LUKA KU BALAS LUKA

LUKA KU BALAS LUKA
Episode 39


__ADS_3

David menghubungi mba Ana,apa sebenarnya yang terjadi dengan abah.


Ternyata pak Hamdan mengalami Tremor berat pada hampir semua anggota tubuhnya,bahkan pita suaranya.


David berusaha tenang dan memesan penerbangan tercepat.


Setelah menempuh perjalanan udara satu jam dan darat dua jam,mereka tiba di rumah dengan selamat.


David berlari kecil masuk kerumah sambil menggendong baby Dendi,yang di ikuti Hasna dari belakang.


Mereka langsung masuk ke kamar pak Hamdan setelah mengucapakan salam.


Didalam kamar pak Hamdan sedang terbaring di kasur,tubuhnya kurus kering layaknya tengkorak hidup.Ada dokter keluarga juga dan bu Fatma yang terus melafazkan kalimat kalimat thoyibah di dekat abah.


Pak Hamdan sudah tidak bisa berbicara,tapi matanya masih bisa berekspresi walaupun pandangannya buram.


Begitu melihat baby Dendi,mata pak Hamdan mengeluarkan air mata,bentuk ekspresi kebahagiaan bertemu cucu laki lakinya.


David mendekatkan baby Dendi pada kakeknya.Pak Hamdan berusaha meraih baby Dendi dengan menggerakkan tanagnnya.Tapi gagal,hanya matanya yang terus mengeluarkan air mata.


Bu Fatma sebagai orang muslim,tahu bahwa suaminya tak akan lama lagi.Dia mentalqinkan kalimat Laa ilaha illallah ke telinga suaminya.


Pak Hamdan berusaha mengeluarkan suaranya,mengikuti tuntunan istrinya tercinta.


Pak Hamdan meninggal dunia dengan tenang dikelilingi orang orang yang menyayanginya.


Mendengar suara tangis dari kamar mertuanya,Amanda yang dari tadi berada di kamarnya keluar.


Saat mau masuk,Amanda terkejut melihat ada Hasna dan baby Dendi di dalam.


Amanda tidak jadi masuk,dia bergegas menuju kamarnya dan menelepon orang orang suruhannya itu.Tapi semua tidak bisa di hubungi.


"Dasar manusia tidak berguna,kurang ajar,berani kalian main main sama saya ya!"Amanda kemudian ikut berkabung duduk di sebelah David tanpa memperdulikan kehadiran Hasna.


Berita meninggalnya pak Hamdan telah tersebar.Keluarga,kerabat,tetangga dan para mitra perusahaan mulai banyak yang datang untuk takziah.

__ADS_1


Jenazah pak Hamdan telah selesai di mandikan,kemudian di bawa ke masjid untuk di sholatkan.


Begitu banyak orang orang yang datang untuk ikut sholat jenazah,bukti bahwa pak Hamdan di cintai banyak orang.Semasa hidupnya pak Hamdan dikenal pribadi yang dermawan,sosial,dan rendah hati.


Jenazah pak Hamdan siap untuk segera di kebumikan.


Hasna ingin mengantarkan jenazah almarhum bapak mertuanya ke tempat peristirahatan terakhirnya.Dan juga ingin selalu mendampingi ibu mertuanya.


Hasna menitipkan baby Dendi pada mba Ana.


Baru kira kira satu kilo meter perjalanan dari rumah ke tempat pemakaman.Hasna teringat pada Amanda, Amanda tidak ikut ke pemakaman.Hasna teringat sama baby Dendi yang dia titipkan kepada mba Ana.


Tiba tiba perasaan Hasna tidak enak,naluri ke ibuannya mengatakan anaknya tidak aman.


Hasna yang ikut rombongan mobil bersama David dan ibu mertuanya,meminta izin pada David supaya mobil menepi sebentar.


"Mas David,bisa ga mobilnya berhenti sebentar?"Tanya Hasna agak takut.


"Kenapa,ada yang ketinggalan?"


"Bukan mas,ini barusan mba Ana kirim pesan,katanya Dendi menangis"


Hasna bingung mau pulang kerumah naik apa.Mau pesan gojek lama dapatnya.Akhirnya dia memutuskan berlari sekencang kencangnya.


Sampai di depan gerbang rumah yang belum tertutup karna masih banyak pelayat yang mondar mandir.


Hasna langsung lari masuk kedalam mencari mba Ana.Mba Ana sedang ada di dapur merapihkan piring piring pecah yang berjatuhan dilantai.


"Mba Ana,mana Dendi mba?"Tanya Hasna kuatir bercampur takut.


Mba Ana tiba tiba tersadar dia meninggalkan baby Dendi yang sedang tidur di kamar Hasna.


"Ya Allah,mba Ana kelupaan tadi meninggalkan Dendi di kamar neng Hasna"Mba Ana mengikuti Hasna yang langsung pergi ke kamarnya.


Pintu kamar Hasna terbuka,Hasna dan mba Ana masuk.Baby Dendi tidak ada di dalam.

__ADS_1


Hasna panik,begitu juga dengan mba Ana.Mereka memeriksa semua kamar dan ruangan yang ada di rumah itu kecuali kamar Amanda karna terkunci.Tapi Dendi tidak si temukan.


Mereka ke kamar Amanda,menggedor gedor pintunya tapi tidak terbuka.Hasna berlari keluar rumah hendak menanyakan pada pak satpam apa ada melihat Amanda atau baby Dendi.


"Pak,apa tadi bapak melihat ada yang bawa baby Dendi keluar"tanya Hasna gemetaran.


"Tidak,neng Hasna,bapak tidak lihat"


"Bapak ada melihat mba Amanda pergi,karna dia ga ada di kamarnya"


'Oh ada neng,baru aja nyonya Amanda ke parkiran mobil yang di samping"


Hasna cepat cepat ke parkiran mobil yang di samping rumah.Benar saja mobil Amanda menyala,Amanda baru saja mau menjalankan mobilnya.Tiba tiba Hasna muncul dan menghalangi mobil Amanda dari depan.


Amanda memundurkan mobilnya,dan mengambil belok ke arah gerbang dan tancap gas.Hasna mengejar mobil Amanda,pak satpam yang melihat juga ikut mengejar mobil Amanda.


Tanpa melihat kiri kanan Amanda belok ke sebelah kiri dengan kencang.Ternyata ada mobil datang dari arah berlawanan.Terjadilah tabrakan adu banteng.


Orang orang yang sedang berada di lokasi kejadian langsung datang memberi pertolongan.Ada yang segera menghubungi pihak berwajib.


Hasna dan pak satpam berlari ke lokasi kejadian.Hasna berteriak teriak memanggil baby Dendi.


Bagian depan mobil Amanda ringsek,begitu juga mobil yang di tabrak nya.


Hasna mendekat pada mobil Amanda,dan membuka pintu mobil di sebelah Amanda dengan tubuh gemetar dengan bantuan pak satpam.


Ternyata Amanda masih hidup,terdengar suaranya yang lirih minta tolong.


Hasna memeriksa semua jok mobil tapi tidak menemukan baby Dendi.Hasna panik dan berteriak pada Amanda.


"Mba Amanda di mana Dendi!"Hasna hendak memukuli Amanda tapi pak satpam melarangnya.


"Neng,percuma bertanya,lihat tuh nyonya Amanda sudah tidak sadarkan diri.


Kepala Amanda terkulai lemah di setir mobil,tampak banyak darah yang mengalir.Hasna yang melihatnya tiba tiba lemas,untung segera di tolong pak satpam.

__ADS_1


Pihak yang berwajib sudah sampai di tkp,begitu juga dengan mobil ambulans.Pak polisi di bantu beberapa warga mengeluarkan korban kecelakaan dari dalam mobil.


Kedua korban kecelakaan yang masih hidup segera di bawa kerumah sakit.


__ADS_2