LUKA KU BALAS LUKA

LUKA KU BALAS LUKA
Episode 11


__ADS_3

Di dalam taxi"Nyonya David,kamu tidak keberatan kalau kita kembali ke kamar,ada banyak hal yang mau saya bahas sama kamu"David memandang Hasna yang asik menikmati jalan jalan di Turki yang memang sangat estetik.David sebenarnya tau kalau Hasna ingin jalan jalan,tapi dia sengaja pura pura tidak tau,karna David punya sebuah misi rahasia terhadap Hasna.


Kejadian tadi malam dikamar hotel,membuat David berubah pikiran untuk punya anak langsung secara konvensional dengan Hasna.


David teringat kembali kejadian saat mereka tidur.Hasna sudah menyusun banyak bantal di tengah tengah ranjang untuk menjaga jarak dengan David,dan David pun tidak keberatan.


Tapi apa mau dikata yang namanya orang tidur tidak akan tau apa yang terjadi.Apalagi Hasna tidurnya sudah kaya gangsing,mutar sana sini.Baju atasan tidurnya pun menyingkap sampai dada,untung dia tidur pakai kaca mata.Semua bantal pemisah sudah entah kemana.


Dengan santainya Hasna memeluk tubuh David yang dikiranya guling.Tubuh David meremang merasakan sensasi luar bisa saat dua bukit kembar Hasna menekan perutnya.


David berusaha menahan diri dengan cara menahan nafas.Tidak lama kemudian Hasna bergerak gerak dan naik keatas tubuh David,tidur dengan nyaman diatas guling hidup.


David tidak mau mengambil kesempatan dalam kesempitan.Dia sekuat tenaga menahan hasrat yang hampir di ujung tanduk.Dengan menggigit bibirnya dan menarik narik rambutnya seperti orang kesurupan jin.Tapi akhirnya David tidak kuat,dia langsung menjatuhkan tubuh Hasna dari tubuhnya dan berlari ke kamar mandi.


"Terserah mas David saja"Jawab Hasna melirik David sekilas tapi tetap fokus pada jalanan.


Sampai di kamar hotel setelah bersih bersih dan ganti baju David mendekat pada Hasna yang sudah duluan bersih bersih.Hasna yang sedang duduk di sofa pura pura tidak melihat David mendekat,dia mencoba fokus pada hp ditangannya.


"Hasna,kamu dengar sendiri tadi apa kata Silvia,menurut kamu bagaimana?Tanya David.


"Iya benar juga kata mba Silvia mas"Jawab Hasna menatap wajah David.


"Itu berarti...ah begini Na,sebenarnya saya bisa saja mendapatkan anak langsung dari kamu,karna secara kan kita sudah halal,tapi saya menghargai kamu"David semakin mendekat pada Hasna.

__ADS_1


Hasna merasa wajahnya memanas,tubuhnya menegang.Jari jemarinya saling bertaut dengan kencang.


"Makanya dari kemarin saya tidak mau tidur dekat dekat sama kamu,takut saya khilaf...apalagi kan biasanya seorang gadis itu maunya malam pertama dengan orang yang dicintainya".


Wajah Hasna merona mendengar David menyebut malam pertama.


David sangat suka dengan wajah Hasna yang merona.David mengambil kedua tangan Hasna yang terasa dingin dan mengecupnya dengan lembut.


Tubuh Hasna menegang,jantungnya berdetak dengan kencang,terasa seperti ada aliran listrik mengalir keseluruh tubuhnya.


Hasna menatap David yang juga sedang menatapnya dengan wajah berharap sesuatu.


"Mas D-David...eh...anu...saya...mau itu"Hasna memberanikan diri untuk bicara tapi tenggorokannya seakan ada yang mengganjal.


"Mau apa Hasna"Tanya David cepat.


"Jadi...kamu mau...kita jadi suami istri beneran".


"Iya mas,memang sudah kewajiban saya melayani mas David,jadi tanamlah bibit bibit yang bagus di ladang mu "Jawaban Hasna membuat David terharu,kemudian memeluk Hasna dengan erat.


Hasna membalas pelukan David,ada rasa hangat dan nyaman.


"Na,kamu memang istri idaman saya,kamu wanita sholehah".

__ADS_1


Hasna hendak melepaskan pelukannya tapi David semakin memeluk Hasna dengan erat.


"Na,biar dulu begini...rasanya nyaman"David menghirup kuat aroma tubuh Hasna.


"Hasna istriku...kamu membuat aku tercandu candu"David membelai bibir Hasna dengan lembut dan mulai mengecupnya pelan.


Semakin lama ciuman mereka semakin dalam dan kasar,ada gairah yang membakar sepasang suami istri itu.


Ciuman David yang panjang membuat Hasna mendesah.Saat ciuman itu turun ke bukit kembar Hasna,tiba tiba Hasna menahannya.


David terkejut,apakah Hasna berubah pikiran dan menolaknya.


"Mas,jangan sekarang ya"Hasna menatap David sedih.


"Kenapa Hasna?'Suara David sampai berat dan serak oleh gairah yang membakar.


"Inikan masih siang,kalau kita melakukannya sekarang,berarti siang pertama dong...aku maunya malam pertama mas"Rengek Hasna.


"Ya Tuhan,Hasnaa...saya kira ada apa"David mengusap wajahnya kesal dan frustasi.


Tiba tiba David menggendong Hasna dan membawanya ke atas tempat tidur.


"Maas...kamu mau apa!"Teriak Hasna kaget.

__ADS_1


"Bodo amat ah...mau siang pertama kek...atau malam pertama,aku maunya sekarang" David langsung meniban tubuh Hasna.


David menjelajahi setiap inci tubuh Hasna,dan mengajak Hasna terbang keluar angkasa dengan roketnya yang siap di luncurkan dan diledakkan.


__ADS_2