
Amanda sadar dari pingsannya,menemukan bang Herman sedang tidur disampingnya.Amanda berfikir bagaimana caranya supaya bang Herman tidak tertarik padanya.Setelah lama berfikir Amanda menemukan cara agar dia berpenampilan jelek.
"Yup!semoga dengan cara ini bang Herman tidak tertarik lagi sama saya,atau bang Herman berbalik jadi ilfil melihat saya"Amanda tersenyum dengan idenya.
Amanda membongkar tasnya dan mencari alat yang bisa si gunakan untuk mencukur habis rambut dan alisnya alias botak.Ada alat cukur yang biasa dia gunakan untuk mencukur bulu ketiaknya selama di penjara.Amanda mencopot kaca spion motor yang mereka curi waktu kabur dari penjara.
Amanda menggunting pendek dulu rambutnya yang panjang dan tebal supaya lebih mudah untuk mengkeriknya.Pelan pelan Amanda mulai membotaki kepalanya sampai plontos,karna ini adalah kali pertama dia mencukur rambut sendiri,alhasil banyak kulitnya yang teriris,tapi Amanda berusaha menahannya sampai selesai.
Untuk alis Amanda lebih berhati hati lagi karena berdekatan dengan mata.Pelan pelan tapi pasti,selesai juga mencukur alisnya sampai botak.
Amanda menatap dirinya lewat kaca spion,dia tertawa sendiri."Persis seperti Sinead O'Connor,tapi Sinead O'Connor alisnya ada,ini lebih mirip tuyul atau cicak"Amanda terus tertawa geli sendiri.
"Saya seperti tidak mengenal diri sendiri,apalagi orang lain,ini penyamaran yang sempurna,tidak perlu keluar modal"Amanda kembali tidur di disebelah bang Herman dengan memakai topi kupluk biar tidak masuk angin dan di gigit nyamuk kepalanya.
Saat bang Herman bangun,dia melihat Amanda tidur di sebelahnya.Kemudian bang Herman memeluk Amanda yang tidur membelakangi dirinya.Karna Amanda diam saja,bang Herman terus memeluk Amanda,tangannya mulai menggerayangi tubuh Amanda.
Amanda mulai merasa tidak nyaman,dan mengerak gerakkan tubuhnya ke kiri dan ke kanan.Tanpa sengaja topi kupluknya lepas dari kepalanya.
Bang Herman hendak membelai dan mencium Amanda,tapi dia kaget karna tangannya memegang sesuatu yang tajam dan kasar.Bang Herman melihat kearah kepala Amanda,dia terkejut dan ketakutan melihat wajah Amanda.Bang Herman mengira dia sedang melihat tuyul.
"Tuyuuulll...!teriak bang Herman,kemudian melompat dari tempat tidur dan lari.
Amanda mendengar bang Herman berteriak terbangun,dia ikut melompat dan berlari kearah bang Herman.Melihat tuyul itu mengikutinya,bang Herman mengambil tepokan nyamuk listrik dan memukul kepala Amanda sekuat tenaganya.
__ADS_1
"Plakk!"Amanda jatuh tersungkur dan pingsan seketika.Bang Herman terus lari keluar rumah dan bersembunyi di balik pohon pisang.Merasa sudah aman,bang Herman mengendap mengendap masuk ke dalam rumah.Menemukan sosok tuyul tadi masih terletak di lantai.Bang Herman kembali menghajar Amanda sampai babak belur.Yakin tuyulnya keok,bang menyeret Amanda keluar rumah.
"Ada yang aneh nih,kok tuyul pakai baju cewek,apa tuyulnya ceweknya,badannya juga kaya badan cewek ada yang menonjol menonjol gitu...woi bangun woi tuyul!"bang Herman menendang nendang tubuh Amanda.
"Coba gua guyur pakai air,siapa tau aja bangun"bang Herman mengambil seember air dan menyiramnya ke tubuh Amanda,belum bangun juga,bang Herman mengambil air seember lagi menyiramnya tepat ke wajah Amanda.
Amanda mulai kedinginan dan batuk batuk kemudian membuka matanya."Dingin...dingin"Amanda menggigil kedinginan.
"Amanda...!jadi ini kamu Amanda,maaf saya kira tadi tuyul"bang Herman mengangkat tubuh Amanda ke tempat tidur.
"Iya bang,ini saya...bang Herman kenapa memukul saya tadi...udah abang keluar dulu saya mau ganti baju dulu" Amanda menutupi tubuhnya pakai selimut.
"Iya maaf,yaudah abang keluar dulu".
"Bang,tolong ambilkan air hangat!"teriak Amanda selesai mengganti baju.
Bang Herman datang membawa segelas air hangat dan memberinya pada Amanda.
"Bagaimana bang penampilan saya sekarang,abang ga ngenalin saya kan?"
"Bukan ga ngenalin lagi,malah saya kira kamu tadi tuyul makanya saya gebukin".
"Berarti penyamaran saya berhasil bang,jadi saya bisa bebas berkeliaran nanti di luar sana".
__ADS_1
"Berhasil,totalitas,abang jadi sampai ga nafsu lagi lihat kau Amanda"bang Herman bergidik geli.
"Memang itu tujuan saya sebenarnya"Amanda senang dalam hati.
"Untuk selanjutnya bagaimana kita hidup Amanda,kita tidak punya uang,tidak mungkin kita cari kerja di luaran sana,mana ada yang mau menerima kita kerja,apalagi dengan penampilan kamu seperti itu".
"Kita tinggal curi mobil atau motor lalu kita jual pada penadah bang,gampangkan?"
"Bagaiman kalau kita ketahuan,kita bisa tertangkap polisi,saya ga mau di penjara Amanda".
"Kita kepalang basah bang Herman,apalagi saya,tertangkap,hukuman mati menanti saya"kata Amanda santai.
"Kenapa kamu bisa sesantai ini setelah melakukan kejahatan,bahkan jadi buronan polisi?"
"Terus saya harus apa,menangis,marah...mana ada yang perduli,yang pasti sebelum saya mati,saya ingin membalas orang yang telah menyakiti saya...saya akan nikmati hidup ini selagi saya bisa"Amanda bangkit dari tempat tidur,mengambil foto David dan Hasna dari dalam tasnya.
"Ini bang target kita,karna dua orang ini hidup saya jadi begini"Amanda menyerahkan foto David dan Hasna pada bang Herman.
Bang Herman memandang foto itu"Saya ga tau bagaimana caranya membunuh orang Amanda,karna seumur hidup saya belum pernah melakukan kejahatan".
"Ya ampun bang Herman,saya kira kamu bisa diandalkan,ga apa apa,bang Herman tinggal terima komando dari saya,terus kenapa abang mau membantu saya?"tanya Amanda heran.
"Jujur sejak pertama ketemu sama kamu,saya langsung suka,nasib kita sama,di khianati dan dikecewakan orang yang kita cintai,saya merasa tidak ada yang perduli sama saya,saya merasa hidup saya tak berarti,jadi saya memutuskan untuk ikut dengan kamu,walaupun harus jadi buronan polisi"jawab bang Herman.
__ADS_1
"Besok pagi kita mulai aksi kita bang,saya sudah mengetahui keberadaan David, target pertama kita".