
David sampai sesuai jadwal janji dengan sang investor.Setelah menunggu kurang lebih satu jam,David mendapat telepon kalau investor tersebut mengalami kecelakaan lalu lintas.
David mencari tempat sepi untuk mendapatkan informasi mengenai kecelakaan itu dan dirumah sakit mana sang investor tersebut di bawa.Di sebuah taman palem David sibuk menerima telepon yang masuk dari berbagai kolega dan rekan bisnis guna menanyakan tentang kecelakaan tersebut.
Tiba tiba sebuah pelukan hangat dari belakang tubuhnya membuat tubuh David menegang.
David langsung tau siapa yang memeluknya.Hangatnya pelukan yang dulu selalu dia rindukan.Wangi parfum itu yang selalu membuat David mabuk kepayang.
Yah dia Amanda,gadis yang menjadi cinta pertamanya.David sangat mencintainya bahkan David sangat memujanya.Yang selalu dia jaga seperti permata termahal di dunia.
David tetap diam pada posisinya menikmati pelukan yang sebenarnya masih dia rindukan sejak dia memutuskan Amanda dua bulan yang lalu.
Setelah beberapa menit,Amanda membalikkan tubuh David untuk menghadap dirinya.
Mereka saling menatap,terlihat ada cinta yang sama di mata mereka berdua.
Tanpa seizin David,Amanda langsung melayangkan ciuman tepat di bibir David.Tubuh David menegang dan beku,dia tidak tau harus berbuat apa.
Tidak mendapat penolakan dari David,Amanda terus memberi ciuman yang lebih dalam.
Rasa rindu yang membara membuat Amanda semakin semakin berani,dengan menautkan kedua tangannya ke leher David,Amanda siap melakukan eksplorasi di bibir dan mulut David.
Mata David melotot saat lidah Amanda mulai masuk menelusuri kedalam mulut David.Amanda melakukannya dengan lembut dan penuh perasaan.
David mulai hanyut dan terbuai oleh ciuman maut Amanda.Tangannya pun mulai melingkar di pinggang Amanda.
Merasa dapat respon dari David,Amanda semakin mendekatkan tubuhnya ke tubuh David.
David mendorong pelan tubuh Amanda ke dekat sebuah pohon palem yang besar dan menyandarkannya agar mereka lebih leluasa.
Keadaan yang sedang sepi membuat dua anak manusia yang sedang di mabuk asmara itu semakin leluasa menikmati adegan yang mereka lakukan.Mereka saling bertukar saliva dan lidah mereka saling membelit tanpa bosan.
Mereka melepaskan saling melepas pagutan saat mulai kehabisan nafas.Hidung dan kening keduanya saling beradu.Saat akan melanjutkan ciuman maut mereka,tiba tiba hp David berdering,ternyata dari Hasna.David menolak panggilan dari Hasna dan langsung mematikan power hp nya.Untuk saat ini dia melupakan Hasna.
__ADS_1
David dan Amanda meninggalkan tempat tersebut,karna sama sama tidak bawa mobil,mereka akhirnya naik taksi.
Amanda meminta sopir taksi membawa mereka ke hotel tempat dia menginap.David hanya fokus pada Amanda.Sepanjang perjalanan Amanda merebah kan kepalanya di dada David.
Tangan David tidak berhenti membelai Amanda,mata selalu tertuju pada mantan kekasihnya itu sehingga tidak menyadari bahwa dia dan Amanda menginap di hotel yang sama.
Saat turun dari taksi David dan Amanda saling bergandeng tangan menuju kamar Amanda.Sesekali Amanda menyandarkan kepalanya di pundak David dengan manja.
Saat melewati lobi tanpa mereka sadari ternyata Hasna juga sedang lewat hendak ke minimarket.David terus merangkul Amanda dan mengecupi pipi dan kepala Amanda bergantian tanpa peduli orang yang sedang lewat.
Hasna juga tidak menyadari kalau suami dan mantan kekasihnya sedang bermesraan di dekatnya.Hasna hendak membeli obat sakit kepala,karna sakit kepalanya tidak kunjung reda.
Sampai dikamar Amanda,mereka langsung menyambung adegan tadi waktu di taman palem.
Dua bulan tidak bertemu serasa dua abad.Rasa rindu seakan tiada habis habisnya.David seakan lupa dengan sang istri yang selama seminggu ini memberikan surga dalam rumah tangga mereka.
Rasa sakit dan lelah Hasna kesamping kan demi kewajibannya terhadap suami,demi memuaskan David yang tiada puas puasnya.
Amanda mendorong dan menjatuhkan tubuh David ke atas tempat tidur.Dia ingin hari ini menjadikan David miliknya seutuhnya.Amanda pikir dengan menyerahkan dirinya pada David,mereka akan punya ikatan.
Amanda mendominasi di atas tubuh David,dengan lihai dia menjilati leher David.Melihat David sangat menikmati permainannya,Amanda langsung membuka baju atasannya.
Tampak dua buah bukit kembar Amanda yang ukurannya yang sangat besar menyembul dari balik bra nya yang hitam.
Amanda dengan buru buru membuka pengait bra nya,hingga seluruh isinya terpampang nyata di depan wajah David.
Ditengah hasratnya saat menatap bukit kembar nan ranum itu,tiba tiba David teringat bukit kembar yang tadi malam juga dia nikmati.Walau tidak begitu besar tapi halal untuk dia nikmati.
David tersentak dan bangun dari tidurnya.Mendorong tubuh Amanda kesamping.Amanda terkejut dan marah merasa di tolak oleh David.
"Kenapa Dave...aku rela memberikan tubuhku untukmu Dave...agar kita tak terpisahkan lagi"Amanda bangkit dari tempat tidur.
"Maaf Amanda,aku tidak bisa...yang kita lakukan ini salah...aku sudah punya istri...maaf"David merapikan bajunya hendak keluar.
__ADS_1
"Davee!aku juga mau jadi istri kamu!"Teriak Amanda.
David berhenti"Tidak semudah itu Manda"Jawab David.
"Dulu kamu yang menolak ku jadikan istri,sekarang sudah terlambat".
"Aku pergi dulu,maaf untuk yang tadi"David terus berjalan.
"Daviid...kalau kamu tidak mau menikahi aku...aku akan bunuh diri"Ancam Amanda frustasi kemudian berlari mengambil botol minuman di mini bar dan memecahkannya.
"Lihat ini!"Amanda menunjukkan pecahan botol kearah David yang kaget dengan kelakuan Amanda.
David mengurungkan niatnya untuk pergi dan mendekat pada Amanda.
"Amanda...apa yang kamu lakukan"David panik.
"Aku akan bunuh diri...kalau kamu menolak menikahi aku...aku akan menusuk jantungku dengan ini"Amanda mengarahkan pecahan botol kearah dadanya.
"Amanda...berhenti!Jangan lakukan!"Teriak David.
"Aku akan berhenti kalau kamu janji akan menikahi aku Dave"Mohon Amana.
"Ok Amanda...aku janji...tolong buang botol itu...nanti bisa menyakiti kamu".
"Benarkah Dave?"
"Benar Amanda ...kapan aku berbohong sama kamu".
Amanda tersenyum dan melempar pecahan botol yang ditangannya ke sembarang tempat kemudian memeluk David sambil menangis.
"Dave,kamu menginap ya malem ini?"Amanda semakin mengeratkan pelukannya.
"Iya ...aku nginap'David mengusap punggung Amanda,dia benar benar kuatir bila Amanda nekat bunuh diri.
__ADS_1