
"Malam ini aku berdua dengan putri di kamar VVIP besok aku pulang kerumah aja ya aku capek di sini terus bosan gak ada kegiatan
namanya juga lagi penyembuhan emang kamu sudah yakin sembuh apa lukanya sudah mengering?
"sudah, coba lihat ini kataku sambil membuka perban dan memperlihatkan luka di pinggang ku,
yasudah besok aku akan bilang sama dokter untuk kamu dirawat dirumah aja tapi ingat harus tetap minum obat dan istirahatnya teratur kata putri
" iya aku janji tapi besok aku sudah boleh pulang ya, iya jawab putri mending kamu tidur biar cepat sembuh
" aku bakalan tidur kalau kamu jugak tidur
iya aku bakalan tidur disini kata putri
"gak aku maunya kamu tidur di sini samping aku, masa pisah terus tidurnya seruku
kan kamu masih sakit, nanti lukanya kebuka makin lama sembuhnya ucap putri
"aku menarik nafas yasudah kalau kamu gak mau gak papa kataku
putri melihat ekspresi wajah ku yang kelihatan seperti kecewa iya - iya aku mau!
"tapi sebelum itu bantuin aku bersihkan badan aku rasanya gak enak banget lengket kataku
kulihat putri membawa air hangat dalam ember kecil dan handuk untuk mengelap badan aku dan langsung ku buka bajuku
kulihat putri malu" membersihkan tubuh bagian atasku, gak usah malu lagian kamu jugak udah pernah lihat kataku dan itu berhasil membuat putri jadi malu dan melihat ke samping
"yang, panggil ku tapi tidak di dengar kan putri, putri sayang panggil ku lagi iya ada apa serunya itu
udah bersih - bersih nya dingin kataku dan langsung di lab sama putri pakai handuk kering biar cepat kering nya
saat Putri Hendak pergi ku tarik tangan nya sehingga di jatuh dan duduk di samping ku dan langsung ku tahan agar dia tak pergi
__ADS_1
apa lagi seru putri, langsung ku geser tubuhku memberikan ruang agar dia bisa ikut tidur di samping ku
udah kamu tidur sini aja jangan pergi lagi kataku, nanti dilihat dokter atau suster gak enak Tama udah gak papa kataku dan menarik nya tiduran dan langsung ku peluk agar dia gak bangun lagi.
"aku mau pulang karena aku gak mau kamu capek bolak balik dari rumah kesini apa lagi kamu masih kerja kataku sambil mengusap pipinya, ya gak papa kan kamu lagi sakit ucap putri tapi aku gak mau kamu capek kataku dan sentuhan ku tangan ku pindah ke bibir nya
dan putri tau kalau sudah ku sentuh bibir nya jangan aneh-aneh ini rumah sakit katanya, berarti kalau dirumah boleh kataku gak jugak katanya.
sehabis dia bicara langsung ku cium bibirnya manisnya dan memberikan ******* dan ciuman kami berlangsung cukup lama, kemungkinan putri mendorong tubuhku
udah nanti dokter datang kata putri dan aku hanya tersenyum melihat wajah nya
" iya jawabku memeluk tubuhnya dan kami tidur sambil pelukan
pagi itu Maya datang kerumah sakit untuk membawa pakaian ganti untuk putri saat membuka kamar di melihat dua manusia sedang berpelukan di atas tempat tidur dengan posesif Maya baru kali ini melihat sahabatnya tidur seperti itu ehemm dehem Maya membuat putri membuka mata melihat Maya
kamu sudah datang May kata putri belum sadar dirinya di peluk dari belakang oleh Tama
nyenyak tidur nya Put? iya nyenyak banget ucap putri iyalah orang tidurnya di peluk sama suami masa gak nyenyak kata Maya Membuat putri sadar dan melihat ke belakang Tama masih memeluk nya Tama bangun, Tama seru putri apa sih yang masih ngantuk seru Tama, itu ada Maya kata putri kemudian melepaskan pelukan Tama di tubuh nya dan langsung turun dari tempat tidur memperlihatkan Tama yang sedang tidur tanpa pakai baju.
gak kamu jangan ngaco ini rumah sakit kata putri tapi itu Tama seru Maya menunjuk Tama yang gak pakai baju memperlihatkan dada bidang nya tidak lupa dengan tato nya, melihat itu putri buru" menutup tubuh Tama dengan selimut, tadi malam itu aku bersihin badannya karena belum boleh mandi jadi aku lab pakai handuk basah kata putri dengan bicara yang gak jelas membuat Maya ketawa.
itu tato betulan apa bohongan Put yang ada di tubuh Tama, betulan kata putri
banyak banget tatonya akupun kaget awa - awal May seru putri.
tapi kelihatan macho si kata maya, udah-udah ngapain jadi bahas dia kata putri seperti tidak rela Maya melihat tato dan membicarakan suaminya, iya pawang nya marah kata Maya membuat putri melotot melihat Maya
kamu jadi kerja hari ini kata Tama yang sudah bangun membuat Putri melihat ke belakang dan Tama sudah bangun ini pakai baju dulu kata putri
iya kerja tapi siang kan harus antar kamu kerumah dulu lagian itu ayahnya Naomi mau ketemu sama kamu lagi kata putri
dan tak lama kemudian Naomi dan kedua orang tuanya Sampai kamu sudah yakin mau pulang emang sudah sembuh tanya ayah Naomi iya om saya capek disini dan lagian saya jugak harus kerja
__ADS_1
ya sudah kalau kamu maunya gitu, mending kakak pulang kerumah aku aja kita tinggal di sana sama kak putri ucap Naomi biar ramai kak biar ada kawan aku juga mauya kak kata Naomi yang sudah duduk di samping Tama
Naomi jangan gitu gak boleh sayang kan kak Tama sama kak putri punya rumah sendiri dan lagian mereka sudah menikah kata ibu Naomi dengan lembut tapi kan aku maunya tinggal sama kak Tama biar aku ada kakak dirumah
nanti kakak main kerumah kamu sama kak putri tapi gak sekarang ya kata Tama
maaf ya nak Naomi memang begitu kalau sudah akrab dengan orang apalah dia sangat ingin punya kakak laki-laki seru ibunya Naomi
ayah si gak mau angkat kak Tama jadi anak ayah biar aku punya kakak,
aku kaget dengan permintaan Naomi begitu juga dengan putri dan Maya.
ayah si mau aja tapi Tama! mau gak kata Wijaya pada putri kesayangan nya itu nanti Naomi bujuk kak Tama biar mau jadi anak ayah ucapnya sambil memegang tangan Tama
dari situ Tama dan putri tau kalau Naomi anak yang sangat manja yang ke keinginannya harus di penuhi
untuk biaya rumah sakit sudah saya bayar, makasih om sudah mau bayar kata Tama,jangan bilang makasih ini belum seberapa lagian kamu jugak sudah nolongin Naomi.
sebagai rasa terimakasih kasih saya kamu mau apa kata Wijaya, mau rumah, apartemen,mobil apa coba minta kata Wijaya
Tama kaget gak usah om lagian aku juga ikhlas bantuin Naomi.
jangan gitu gak boleh seru Wijaya ini ada cek nominal nya 2 miliar untuk kamu!
Tama makin kaget begitu juga Maya dan putri, ini kebanyakan saya gak mau om, jangan kamu tolak nak niat baik kami ucap ibu Naomi kamu gak dengar tadi naomi sudah anggap kamu sebagai kakak nya dan kamu juga sudah menolong naomi kalau gak ada kamu Naomi pasti sudah gak ketemu lagi.
iya Kak ambil saja lagian duit ayah banyak tau kak!, bahkan banyak banget aku aja sampe gak tau berapa kata Naomi membuat semu orang ketawa
Wijaya memang orang kaya mengingat tambang batubara bara miliknya aja ada lima belum lagi usaha yang lainnya.
ini kami ambil cek nya terserah mau apa dan saya ikhlas ngasih nya sama kamu
aku kemudian melihat putri meminta persetujuan nya dan di angguk i putri tanda setuju
__ADS_1
baik kalau gitu saya akan terima uang ini dan terimakasih om kataku
sayang panggil ku pada putri, iya Serunya ini cek kamu aja yang pegang aku takut pegang nya kataku membuat putri heran kan ini cek kamu! iya tapi kan kamu istri aku duit aku juga duit kamu kataku membuat semuanya senyum begitu jugak dengan Wijaya bagus aku suka laki"yang sayang keluarga ucapnya membuat putri meras bahagia dengan ucapan Tama.