LUKA KU BALAS LUKA

LUKA KU BALAS LUKA
Episode 53


__ADS_3

Dinda telah melewati masa kritis,Hasna berniat ke rumah dokter Enriko untuk menjemput Dendi.Dia bingung harus meninggalkan Dinda sendirian.Hasna sangat mengkuatirkan dua duanya.Hasna memutuskan untuk ke rumah dokter Enriko,karna dari tadi dokter Enriko tidak menjawab teleponnya.Hasna menitipkan Dinda pada dokter yang menangani Dinda.


Saat melihat Hasna pergi meninggalkan rumah sakit,Amanda berniat ingin mengambil Dinda kembali.Dia menyuruh bang Herman untuk membeli wig.Sebab dengan wajahnya sekarang dia yakin satpam dan sekuriti tidak akan mengijinkan dia masuk.


Hasna sampai di rumah dokter Enriko,ternyata Dendi ada bersama art dokter Enriko.Art itu menceritakan kejadian anfal nya mama dokter Enriko.Hasna membawa Dendi pulang kerumah dan menitipkan kepada karyawannya.Hasna hendak balik ke rumah sakit karna perasaannya tidak enak.


Sementara Amanda telah mempersiapkan dirinya untuk melihat Dinda.Amanda memakai wig untuk menutupi kepala botaknya,dan memakai pensil alis untuk membentuk alisnya kembali.Amanda menemui sekuriti dan memperlihatkan ktpnya dan foto Dinda.Setelah sekuriti itu percaya, dia membawa Amanda ke ruang informasi.Amanda di izinkan masuk ke ruangan Dinda setelah mengatakan bahwa dia adalah ibu kandung Dinda dengan menunjukkan bukti otentik.


Hasna terkejut ada Amanda duduk disebelah tempat tidur Dinda sambil memegang tangannya.


Hasna mendekat,Amanda tersenyum sinis dan mengejek.


"Mba Amanda sedang apa disini...ba-bagaimana mba Amanda bisa masuk kesini dan bagaimana mba Amanda tau kalau Dinda kecelakaan dan di rawat di rumah sakit ini,harusnya mba Amanda kan ada di penjara?"Hasna takut bercampur curiga.


"Saya ibu kandungnya Dinda,ya bisalah,kamu kaget ya,Amanda gitu loh"jawab Amanda melengos.


Hasna tidak mau ribut dengan Amanda apalagi di rumah sakit.Hasna lebih memilih bertanya pada dokter,kenapa Amanda sampai di izinkan masuk.


"Ibu Amanda mengatakan kalau dia adalah ibu kandungnya Dinda,sedangkan bu Hasna adalah ibu tirinya.Bu Amanda menunjukkan ktp beliau,foto Dinda dan fotocopy akte kelahiran Dinda,dan semuanya asli.Jadi bu Amanda berhak untuk mendampingi anaknya"jawaban dokter membuat Hasna tak dapat membantah.


Hasna sangat geram dengan kelicikan Amanda,dia memikirkan cara untuk menyingkirkan Amanda dari rumah sakit.


Hasna mengajak Amanda bicara berdua di luar.


"Mba Amanda,sebenarnya mau mba apa sih...Dinda baru saja melewati masa kritisnya,kata dokter tulang kaki dan tangan kirinya ada yang retak...jadi mba jangan main main dalam hal ini,Dinda butuh orang yang benar benar perduli padanya,bukan seperti mba Amanda,mengaku ibu kandungnya tapi menelantarkannya"Cecar Hasna.

__ADS_1


"Karna saya perduli makanya saya ada disini,kamu jangan anggap sepele sama saya ya...saya punya uang banyak,berapa pun biaya perawatan dan rumah sakit,saya bisa membayarnya"Jawab Amanda tetap sombong.


Hasna bingung mau bicara apalagi pada Amanda.


"Yasudah,saya mau temani Dinda dulu,sebaiknya kamu pergi yang jauh,disini sudah ada ibu kandungnya!"Amanda mengusir Hasna.


"Ga bisa mba,saya yang selama ini menjaga dan merawat Dinda,saya akan tetap disini"sahut Hasna


"Kamu mau,saya suruh satpam yang mengusir kamu"ancam Amanda sambil berjalan masuk.


"Ya Allah berilah hamba kesabaran...kenapa ada perempuan seperti dia di dunia ini"Hasna jalan keluar hendak membeli air minum.


Melihat masakan padang di kantin rumah sakit membuat Hasna jadi lapar.


"Lebih baik makan dulu,biar bisa berfikir untuk menghadapi manusia berhati iblis itu"Amanda menikmati makannya,rendang padang,perkedel,kripik udang dan sambal hijau.


Hasna berjalan masuk kedalam rumah sakit,ada juga beberapa orang anggota polisi didampingi beberapa orang dokter sedang menyeret seorang wanita dengan kedua tangannya di borgol.Hasna sangat familiar dengan wajah wanita itu.


"Itu kan mba Amanda!"Hasna mendekat dan melihat Amanda mengamuk sambil menangis,dia diseret seret oleh polisi karna melawan.


Menyadari ada Hasna sedang melihatnya,Amanda berteriak dan marah.


"Lo kan yang telepon polisi ke sini...iya kan...puas lo sekarang ha...! jangan lo kira lo udah menang ya...gue akan balas lo nanti!" Amanda terus berteriak tanpa memperdulikan banyak orang yang melihatnya.


"Apa kalian lihat lihat ha!Amanda memelototi orang orang yang melihatnya.Amanda kembali mengamuk tanpa sadar wignya terlepas.Semua orang orang di situ menertawakannya.

__ADS_1


Seketika Hasna teringat dengan orang yang menolong dan membawa Dinda kerumah sakit waktu itu ternyata Amanda.


Hasna cepat cepat jalan ke ruangan perawatan Dinda,hatinya lega Dinda ada di tempat tidurnya di temani perawat.


"Ya Allah,terimakasih banyak Engkau selalu melindungi dan menjaga hamba dan anak anak hamba dari orang orang jahat"Hasna memeluk Dinda.


Amanda di masukkan kedalam mobil patroli polisi khusus napi kelas kakap yang di dalamnya sudah ada bang Herman.Napi buronan Amanda dan Herman dibawa kembali ke penjara,dengan penjagaan ketat dan berlapis.


*****


Mama dokter Enriko anfal karena kelelahan dan tekanan darah tinggi.Beruntung dokter Enriko bisa mengatasinya sebelum dibawa kerumah sakit.Setelah sadar,mama dokter Enriko mengajak anaknya berbicara mengenai hubungannya dengan Hasna.


"Riko,mama mau bicara sama kamu"mama dokter Enriko memegang tangannya.


"Ma...mama jangan banyak bicara dulu,jangan banyak pikiran,mama istirahat saja,nanti kita bicaranya di rumah saja setelah kesehatan mama pulih"


"Tapi ini harus mama bicarakan sekarang nak...tidak bisa di tunda...mama mau...kamu menjauhi Hasna...sebelum hubungan kalian ke tahap lebih serius lagi"David terkejut dengan permintaan mamanya,padahal selama ini dia sangat mendukung hubungannya dengan Hasna, bahkan menyuruh untuk cepat cepat menikahi Hasna.


"Tapi kenapa ma....?" Tanya Dokter Enriko lirih sambil menatap mamanya.


"Selama ini mama sangat mendukung hubungan kami ma"


"Riko,maaf kan mama,bila mama egois,tapi mama melakukan ini karna takut kehilangan kamu nak,mama takut kamu di lukai dan disakiti oleh mantan suami Hasna...mama ma-"Dokter Enriko menangis memeluk mamanya,begitu besar cinta mamanya,mereka berdua menangis dalam kasih.


"Ma,apapun yang mama minta akan Riko turuti,yang penting mama jangan menangis lagi ya"Dokter Enriko menghapus air mata orang yang paling di sayangnya di seluruh permukaan bumi.

__ADS_1


"Tapi kamu tidak marah sama mama kan...kamu mama pisahkan dari orang yang kamu sayangi"


"Ma,Riko pernah kehilangan orang yang Riko cintai sebelumya,Riko bisa melewatinya...apalagi ini...hubungan Riko dan Hasna baru dalam masa penjajakan dan pengenalan,jadi mama ga usah kuatir kan Riko...sekarang yang penting mama sehat,mama bahagia"Riko kembali memeluk mamanya.


__ADS_2