
Akhirnya Hasna sampai di tanah Indonesia tercintanya jam satu siang setelah mendapat penerbangan tercepat dari Turki jam sebelas malam.
Tanpa pulang kerumah dulu Hasna langsung kerumah sakit tempat ibunya dirawat.Di sebuah kamar serba putih tampak sang ibu dalam keadaan kritis, lemah tak berdaya dengan banyak selang menempel di tubuhnya.Disebelah tempat tidur ibunya ada bibi yang menemani.
Melihat Hasna datang,bibi tersenyum dan memeluk Hasna kemudian langsung keluar untuk memberikan waktu buat Hasna berdua dengan ibunya.
Tangis Hasna pecah,tapi dia berusaha menahannya agar ibunya tidak terganggu.Dia memegang tangan ibunya dan mengecupnya dengan lembut.Hati Hasna sakit melihat ibunya lemah tak berdaya.Padahal belum lama ibunya ada di rumah sakit ini untuk operasi ginjal.
Hasna teringat David,sebenarnya dia sangat menginginkan suaminya itu menemaninya,menghiburnya,tapi sepertinya itu mustahil karna sampai saat ini David tidak menghubunginya.
"Apa hari hari yang indah di Turki kemarin tidak berarti buat dia,ah sudahlah aku tidak boleh berharap lebih"Monolog Hasna.
Setelah satu jam menemani ibunya Hasna keluar menemui bibinya.Ingin tau kejadian sebenarnya bagaiman ibunya bisa sampai kena serangan jantung.
Hasna dan bibinya duduk diruang tunggu diluar kamar.Bibi menceritakan kejadian yang dia tau dan dia lihat.
"Waktu itu kan mau Maghrib Na,terus waktu bibi mau tutup pintu,bibi dengar suara jeritan ibu kamu,yaudah bibi langsung datang,pas bibi mau masuk,ada perempuan keluar dari rumah kamu,perempuan itu pakai masker,karna bibi kuatirkan ibu kamu...jadinya bibi langsung masuk,bibi lihat ibu kamu duduk dilantai sambil memegang dadanya,habis tuh ibu langsung tergeletak dilantai,karna bibi panik,bibi keluar teriak manggil warga".
__ADS_1
"Terus ibu di bawa ke rumah sakit,pinjam mobil bang Udin...begitu Na,kejadiannya begitu cepat...karna mau mahgrib juga jadi orang orang pada didalam semua, ga ada yang lihat siapa perempuan yang datang kerumah kamu"Bibi cerita sambil menyeka air matanya karna sedih mengingat kejadian ibu kena serangan jantung.
"Maaf ya bi,Nana sama ibu terlalu sering merepotkan bibi,terimakasih selalu ada buat ibu"Hasna memeluk bibinya.
"Ga apa apa Na,bibi sudah menganggap ibu kamu seperti kakak bibi sendiri"Bibi balas peluk Hasna.
Hasna teringat ibu mertuanya kemudian menelepon dan memberitahu keadaan ibunya.
Bu Fatma dan pak Hamdan langsung datang kerumah sakit untuk melihat besannya.
Sampai dirumah sakit mereka tidak menemukan David menemani istrinya.
"Maaf umi,mas David tidak bisa ikut pulang sama Hasna,katanya ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan"Terang Hasna menunduk.
Kedua mertuanya itu terkejut dan saling pandang tidak percaya dengan kelakuan anaknya.
"Ya Allah...David,bagaimana kamu bisa tega membiarkan istri mu sendiri pulang sendiri"Bu Fatma menutup wajahnya dengan kedua tangannya karna merasa malu dengan kelakuan David.
__ADS_1
Setelah melihat besannya dari balik kaca,karna bukan jam besuk bu Fatma dan pak Hamdan izin pamit.
"Hasna,umi dan abah pamit dulu ya,ada yang mau umi kerjakan,nanti umi datang lagi ya nak...kamu baik baik di sini ya"bu Fatma memberikan pelukan untuk Hasna.
Di dalam mobil bu Fatma menelepon seseorang untuk bertemu."Kami yang akan ke sana,kalian tunggu saja saya dan pak Hamdan sedang dalam perjalanan"Bu Fatma sudah tidak sabar ingin tau ada apa sebenarnya dengan David,mereka langsung gerak cepat mengandalkan orang kepercayaannya untuk mencari informasi.Sedangkan suaminya dari tadi fokus menyetir sambil mendengarkan pembicaraan istrinya.
" Lihat saja nanti ya apa yang akan umi lakukan pada anak idiot itu,tega teganya dia membiarkan istrinya pulang sendiri,apa dia tidak tau kalau ibu mertuanya sedang kritis"bu Fatma marah berusaha menghubungi David tapi hpnya tidak aktif.
"Umi yang sabar,bisa saja kan Dave benar benar punya urusan penting"Abah coba menenangkan istrinya.
"Semua urusan dave kita pasti tau abah,selama itu urusan perusahaan,kecuali itu urusan perempuan lain".
"Umi jangan curiga dulu"
"Bagaimana umi ga curiga abah,mereka kan sedang berbulan madu...mana ada yang lebih penting dari itu...lihat sendiri ini hpnya saja tidak aktif...umi ga habis pikir".
"Bagaimana kalau abah sendiri langsung ke Turki,kalau ketemu biar abah langsung hajar dia"
__ADS_1
"Ga usah abah,kita disini aja,Hasna pasti lebih membutuhkan kita".