
***@***
Ini adalah hari yang ditunggu sekaligus hari yang sangat mendebarkan, final lomba Band yang sudah berlangsung beberpa bulan terakhir. Aku duduk dibangku kedua dari depan bersama Jhuly dan teman-teman yang lain.
Para suporter sudah berkumpul dari tadi dan menyanyikan yel-yel mereka. Mendengar yel-yel yang penuh semangat itu, aku ikut berdiri dan bertepuk tangan mengikuti irama lagu.
Diantara banyaknya suporter yang datang kesini, mataku menangkap satu sosok yang tidak asing lagi bagiku, Alan. Dia berdiri paling belakang. Aku segera memalingkan wajahku ketika dia juga melihat ke arahku. Dia kesini untuk menonton apa ada motif lain?? Hh aku segera membuang fikiran jelekku.
Acra dibuka dengan meriah, menghadirkan bintang tamu band Noah dan sheila on7.
"Noaaahh," teriak ku. Ku genggam tangan Jhuly dengan kencang.
"Duuhh biasa aja kali Bin, tanganku sakit nih," Jhuly memprotes.
"Hahaa iya ya, maaf. Terlalu bahagia," Aku memegang pipiku sendiri.
"Belum juga keluar Bandnya udah heboh, gimana nanti kalau udah dipanggung?? duhh duhh,"
__ADS_1
"Hhaaa iya ya aku akan lebih tenang."
Tema lomba kali ini adalah meng-arasemen ulang lagu-lagu legend Alm.Chrisye.
Satu persatu peserta menunjukkan performa terbaik mereka, Hingga kini acara telah mencapai puncaknya, pengumuman pemenang.
Apapun hasilnya itu adalah yang terbaik, sudah melangkah sampai sejauh ini saja itu sudah pencapaiaan yang luar biasa.
Kini semua mulai diam... Menunggu pengumuman dari dewan juri. Para suporter tak lagi berteriak penuh semangat, mereka menyimpan suara dan saling bergandengan tangan, memanjatkan do'a dalam hati masing-masing, tentu yang diinginkan adalah sebuah kemenangan.
Daann inilah hasilnya. Pemenang pertama jatuh kepada... SMA Tunas Muda dan itu artinya sekolah kita keluar menjadi juara kedua. Aku melihat wajah-wajah mereka yang kecewa namun tegar. Semua guru dan suporter memberikan jempol untuk Band sekolah kami.
"Kamu sudah melakukan yang terbaik, keren," ucapku. Dia tersenyum dan mengangguk lalu memegang tanganku.
"Aku ada sesuatu untuk mu" katanya dan langsung menarik tanganku.
"Ah tunggu sebentar," cegahku menahan langkahnya. "Ada yang ingin berfoto denganmu," ucapku sambil merangkul pundak Jhuly yang ada disebelahku. Aaron tersenyum dan segera mengiyakan. Aku segera mengambil alih handphone Jhuly dan segera memotret mereka berdua.
__ADS_1
"Terima kasih Aaron," ujar Jhuly dengan penuh senyum di bibirnya. Aaron mengangguk dan kembali meraih tanganku.
"Aku ada sesuatu untuk mu dan harus saat ini juga, tidak bisa ditunda," ujarnya dan langsung menggandengku.
Aku mengikutinya tanpa bertanya, aku diam saja membiarkannya membawaku. Aku mengikuti langkahnya, lalu... dia berhenti di sebuah ruangan.
"Bukalah...," ucapnya. Aku mengerutkan kening tak mengerti.
"Ini ruangan apa?" tanyanku bingung. Kemudian dia memegang gagang pintu dan dengan perlahan membukanya....
Ohhhh... Huwaaa... Ini membuatku sangat terkejut, aku menutup mulutku dengan kedua telapak tanganku. Aku... Ohhh aku sungguh tidak percaya ini, ternyata yang ada diruangan ini adalah semua Personil Noah. Ini bukan mimpi kan? Ya kan?? Aku melompat kegirangn dan langsung memeluknya.
"Kamu... benar-benar membuatku sangat terkejut," ucapku. Dia lalu mengajakku kedalam. Semua personil sangat ramah, Ahh rasanya aku sangat grogi, bibirku terus tersenyum bahagia. Aku bertemu mereka?? yang biasanya hanya bisa ku lihat dari kejauhan dan dilayar Tv.
Aaron sibuk dengan handycam nya, mengabadikan moment langka ini.
"Ron... terima kasih untuk ini," ucapku mendekati sorot kameranya, memamerkan wajah bahagiaku, "Sangat-sangat terima kasih untuk ini," dia tersenyum dan mengacungkan jempolnya.
__ADS_1
***@***