lelaki biasa

lelaki biasa
ke kantor Lion group


__ADS_3

pagi ini Aditya masih tiduran dan masih merasa ngantuk akibat begadang tadi malam, Putri sengaja menaruh bayi Kenan di atas tubuh Tama untuk membangun kan Tama.


Kenan bayi Tama dan Putri sekarang sudah sangat aktif ketika dia berada di atas tubuh Tama! bayi Kenan selalu mengoceh dan menarik hidung Tama membuat Tama terbangun dan kaget melihat bayi kenan.


"loh anak ayah kok disini! pasti ibu yang bawa kamu kesini "bla bla bla! "hahaha! hahaha! anak ayah udah pintar sekarang!.


perlahan Tama bangun dan menggendong Kenan untuk dibawa jalan-jalan ke halaman rumah sekalian berjemur.


melihat ayahnya bangun dan menggendong nya Kenan makin bahagia dan semakin bergerak, "iya ini kita bakal keluar udah kangen ya main sama ayah! maaf ya ayah akhir-akhir ini banyak kerjaan ucap Tama sambil sesekali memberikan ciuman sayang pada Kenan.


Tama keluar kamar menggendong Kenan hanya memakai celana pendek tanpa memakai baju kelihatan tubuhnya yang atletis dengan dada bidang dan perut kotak-kotak turun dari lantai dua.


selama Kenan di gendong selalu tertawa akibat ulah Tama.


saat ini Putri sedang di ruang tengah bersama Naomi mereka berdua kedatangan Maya dan beberapa karyawan wanita dari perusahaan Raharjo yang sengaja datang karena rindu dengan Putri semenjak melahirkan Putri tidak pernah lagi ke perusahaan karena bayi kenan masih kecil dan tidak bisa di tinggal.


saat mereka asik bercerita tiba-tiba Tama turun dengan Kenan membuat semuanya melihat ke arah Tama dan Kenan.


sedangkan Putri yang melihat itu langsung menghampiri Tama "sayang mau kemana? "ini mau bawa Kenan ke kolam! "udah sini Kenan nya kamu gak malu apa seperti ini "malu? ngapain malu kan aku gak ngapa-ngapain! "ish masa kamu keluar kamar seperti ini? "ya kan biasanya juga seperti ini! "sekarang beda cepat masuk pakai baju dulu malu tau dilihatin banyak orang! kemudian mata Tama melihat sekeliling dan melihat banyak orang di ruang tengah sedang melihat nya Tama tersenyum pada Putri dan pergi ke kamar untuk memakai bajunya.


setelah kepergian Tama Putri kembali duduk dan bergabung "maaf ya suami saya memang seperti itu kebiasaan keluar kamar gak pernah pakai baju! "iya gak papa jawab mereka padahal mereka san senang melihat Tama yang turun seperti itu.


"put itu tadi Tama? "iya kenapa May! "wah makin cakep aja! pantesan kamu betah dirumah orang suami kamu model nya begitu!


"ini ngomong apasih jangan berpikir mesum ya! itu suamiku makanya kamu nikah!


"kalau bentukan nya kayak Tama aku mau deh nikah sekarang juga! "ya carilah Maya!


gak berapa lama Tama kembali turun dan membawa Kenan untuk berjemur "ingat jangan lama-lama berjemur nya nanti Kenan sakit! "iya sayang lagian juga cuma bentar!

__ADS_1


mendengar betapa lembutnya Tama saat bicara membuat semuanya iri, "kalian kenapa sih lihatin Tama Ampe segitunya? "gak papa iyakan teman-teman! "ii ya jawab semuanya.


setelah puas bermain Tama kembali masuk dan melihat kalau teman Putri belum pulang juga, Tama membiarkan itu setelah Putri melahirkan dia jarang keluar dan kumpul bersama teman-temannya.


"Naomi! Naomi! "iya kak ada apa! "kamu jagain Kenan ya kakak mau Siap-siap berangkat kerja ada yang harus kakak urus!


"kan kakak udah janji ajak kami keluar! gimana sih kak! "nanti sore kita keluar nya kakak pulang cepat nanti! "tau ah kakak nyebelin! Kem Naomi meninggalkan Tama dan membawa Kenan untuk ikut kumpul bersama Putri.


"sampai disitu Naomi malah cemberut "kamu kenapa? "itu kak Tama nyebelin!


perlahan Tama turun dari lantai dua sudah rapih dengan stelan jasnya


"jangan ngambek kakak cuma bentar! setelah itu Tama langsung menuju gudang tempat dia menahan kedua orang yang meneror nya.


begitu mobil tama sampai beni langsung menyambut Tama "tuan muda silahkan! "keduanya sudah mengaku siapa yang menyuruh mereka! mendengar itu Tama berhenti berjalan "siapa? "Reza! "betul? "iya tuan muda dan saya ada bukti rekaman video nya.


gak butuh waktu lama akhirnya mobil mewah Tama berhenti di depan perusahaan Leon grup sekarang pemimpin perusahaan Leon grup Reza sebab orang tua lagi diluar negeri.


Tama langsung masuk bersama Beni dan menanyakan dimana ruangan direktur utama melihat penampilan Tama dan beni yang mewah serta datang dengan mobil mewah membuat resepsionis bingung mengatakan kalau sang direktur gak bisa di ganggu tapi melihat penampilan Tama dan Beni membuat gadis resepsionis takut kalau yang datang adalah bos besar yang sedang berkunjung.


"dilantai dua belas! "ok terimakasih jawab Beni, beni memperhatikan wajah Tama yang sangat santai seperti tidak menampilkan kemarahan.


mereka berdua langsung menaiki lift dan di dalam lift banyak wanita yang kagum dan menyukai Tama.


"sampai diruangan direktur Beni langsung membuka pintu dan masuk dengan Tama.


"kan sudah aku bilang jangan ada yang ganggu! ucap Reza dia kaget melihat kedatangan Tama dan asisten nya.


Tama langsung duduk di sofa mewah itu sedangkan beni berdiri disampingnya Tama.

__ADS_1


"wah-wah coba lihat siapa yang datang dan berani masuk ke kantor saya dan berlagak seperti bos saja di ruangan saya, kamu ngapain ke sini miskin! mendengar bosnya dihina beni ingin maju tapi ditahan Tama.


Tama mengulurkan tangan dan langsung Beni menyerah kan hanpone yang merekam kedua orang suruhan Reza dan Tama langsung memutar video dan memperlihatkan kedua orang itu mengaku siapa yang menyuruh mereka dengan penampilan yang sangat hancur karena mukanya sudah babak belur akibat di pukul anak bua Tama.


sedangkan Reza melihat itu kaget dan Pura-pura marah "maksudnya kamu apa datang-datang bawa video seperti itu emang kamu pikir aku yang sudah menyewa kedua orang itu! ,bisa saja video itu kalian yang buat dan edit.


Tama masih santai memperlihatkan video satunya yang mengatakan kalau mereka disuruh untuk membunuh Tama dengan bayaran yang mahal dan di ucapkan keduanya identitas yang menyuruh mereka lengkap dengan nama keluarganya.


kamu tidak bisa lagi mengelak selama ini aku diam bukan berarti aku takut


"emang kamu pikir aku juga takut sama kamu! perlahan Tama berdiri.


melihat Tama yang berdiri "asal kamu tau dengan aku menekan tombol ini semua keamanan yang ada dikantor akan datang dan menghajar kalian berdua sampai mampus!


bukan takut Tama malah semakin dekat Reza langsung berdiri di depan mejanya dengan mengangkat tombol merah itu ke atas.


"dengar ya anak manja apa kamu pikir aku takut dengan omongan mu silahkan tekan aku tunggu disini! ketika Reza hendak menekan tombol merah itu!.


dengan cepat Tama mengambil asbak di meja dan memukul kannya ke kepala Reza sehingga Reza menahan sakit yang sangat luar biasa dan melihat darah menetes di lantai.


"aaa! aaa! aaa! bangsat Reza menekan tombol itu dan langsung terdengar suara seperti alarm di ruangan para keamanan mendengar itu semuanya langsung berlari ke lantai dua belas menuju ruangan direktur.


sedangkan Tama langsung mengangkat Reza berdiri dan memukulnya dengan kuat dan sangat brutal beni merasa ngeri melihat tuan mudanya itu, setelah puas keduanya langsung keluar dan berpapasan dengan para keamanan.


begitu para keamanan perusahaan masuk mereka melihat Reza sudah tergeletak dilantai dengan wajah lebam dan berdarah cepat tangkap mereka yang baru keluar! serunya dengan suara keras.


sedangkan Tama dan beni sudah mau masuk lift dan melihat dibelakang mereka sudah banyak orang yang datang mengejar Tama dan Beni berjalan perlahan memasuki lift dan tersenyum kepada para keamanan yang datang mengejar.


"maaf ya akhir-akhir ini jarang update! soalnya lagi banyak kerjaan jadi buat gak fokus, jangan lupa like dan komen ya!😁😁.

__ADS_1


__ADS_2