam


__ADS_3

setelah semuanya selesai mereka akhirnya kembali kerumah dan keluarga juga merasa lega dengan Tama yang sudah kembali kerumah


sejak kejadian itu mulai mereka setuju dengan kehadiran Tama sebagai anak angkat Wijaya dan Widya.


sedangkan Hari ini mereka habiskan waktu hanya bersantai saja dirumah beda dengan Tama yang sekalian mengecek pekerjaan dirumah


keesokan harinya Tama sudah berangkat kerja bersama Putri, setelah mengantar Putri Tama langsung menuju kantor nya mengingat hari ini dia sangat banyak kerjaan.


saking sibuknya bekerja waktu berlalu begitu cepat Tama masih lanjut bekerja dia sengaja menyiapkan semua pekerjaan yang tertunda sehingga waktu sudah menunjukkan malam hari


setelah semuanya selesai Tama pulang dengan mobil BMW E30 nya yang dia beli dari Wijaya.


ketika dijalan pulang Tama merasa seperti ada yang mengikuti mobil nya dari belakang dan betul saja ada sebuah mobil mewah yang mengikuti mobilnya


melihat itu Tama berhenti di pinggir jalan menunggu mobil yang mengikuti nya dan betul mobil mewah itu berhenti.


seorang pria turun dari mobil mewah tersebut lengkap dengan pakaian jas nya menghampiri Tama, pria itu berjalan sangat gagah kelihatan


kemudian turun lagi seorang pria yang sudah tua tapi masih kelihatan muda siap lagi kalau buka Raharjo.


"cepat kamu bawa Putri besok kerumah ada yang ingin saya bicarakan sama dia! "kalau untuk memisahkan kami lagi jangan harap saya bawa! "sudah jangan banyak bicara bawa aja besok ini masalah pekerjaan saya tunggu besok pagi!


setelah itu Raharjo pergi bersama pria tadi!


setelah kepergian Raharjo Tama juga pulang kerumah dan melihat sudah sepi mungkin sudah istirahat itulah pikiran Tama dia masuk ke kamar juga sudah melihat Putri tidur.


setelah bersih-bersih Tama langsung menuju tempat tidur memeluk Putri dari belakang sedangkan Putri yang dipeluk terbangun dan melihat Tama yang dibelakang nya membuat dia merasa nyaman dan membalikkan tubuhnya menghadap Tama.


"kenapa gak bangunin alai kalau kamu sudah pulang! "gak papa aku lihat kamu tidur sangat nyenyak makanya gak aku bangunin! "lain kali harus bangunin aku! "iya!


"tadi aku ketemu sama papa! dia ingin aku membawamu kerumah ada yang ingin dia bicarakan masalah pekerjaan "aku gak mau nanti pasti aku dibawa lagi pokoknya aku gak mau! setelah itu Putri membelakangi Tama


"kan besok kamu perginya sama kamu! jadi jangan khawatir kan ada aku! kita berangkat pagi-pagi!

__ADS_1


"udah jangan ngambek lagi ya! setelah itu Tama memeluk Putri dengan erat sedangkan Putri merasa sudah ada yang mengeras dibawa dia membalikkan badan dan menatap Tama


sedangkan Tama tau arti tatapan mata istrinya itu "aku lagi pingin yang boleh ya!


"tapi hanya sekali saja ya! mendengar itu Tama tersenyum dan memberikan sentuhan lembut pada Putri dan ciuman mesra dan pergulatan panas pun terjadi.


pagi itu Tama sudah dirumah mertua nya sama Putri menunggu Raharjo gak lama menunggu Raharjo turun.


"melihat kalian sudah disini jadi papa gak mau berlama-lama lagi papa harap kamu bisa kerja dikantor untuk bantu papa cuma kamu orang yang papa percaya!


"aku gak mau nanti papa bohong dan bawa aku pergi lagi, dan aku gak percaya sama papa lagi!


"kali ini papa serius kita ada proyek besar dan papa yang akan memegang proyek ini dan ingin kamu yang menggantikan papa dikantor biar papa merasa tenang!


"ayolah papa janji gak akan bohongin kamu kalau perlu biar suami miskin kamu yang selalu antar jemput kamu!


"pa!! aku gak suka papa panggil Tama seperti itu! kalau papa masih panggil suami aku seperti itu aku gak akan mau bantu papa!


"nantilah aku pikirkan dulu aku juga masih banyak kerjaan nanti aku kasih papa kabar aku bisa apa nggak!


saat mau pergi Tama ditahan oleh pengawal baru Raharjo yang dibawa dari Jerman karena Anton ditugaskan di Jerman.


"saya Isak pengganti Anton disini! dan saya ingin duel dengan anda! apakah anda seperti yang dikatakan Anton atau dia hanya melebih-lebihkan saja!


mendengar itu Tama hanya senyum dan memandang Isak "maaf saya gak ada waktu untuk urusan yang gak penting lagian saya banyak kerjaan!


saat mau pergi Isak kembali mengajak Tama untuk duel "mending kamu berlatih lagi baru ajak aku duel ucap Tama dan berlalu pergi bersama Putri.


mendengar itu Isak hanya tersenyum memandang rendah Tama "kalau takut ya takut aja gak usah banyak alasan!


mendengar itu Tama hanya tersenyum saja dan gak menanggapi ucapan Isak.


didalam mobil Putri hanya diam saja gak bicara "kamu kenapa dari tadi diam terus diajak bicara jugak malah diam! "aku lagi mikir alasan apa untuk ibu! aku takut ibu marah karena harus kerja di tempat papa lagi sedangkan aku baru saja kerja di butik ibu!

__ADS_1


mendengar itu Tama hanya senyum sambil memegang tangan Putri.


"sudah jangan terlalu dipikirkan nanti biar aku yang bicara sama ibu! ibu pasti ngerti dan gak bakalan marah!


"gak usah biar aku saja nanti yang cerita sama ibu kamu diam aja nanti!


sampai dirumah keduanya langsung ikut bergabung dengan Bu Widya yang sedang menonton TV Putri akhirnya menceritakan semuanya pada Bu Widya


"gak papa sayang kalau kamu kerja ditempat papa mu lagi ibu gak akan marah justru ibu senang!


"makasih Bu udah ngerti dengan keadaan ku saat ini!


setelah itu keduanya langsung pamit untuk istirahat.


bukannya istirahat keduanya malah belum tidur asik dengan pikiran masing-masing


Putri melihat Tama yang sedang melamun, "sayang! sayang! " ya ada apa! " kamu lagi mikirin apasih sampai aku panggil-panggil gak nyaut " maaf aku lagi mikir tentang masa depan kita nanti! seru ya kalau kita sudah punya rumah sendiri dan punya anak pasti bakalan seru dan ramai!.


"nanti kamu mau kita punya anak berapa? "aku gak tau sedikasihnya aja sayang, emang kamu mau punya anak cepat-cepat?


"iya! siapa sih yang gak mau punya anak! apalagi sama kamu! "kamu bisa aja!


malam ini mereka habiskan banyak mengobrol tentang masa depan dan apa saja yang ingin mereka capai!


sehingga gak terasa keduanya tidur hingga larut malam.


sedangkan pagi ini Tama bangun duluan dan melihat Putri sedang memeluk nya dengan erat seperti tidak mau jauh dari Tama


sedangkan Tama masih gak percaya dengan kehidupan sekarang dia yang dulu hanya seorang pegawai club malam dan gak punya keluarga hidup sendiri.


dia sangat bersyukur dengan kehidupan yang sekarang mempunyai keluarga dan seorang istri cantik.


"bagaimanapun caranya aku akan selalu memberikan yang terbaik untuk kamu dan keluarga kita ucap Tama dengan memberikan ciuman hangat pada Putri

__ADS_1


__ADS_2