lelaki biasa

lelaki biasa
Kedatangan Mertua


__ADS_3

waktu berlalu dengan cepat dan tidak terasa kalau kandungan Putri sudah delapan bulan dan bentar lagi bakalan lahiran dan perut Putri sudah sangat besar sedangkan Tama selalu memperhatikan Putri dan semakin sayang.


sedangkan Raharjo tidak tau kalau Putri sedang hamil sebab dia di luar negeri dan tidak bisa di hubungi untuk mama Berta sebentar lagi bakalan ke Indonesia menemani Putri dia juga sangat antusias untuk menantikan kelahiran cucu pertama nya.


saat ini Putri berdiri di depan cermin dan melihat tubuh nya yang sudah semakin besar dan dilihat nya Tama yang baru mandi malah semakin ganteng dan gagah.


"kamu kenapa sayang lihatin aku sampai segitunya! "aku makin besar kamu malah makin ganteng dan makin gagah! "kamu ngomong apasih pemikiran dari mana coba begitu ucap Tama memeluk Putri dari belakang "kan kamu tau aku cuma sayang sama kamu dan asal kamu tau kamu malah makin **** menurut aku bukan nya malah makin besar tapi makin **** sayang! kata Tama sambil meremas dua gunung Putri yang semakin besar itu.


"ih jangan gitu awas tangannya! nanti kamu telat kerja nya! "gimana kalau hari ini aku libur aja! "jangan gitu kamu pergi aja kerja habis pulang nanti kita jemput mama di bandara soalnya nanti mama udah sampai dari Jerman.


"tapi aku mau ini sayang ucap Tama sambil menggesek-gesekkan senjatanya pada tubuh bagian belakang Putri "kan tadi malam udah masa minta lagi ini saja badanku masih capek yang "tapi kata dokter bagus sering berhubungan intim dengan istri kalau mau lahiran sayang "iya saya tau tapi kan tadi malam udah! nanti malam aja ya sayang! rayu Putri pada Tama


"nanti malam ya! "iya sayang ku yang paling ganteng! Tama hanya tersenyum mendengar ucapan Putri.


setelah kepergian Tama Putri sangat senang menanti kedatangan mama Berta yang bakalan datang dia sudah gak sabar menunggu waktu sore, saat ini dia sedang di dapur dibantu asisten rumah tangga untuk memasak makanan kesukaan mama Berta.


saat sedang asik di dapur Tama sudah datang sengaja pulang cepat agar Putri tidak menunggu nya nanti, Tama secara diam melihat Putri yang kelihatan begitu senang saat sedang asik memasak sambil bernyanyi.

__ADS_1


saat Putri berbalik badan untuk menyimpan makanan dia melihat Tama sedang duduk memperhatikan nya, "sayang kapan nyampe nya! kok aku gak tau kalau kamu sudah pulang! "dari tadi aku sudah pulang aku lihat kamu sangat asik memasak dan kelihatan sangat gembira makanya aku diam saja!


"is kamu aku kan jadi malu! Tama hanya tersenyum "sudah ayo mandi dan siap-siap biar berangkat nanti takut kena macet nanti.


akhirnya keduanya bersih-bersih dan siap-siap untuk berangkat ke bandara sampai di bandara mereka duduk menunggu kedatangan mama Berta.


saat mereka duduk sambil bercerita mereka kedatangan Sally yang baru turun dari pesawat "Hay Putri! mendengar namanya di panggil Putri melihat ternyata Sally "eh Sally darimana? "ini baru dari Singapura ada urusan! Sally melihat Putri yang sudah hamil "wah aku baru sadar ini sudah berapa bulan Put? "jalan masuk sembilan bulan! "wah selamat atas kehamilan kamu semoga lancar sampai lahiran "amin makasih doanya!


"aku duluan gak bisa lama-lama "iya gak papa sal "Tama aku duluan "ya ucap Tama sambil senyum.


"wah-wah coba lihat siapa ini berduaan dan bermesraan di tempat umum apa kalian gak malu dilihat orang seperti tidak ada tempat saja!, mendengar itu Putri dan Tama menoleh dan melihat siapa yang datang dan marah-marah! saat melihat ternyata Resi


keduanya hanya diam dan malas menanggapi omongan Resi "wah ternyata kamu sudah hamil aku kasihan sama calon anak kamu Putri punya bapak miskin nanti anak kamu mau dikasih makan apa! dan aku gak nyangka kamu bisa tahan hidup miskin dengan dia kalau aku sih udah aku tinggalin!.


"sayang kamu ngapain si disitu ayo kita lagi buru-buru ini! "iya bentar coba kamu lihat siapa yang aku temui ini! kemudian Reza datang dan melihat Putri dan Tama Reza kaget ternyata Putri sedang hamil dan ada rasa tidak suka melihat kehamilan Putri apalagi yang menghamilinya Tama si miskin itu.


"laki-laki yang gak bisa apa-apa malah kamu pertahankan Putri-putri aku kasihan dengan anak mu nanti! lama-lama Putri jadi emosi juga mendengar ucapan Resi apalagi dia sedang hamil, orang hamil emosinya malah gak stabil.

__ADS_1


"dari tadi aku dengar kamu slalu merendahkan suamiku padahal kami gak ada urusan sama kamu yang datang marah-marah kesini kamu dan kami gak ada panggil kamu untuk datang kesini! "udah sayang jangan marah ingat kamu lagi hamil nanti Dedeknya malah gak tenang sayang ucap Tama sambil mengusap perut buncit Putri!


"gak bisa gitu sayang! aku mana tahan kalau suamiku dihina di depan ku!, dengar ya Resi! pertama aku mau bermesraan dimana saja itu bukan urusan kamu! lagian aku bermesraan sama suamiku sendiri jadi sah-sah saja apa yang harus di maluin. kedua kamu gak usah sok tahu tentang kehidupan rumah tangga aku dan suamiku sampai kamu bilang suamiku miskin dan asal kamu tau semenjak aku menikah dengan Tama aku gak pernah merasakan yang namanya kesusahan apalagi kekurangan uang dan kebahagiaan, justru setelah menikah dengan Tama aku malah merasa bahagia dan nyaman sama pernikahan ku!.


justru aku yang kasihan sama kamu udah lama pacaran tapi gak di nikahi apa kamu yakin kalau pacar kamu sayang sama kamu! atau cuma manfaatin kamu aja! kalau aku sih mana tahan di pacari tapi gak dinikahi iyakan sayang ucap Putri pada Tama "jelas lah sayang ku berarti si cowok jugak gak ada keseriusan.


"maksudnya kamu apa bilang seperti itu kamu bilang saya gak serius! "maaf aku gak ngomong kamu gak serius apa aku ada sebut namamu gak ada kan jadi gak usah merasa jadi orang ucap Tama dengan santai.


sedangkan Resi sudah kesal dengan ucapan Putri dan merasa semua ucapan Putri tidak bisa dia bantah lagi dan dia hanya diam kesal sendiri.


"sudah ayo kita pergi sebentar lagi mama Berta bakal landing "kamu mau kemana urusan kita belum selesai! kemudian Tama berdiri pas di depan Reza "maksudnya kamu apa nahan-nahan saya dan istri saya ha!! Reza kaget saat Tama berdiri di depan nya dia gak menyangka kalau Tama lebih tinggi darinya apalagi tubuhnya sangat gagah dan tegap membuat Reza mundur ke belakang.


Resi juga kaget dengan perubahan pisik Tama yang kelihatan sangat gagah.


"kalau mau ribut sama saya bilang! asal kamu tau aku gak pernah takut sama kamu dimana pun kamu aja ribut aku bakal datang dan kamu jaga pacar kamu jangan sekali lagi saya lihat dia mengganggu istriku jangan salah kan saya kalau saya nanti berbuat nekad dengan kalian berdua jadi ini peringatan terakhir ku jangan pernah ganggu istri dan keluarga ku.


melihat Tama yang seperti akan emosi Putri berdiri memegang tangan Tama dengan lembut dan sesekali mengusap lengan Tama agar tak emosi "sudah yang jangan emosi kita mau jemput mama ayo nanti malah mama yang cariin kita lagi! dan kamu jaga pandangan kamu terhadap suami saya, saya tau suamiku ganteng dan gagah ayo sayang kita pergi kemudian Tama dan Putri pergi sedangkan Reza dan Resi masih disitu mereka semakin gak suka melihat pasangan suami itu, dan ada niat gak bakalan berhenti untuk mengganggu Tama dan Putri.

__ADS_1


__ADS_2