LUKA KU BALAS LUKA

LUKA KU BALAS LUKA
Episode 46


__ADS_3

Bu Fatma mengunjungi David di lapas sebelum dia pergi ke panti jompo.David sangat bahagia dikunjungi uminya.


"Bagaimana khabar umi...umi sehat kan?"David memeluk dan mencium bu Fatma.


"Alhamdulillah sehat sayang,kamu jangan banyak pikiran,jaga kesehatan"bu Fatma memandang anaknya dengan penuh cinta yang tulus.Bu Fatma membelai rambut dan wajah David.


"Bagaimana khabar Dinda dan Dendi umi,mereka sekarang sudah besar ya?"


"Dinda dan Dendi sehat,mereka berdua anak yang baik dan menggemaskan...oiya mereka berdua sudah bisa berjalan"cerita bu Fatma dengan mata berbinar.Mata David berkaca kaca mendengar cerita tentang ke dua anaknya yang sudah lama tidak bertemu.


"Dave menyesal telah menyia nyiakan Dinda dan Dendi,Dave tidak bisa melihat mereka berdua tumbuh"David tidak bisa menahan tangisnya.


"Dendi sangat mirip dengan kamu sayang,persis seperti kamu waktu kecil"bu Fatma mengusap air mata David dengan jari tangannya.


"Umi...tolong sampaikan maaf Dave pada Hasna,Dave menyesal umi...Dave banyak dosa sama Hasna"tangis David semakin kencang.


"Sudah sayang,semua sudah terjadi,dan kamu sudah menyesal,nanti kalau kamu sudah keluar,minta maaflah langsung pada Hasna"bu Fatma memeluk David kembali untuk memberikan kenyamanan dan kekuatan.


"Dave ada khabar bagus umi,Dave dapat remisi,karna selama masa pidana Dave berperilaku baik,dua bulan lagi Dave keluar umi"David tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya.


"Ya Allah,Allahu akbar!terimakasih ya Allah"mereka berdua kembali berpelukan.


"Oiya umi,Dave ada permintaan...Amanda sekarang sedang sakit,dia sedang di rawat di rumah sakit.Amanda akan mendapatkan perawatan terbaik jika ada biaya dari pihak keluarga,karna asuransi Amanda sudah tidak bisa lagi mengcover semua biaya perawatannya,kalau umi punya uang...Dave pinjam dulu,nanti akan Dave gan.."


"Umi akan beri semua uang yang umi punya sayang,kamu ga perlu ganti,lagi pula umi sedang tidak membutuhkannya"bu Fatma memberikan atm nya.


"Semoga itu bisa membantu kamu Dave...umi pamit dulu ya,kamu jangan lupa sholat,mohon ampun pada Allah,ya sayang"dengan berat hati bu Fatma meninggalkan David.


**********


Usaha kue dan roti yang sedang di rintis oleh Hasna mengalami kemajuan yang pesat berkat kerja kerasnya.


Baru dua bulan,Hasna sudah bisa membeli sebuah sepeda motor bekas,untuk mengantar orderan yang dekat dan untuk berbelanja bahan bahan kue dan roti.


Hasna merekrut dua tetangganya sebagai karyawan yang kebenaran bisa bikin kue dan roti.


Siang hari Hasna mengantar orderan pelanggannya yang berjarak lebih kurang lima kilo dari rumahnya.

__ADS_1


Saat berangkat semuanya berjalan lancar,orderan sampai ke tangan pelanggan.Ternyata saat pulang,motor Hasna mogok.


Hasna mendorong motornya ke pinggir jalan,dan membuka helm nya.Sebagai emak emak dia tidak paham bagaimana motornya bisa mogok.Hasna celingak celinguk apakah ada bengkel atau ada orang yang bisa di minta bantuan.Hampir lima belas menit menunggu,akhirnya Hasna memutuskan untuk memesan ojek online.


Saat sedang memesan ojek online,sebuah mobil berhenti tepat di samping Hasna.


Hasna sedang fokus pada hp nya,tidak menyadari ada dokter Enriko telah berdiri di dekatnya.


"Mba Hasna,sedang apa di sini?"sapa dokter Enriko.


Hasna kaget,hampir saja hp nya terjatuh.


"Astaghfirullah!Dokter Enriko..."


Dokter Enriko tersenyum melihat ekspresi Hasna sedang kaget,menurutnya sangat lucu.Ditambah banyak keringat yang membasahi wajahnya,karna matahari sedang terik.


Dokter Enriko mengambil saputangan dari saku celananya dan memberikannya pada Hasna.


Hasna menerimanya dengan perasaan malu,dan melap wajahnya yang penuh keringat."Terimakasih dokter".


"Motor saya mogok dokter,saya tadi mau pesan ojek online"jawab Hasna.


"Kalau mba Hasna terburu buru,mba Hasna bisa saya antar sampai ke rumah"tawar dokter Enriko.


"Boleh dokter,kebenaran saya memang terburu buru,kuatir Dinda dan Dendi nangis,tapi bagaimana dengan motor saya?"Hasna menerima tawaran Dokter Enriko.


"Mba Hasna tenang saja,saya akan telepon orang untuk membawa motornya ke bengkel,mba Hasna punya gembok motornya kan?"


"Punya dok,sebentar saya gembok dulu".


Dokter Enriko dan masuk ke dalam mobil,tapi Hasna kaget ternyata di dalam mobil ada mamanya dokter Enriko.


Hasna tersenyum malu dan menyapa mama dokter Enriko.


"Maaf bu,saya sudah merepotkan dan membuat ibu menunggu".


"Tidak apa apa mba Hasna,ayo masuk"sahut mama dokter Enriko ramah.Hasna kaget ibu itu tau namanya.

__ADS_1


Dokter Enriko mengantar Hasna sampai rumah,bahkan dia dan mamanya mampir ke rumah Hasna untuk bertemu Dinda dan Dendi.


Saat masuk rumah mama dokter Enriko mencium aroma sedap dari dapur.


"Assalamualaikum,wah aroma apa ini sepertinya lezat".


Waalaikumsalam,di dapur sedang bikin kue dan roti bu,silahkan masuk".


Hasna dan mama dokter Enriko cepat akrab,dan mempunyai hobi yang sama yaitu bikin kue.


Dinda dan Dendi keluar dari kamar mendengar suara Hasna.Mereka berdua berlari kecil berebutan ingin lebih dulu di gendong ibu mereka.


Hasna menyambut kedua anaknya dengan gembira dan menggendongnya satu di kiri satu di kanan.


Pemandangan itu membuat mamanya dokter Enriko terharu.


Hasna mencium pipi gembul Dinda dan Dendi bergantian,mereka bertiga tertawa bersama.


Hasna memperkenalkan Dinda dan Dendi kepada mama dokter Enriko.


"Bu,ini anak anak saya,Dinda dan Dendi,ayo sayang salim sama nenek".


"Maa syaa Allah,lucu lucu sekali anak anak kamu mba Hasna"Mama dokter Enriko mencium gemas Dinda dan Dendi.


Dokter Enriko menyaksikan keakraban mamanya bersama Hasna dan anak anaknya.Mereka mengobrol dan bercanda sambil makan kue dan roti yang di suguhkan Hasna.Dokter Enriko memilih menemani Dendi bermain mobil mobilan.


Dokter Enriko memperhatikan Hasna,ada perasaan hangat yang mengalir ke dalam hatinya.


Menurut dokter Enriko,Hasna itu sangat menarik,sederhana,manis,hangat dan keibuan.Calon istri idaman yang di harapkannya.


Saat dokter Enriko sedang melihat Hasna,ternyata Hasna juga sedang melihat dokter Enriko.Hasna tersenyum dan menunduk malu,wajahnya merah merona.Dokter Enriko tersenyum simpul jantungnya berdebar lebih cepat.


Interaksi antara Hasna dan dokter Enriko ternyata diam diam di lihat oleh mama dokter Enriko.Beliau senyum dikulum dan berharap semoga anaknya berjodoh dengan Hasna.


Hasna membungkus beberapa roti dan kue untuk di bawa pulang mama dokter Enriko.


"Kue dan roti buatan kamu sangat enak mba Hasna,nanti akan ibu coba bantu untuk mempromosikannya"Dokter Enriko dan mamanya pamit pulang.Kepulangan mereka di tangisi Dinda dan Dendi.

__ADS_1


__ADS_2