
"hari ini pas dua Minggu aku dimedan dan aku sangat rindu dengan putri, biarpun hampir tiap malam aku video call sama putri tidak mengurangi rasa rinduku.
cafe sudah selesai tinggal pembukaan dan promosi sudah aku lakukan! dan bang Alex masih disini bersama dengan ku, dan kami makin akrab.
"kami sudah kayak saudara kemana - mana slalu bersama,
untuk pegawai cafe sudah ada kalau untuk chef masih dari Jakarta dulu, dan rencana besok cafe akan dibuka.
"halo Sally!, "ya ada apa tama? "besok adalah pembukaan cafe dimedan! wah! aku salut sama kinerja kamu! belum sampai tanggal sudah selesai kamu buat!
"yasudah kamu jangan dulu pulang' lihat dulu keadaan cafe sampai stabil baru pulang! "baik Sally jawabku.
"malam ini sengaja aku tidur cepat mengingat besok adalah hari pembukaan cafe,
"semoga besok berjalan lancar! sehingga aku cepat pulang ke Jakarta mengingat masih banyak yang ingin aku kerjakan!.
"semenjak kepergian papah ke Singapura kerjaan ku makin banyak! dan Maya sekarang jadi asisten pribadi ku, karena cuma dia yang aku percaya! berada di samping ku kalau dikantor.
" kita makan malam dulu baru pulang may, "ayo! lagian kita udah lama gak makan malam berdua semenjak kamu nikah! mendengar pernikahan aku langsung teringat dengan Tama yang sudah dua Minggu di Medan.
"Uda Jangan melamun! makanya sebelum suami pergi kerja kamu servis bagus - bagus!
"lama-lama kamu nyebelin may!,.
"habisnya kamu aneh put! orang nya ada kamu cuekin! giliran gak ada kamu kangenin!
"jangan sampai kamu sia-siakan perhatian dan kebaikan nya put!
"iya saya tau! udah ayo makan!.
"sampai dirumah aku merasa bosan karena rasanya sangat sepi.
"hari ini aku sudah siap untuk pembukaan cafe, dan berharap semua lancar,
__ADS_1
melihat cafe yang sudah buka membuat aku merasa senang dan bangga! kadang aku gak percaya kalau cafe ini hasil desain ku sendiri.
waktu berlalu begitu saja tidak terasa sudah tiga hari cafe buka dan slalu ramai walaupun tidak seramai di Jakarta, "dan aku sudah mengajari bang Alex cara menghandle cafe dan cara membuat laporan bulanan,
"nanti bang setelah aku ke Jakarta ABG yang ganti'in posisi aku disini! dan aku cuma percaya sama bang Alex
"terimakasih karena telah percaya sama saya dan aku akan buat cafe ini lebih baik lagi!
"melihat keadaan cafe mungkin besok saya akan balik ke Jakarta bg!
"biar saya yang antar besok ke bandara kalau gitu! kata Alex
sedangkan di Jakarta putri sedang dapat telpon dari papanya untuk melakukan rapat tentang kerja sama dengan Reza.
"Bukannya kerja sama dengan Reza sudah di putuskan pa! kenapa di lanjutkan lagi! "udah jangan dibantah omongan papa!, besok kalian rapat tunggu Reza dikantor!.
sedangkan tama juga di telepon harus segera ke Jakarta oleh Wijaya,
"saat ini aku sedang di bandara Kuala namu Medan, bersama dengan bang Alex aku harus balik ke Jakarta karena ada pekerjaan besar dan harus aku ambil biar perusahaan ku dikenal orang.
"saat ini tujuan ku adalah rumah! untuk istirahat, sampai dirumah ku telpon Putri, udah pulang kerja? udah ini sudah dirumah!
"mendengar putri sudah dirumah aku langsung menuju rumah papa mertua ku, sampai disana aku langsung masuk karena sudah dikenal sebagai suami Putri, ternyata putri belum pulang kerumah dan aku hanya berpikir positif saja mungkin masih dikantor pikir ku.
"satu jam lebih aku menunggu putri! tapi tidak datang dan aku putuskan pergi kerumah om Wijaya membahas tentang pekerjaan.
"sebelum kerumah om Wijaya lebih baik aku ambil mobil dulu! pikir ku mengingat mobil sudah lama Siap nya, dan kini aku sudah di bengkel dan aku sangat puas melihat mobil ku yang sudah di perbaiki.
"aku langsung menuju rumah om Wijaya dengan mobil BMW E30 ku! dan saat ini aku sedang bersama om Wijaya membahas tentang pekerjaan
"setelah itu aku pulang! dan dijalan saat lampu merah pandangan mataku tertuju pada mobil yang ku kenal, ya benar itu adalah mobil Putri dan kulihat putri bersam dengan Reza si dalam mobil, dan mobil ku pas disampingnya mobil putri.
putri kaget melihat aku, Tamaa! panggilnya " dan pandangan kami bertemu, aku hanya menatapnya dengan sekilas dan tidak lagi memandang nya, aku langsung pokus ke jalan mengingat sudah lampu hijau dan tujuan ku adalah rumah ku sendiri bukan kerumahnya Putri.
__ADS_1
"aku benar dan gak salah lihat itu tadi Tama! kok dia dijakarta kapan pulang nya! pikir ku.
maaf Reza aku hanya bisa mengantarmu sampai disini aku harus pulang segera!
"kenapa buru-buru? tanya Reza "ada yang harus saya kerjakan ini sangat penting jawabku! dan aku turun kan Reza langsung menuju rumah, aku yakin Tama pasti kerumah! sampai dirumah ternyata gak ada apa dia kerumah satu lagi? tanyaku dalam hati ku.
"non! tadi suaminya datang kesini nunggu non! tapi non Putri gak datang-datang dan suami non langsung pergi karena terlalu lama menunggu!
" mendengar cerita bibi, kemudian aku langsung menuju rumah yang kami tempati selama ini bersama Tama, sampai dirumah aku sudah melihat Tama sedang merokok di teras.
"kamu pulang kenapa gak bilang? aku pulang juga kamu gak peduli! dan malahan kamu bohong sama aku,
"putri kaget mendengar jawaban ku, kamu bilang tadi kamu dirumah! tapi aku melihat mu sama Reza!
"kamu jangan berprasangka buruk samaku!, tadi kami sedang rapat dan mobil nya rusak makanya kami pulang bersama!
"dan kamu percaya? dengan mobilnya yang rusak!, bukannya aku gak percaya sama kamu! tapi aku gak percaya sama dia!
"tapi memang rusak mobil nya!
"entahlah aku capek ingin istirahat! dan aku mau tidur! kataku dan berlalu ke kamar.
"aku kecewa dengan putri yang berbohong padaku!
"ketika aku sedang tiduran aku melihat putri masuk ke kamar dan duduk di pinggir tempat tidur.
"kamu marah sama aku? "aku bukan marah tapi kecewa dengan kamu yang berbohong!
padahal aku nunggu kamu dirumah papa selama satu jam lebih!
"yasudah aku juga mau pulang! aku jugak capek kerja gak ada waktu ku buat bujuk kamu biar gak marah!
"kulihat putri langsung keluar tanpa minta maaf! membuat ku makin kecewa dengan putri yang tidak menyadari kesalahannya
__ADS_1
"akupun langsung tidur karena tubuhku sangat capek dan butuh istirahat.
sedangkan putri langsung pulang kerumahnya meninggal kan Tama sendiri, gengsi untuk minta maaf pada Tama.