
Hasna sungguh syok melihat adegan suaminya dengan wanita lain.Tapi Hasna agak sedikit lega,karna menurut yang dia lihat suaminya berusaha menghindar wanita itu.Wanita itulah yang begitu agresif,tapi yang Hasna sesalkan suaminya hanya diam saja saat wanita itu mencuri ciumannya.Yang Hasna harapkan suaminya memarahi atau menampar wanita itu.
"Siapa wanita itu?...apa mereka saling kenal?"pertanyaan itu memenuhi kepala Hasna.
Setelah wanita itu masuk mobil dan menuju ke parkiran,Hasna menyuruh supir mobil online menjalankan mobilnya.
Hasna turun dari mobil dan menghampiri dokter Enriko yang masih tetap pada posisinya.
"Bang Riko,abang sudah lama sampai?"Hasna pura pura tidak tau kejadian tadi.
Dokter Enriko agak terkejut dan wajahnya sedikit memucat atas kehadiran istrinya tapi dengan cepat ia menormalkan ekspresinya.
"Eh adek abang sudah sampai,abang juga baru sampai,ayo kita kedalam,sini abang yang bawa kuenya"dokter Enriko yakin Hasna tidak melihat kebersamaannya tadi dengan Arabella.
Sepanjang perjalanan pulang menuju kerumah,Hasna lebih banyak diam.Pikirannya terus teringat pada kejadian tadi,Hasna sibuk dengan pikirannya sendiri.
__ADS_1
"Ya Allah,tolong tenangkan lah hati dan pikiran hamba...ya Allah,apakah aku harus gagal untuk keduakalinya dalam berumah tangga"Hasna menyandarkan badannya dengan malas.
Malam harinya,Hasna masuk ke kamar mertuanya dia memutuskan untuk menceritakan dan mencari tau siapa wanita tadi,mungkin saja mertuanya tau.
"Tumben sekali kamu ke kamar mama sayang,apa kamu punya masalah dengan Riko"bu Hana memandang wajah menantunya yang kelihatan lesu.
"Ma,Hasna boleh cerita ga sama mama,tapi mama jangan ceritakan lagi sama bang Riko ya?"Hasna memegang tangan mertuanya,mereka berdua duduk di sisi tempat tidur.
"Tentu boleh sayang,kamu percaya sama mama"
Bu Hana terkejut dan menarik nafas yang dalam sambil menutup matanya.
"Ya Allah,Riko...maafkan Riko ya Hasna sudah membuat kamu bersedih...tapi mama mau tahu bagaimana ciri ciri wanita itu?"
"Rambutnya panjang ma,kulitnya putih,tinggi,cantik orangnya ma"jawab Hasna membayangkan Arabella.
__ADS_1
"Jangan jangan itu Bella"bu Hana kaget mendengar ciri ciri wanita itu.
"Siapa itu Bella ma?'
"Hasna,Bella itu dulu mantan teman dekat Riko waktu masih sekolah di Jogyakarta,dulu waktu Riko SMA kami tinggal di Jogyakarta karna papanya Riko di mutasikan kesana.Bella itu dulu suka main kerumah makanya mama kenal,tapi setelah lulus sekolah kami pindah ke Jakarta,dan setelah itu mereka tidak pernah ketemu lagi sampai Riko lulus kuliah dan menikah dengan almarhumah istrinya,tapi kenapa dia tiba tiba muncul lagi dalam kehidupan Riko setelah sekian lama"bu Hana cerita panjang lebar,Hasna hanya mengangguk.
"Tapi kamu tenang Hasna,Riko itu orang yang setia,mama yakin dia tidak akan macam macam dan satu yang pasti mama akan selalu mendukung kalian berdua"bu Hana meyakinkan menantunya.
"Iya mama,terimakasih sudah mau mendengarkan cerita Hasna,terimakasih sudah jadi mama yang baik"Hasna memeluk ibu mertuanya.
Hasna kembali ke kamarnya dan menemukan suaminya sudah tidur pulas.Hasna memandang wajah abangnya itu ada perasaan kuatir dan takut dalam hati Hasna.
"Bang Riko,aku akan menjaga abang dari wanita wanita yang ingin mendekati abang"Hasna membelai rambut abangnya.
Hasna merebah kan badannya di samping suaminya,matanya memandang jauh ke langit langit kamar.
__ADS_1
"Jujur aku takut cinta lama mereka bersemi kembali"Hasna menggeleng gelengkan kepalanya untuk mengusir pikiran buruk.