LUKA KU BALAS LUKA

LUKA KU BALAS LUKA
Episode 55


__ADS_3

Beberapa bulan menjelang eksekusi hukuman mati,Amanda diisolasi di sebuah jeruji besi khusus,letaknya disebuah tempat terpencil.Sebuah ruang yang begitu sempit,pendek,pengap dan dingin.Untuk bergerak dan berdiri pun susah.Semua aktifitas sehari harinya semua dilakukan di situ.Amanda merasa ketakutan,hampir tiap hari dia menjerit histeris karena ketakutan.Bahkan di setiap tidurnya Amanda selalu bermimpi buruk yang begitu menyeramkan.


Para setan setan dan jin jin jahat selalu menyiksanya di dalam mimpi,tapi terasa begitu nyata.Sehingga Amanda berusa untuk tidak tidur,apabila mengantuk,Amanda selalu membenturkan kepalanya ke tembok penjara.Penampakan tubuh Amanda sungguh mengenaskan,layaknya mayat hidup atau zombie.Ironis memang,dari seorang foto model,sekarang menjadi pesakitan.Tanpa sanak saudara,yang ada hanya limpahan dosa.


Dalam keterpurukannya Amanda mengingat semua dosa dosa yang pernah dia lakukan selama hidupnya.Tak satupun ada kebaikan yang dapat dikenang.Satu satu orang yang pernah di dizaliminya,muncul satu satu dalam otaknya.


Ada terbersit di dalam hatinya untuk bertobat,Amanda teringat pada Tuhan yang telah menciptakannya.Amanda ingin melaksanakan sholat lima waktu yang sudah lama dia tinggalkan.Bahkan gerakan dan bacaan sholatnya pun sudah dia lupakan.


Amanda mendengar suara pintu selnya di buka,biasanya akan ada orang yang mengantarkan makanan untuknya.Orang itu selalu memakai penutup kepala dan wajah,seperti topeng.Badannya tinggi besar.Setelah meletakkan makanannya orang itu langsung pergi,tapi Amanda menghentikan langkahnya.


"Pak,ibu...siapa pun anda,saya mohon tolong saya...saya mau tobat sebelum hari kematian saya tiba...saya mau ada seseorang menuntun saya untuk sholat"Amanda merangkak sambil menangis mendekat pada orang itu.

__ADS_1


"Tolong saya pak...saya mohon...saya tidak mau mati sia sia...di akhir hidup saya..."orang itu hanya mengangguk kemudian pergi.


Keesokan harinya orang itu datang lagi,bukan hanya membawa makanan tapi juga sebuah buku panduan berwudhu sholat dan mukena.Orang itu memberikannya pada Amanda.


"Kenapa saya hanya diberi ini pak,saya butuh serang guru untuk membimbing saya?"tanya Amanda.


"Kami tidak mau ambil resiko,hanya ini yang bisa kami lakukan,manfaatkanlah sebaik baiknya"jawab orang itu kemudian langsung pergi.


Setelah hampir seminggu mempelajarinya Amanda mulai paham dan hafal yang dipelajarinya.Tapi dia bingung bagaimana mau berwudhu,air yang ada hanya terbatas untuk minum.Bahkan tubuhnya penuh dengan najis.


Karna niat yang kuat untuk bertobat,Amanda tetap melaksanakan ibadahnya.

__ADS_1


Tujuh hari menjelang eksekusi,Amanda di beri waktu untuk membuat satu permintaan terakhir dalam hidupnya sebelum dia di eksekusi.


"Saya mau... ketemu dengan anak saya... namanya Dinda...inilah permintaan terakhir saya...tolong dikabulkan"tubuh Amanda menggigil hebat,karna semakin dekat hari kematiannya dia tidak bisa makan samasekali.Amanda menitipkan alamat dan sebuah surat tulisan tangan Amanda untuk Hasna.Amanda tersenyum membayangkan akan ketemu dengan putrinya.Dia sangat menyesal telah menelantarkan anaknya.


Dinda pun di cari berdasarkan alamat yang di berikan Amanda.Ternyata Hasna menolak permintaan Amanda.


"Katakan pada Amanda,Dinda bukan anak dia,Dinda anak saya,siapa pun tidak berhak membawa anak saya!"kata Hasna marah berapi api.


'Tapi bu Hasna,ini adalah permintaan terakhir terpidana,tolong dikabulkan"kata orang yang ditugaskan mencari Dinda.


"Baik kalau begitu biar saya yang mewakilkan Dinda,saya tidak mau ambil resiko kalau Dinda kenapa napa di sana nanti"akhirnya Hasna yang di bawa untuk menemui Amanda.

__ADS_1


__ADS_2