
setelan beberapa saat menunggu,akhir nya klien Pak Gunawan yaitu Pak Erik terlihat memasuki restoran itu.
"selamat Siak pak Gunawan,maaf menunggu terlalu lama."
"selamat siang juga Pak.tak apa apa Pak,belum lama juga kami menunggu bapak,kami juga baru sampai."jawab Pak Gunawan.
"gimana keadaan nya Pak?semoga sehat sehat kita ya."ujar Pak Erik lagi sekedar basa basi.
"Alhamdulillah Pak sehat sehat ,terima kasih."jawab Pak Gunawan.
"perkenalkan Pak ini asisten saya Gea nama nya yang akan membantu saya menjelaskan proposal kita."jelas Pak Gunawan.
"saya Gea Pak."
"o..iya ..saya Erik."sapa Pak Erik pada Gea.
"tumben ganti sekretaris Pak,yang biasa itu kemana ya?"
"o ..Mona ya Pak,dia tadi siang mendadak sakit jadi dia minta izin pada saya untuk pulang lebih awal,.jadi saya meminta Gea untuk menemani saya,semoga bapak tak keberatan."jelas Pak Gunawan.
"o..begitu ya...tak apa apa lah,walaupun saya sudah terbiasa dengan presentasi Mona,tapi kita lihat saja dulu mana tau Gea lebih berbakat dari Mona."ujar Pak Erik.
Tanpa memperpanjang waktu Pak Erik memberi kesempatan buat Pak Gunawan dan Gea untuk melakukan presentasi.
Dan dengan lihai Gea melakukan presentasi dengan semangat dan tutur kata yang sopan lemah lembut membuat Pak Erik terpesona pada tutur bicara Gea.
Pak Gunawan pun terkejut dengan kemampuan Gea melakukan presentasi.
Selama ini ia mengira hanya Mona yang bisa melakukan presentasi, ternyata dia salah, Gea bahkan lebih bisa diandalkan.
Pak Erik tak pernah lepas pandangan nya dari Gea,dan ia sangat menyukai cara bicara Gea dalam melakukan presentasi.
Setelah melakukan presentasi Gea kembali pada tempat duduk nya semula,ia mendadak panas dingin setelah melakukan presentasi.
Ia takut melakukan kesalahan yang berakibat fatal pada perusahaan Pak Gunawan.
"prok...prok...prok ..
Terdengar tepukan tangan dari Pak Erik yang membuat kekhawatiran Gea menghilang.
Sambil tersenyum terus memandang Gea ,Pak Erik berdiri dan berkata
"saya sangat menyukai presentasi mbak Gea tadi,dan saya pastikan dengan segera akan melakukannya kontrak dengan perusahaan Pak Gunawan."ujar Pak Erik.
__ADS_1
"alhamdulilah."ujar Gea dalam hati meluruh kan semua rasa khawatirnya dan mendadak panas dingin tubuh nya tadi hilang seketika.
"benarkah pak?"tanya Pak Gunawan.
"iya Pak Gun,saya putuskan untuk ikut bekerja sama dengan perusahaan bapak,dan mengenai hal hal lain bisa kita lanjutkan dengan penandatanganan kontrak.
"baiklah Pak terimakasih atas kerjasama."ujar Pak Gunawan.
Kedua nya pun berjabatan tangan dan sepakat melakukan kerja sama .
Gea sangat senang ,karena baru pertama kali ia diajak meeting ,namun ia sudah berhasil.
Pada awal nya ia takut akan hasil yang mengecewakan Pak Gunawan.
Namun yang terjadi malah kebalikan nya ,mereka dapat proyek besar dan itu berkat presentasi nya .
Setelah terjadi kesepakatan,dan meeting pun selesai Pak Gunawan dan Gea pun bergegas meninggalkan hotel tersebut.
Ketika keduanya hendak keluar dari hotel itu tiba tiba Pak Gunawan teringat kalo ponsel nya tertinggal dimeja makan tempat meeting tadi.
Akhirnya ia menyuruh Gea untuk menunggu nya sebentar didepan hotel ,ia pun bergegas kembali keruangan tadi guna mengambil ponselnya.
Saat Gea sedang menunggu Pak Gunawan didepan hotel tiba tiba mata nya beradu pandang dengan seorang gadis berpakaian seksi yang memperlihatkan seluruh lekuk tubuh nya, membuat Gea terkejut seketika.
"Mona...Lo..itu kan Mona ,bukan nya kata Pak Gunawan ia sedang sakit,kenapa malah ada disini?"batin Gea.
"ayok Ge,kita berangkat."ajak Pak Gunawan membuat Gea tersadar.
"eh iya Pak."
Mereka pun meninggal hotel itu segera menuju kekantor.
"kamu tu hebat sekali Lo Ge,nggak nyangka saya,kamu bisa membuat Pak Erik menandatangani kontrak kerja sama dengan kita, sungguh nggak nyangka saya."puji Pak Gunawan.
"Alhamdulillah Pak,itu hanya kebetulan saja,saya juga nggak menyangka Pak Erik menyukai presentasi saya tadi."jawab Gea
"klo tau dari dulu kamu bisa presentasi,kamu akan saya angkat jadi sekretaris saya ."ujar Pak Gunawan lagi.
"maaf Pak,jangan terlalu berlebihan.Sudah ada Mona yang menjadi sekretaris bapak selama ini."jawab Gea
"kamu itu selalu merendah kan diri kamu,saya semakin yakin kalo kamu berpotensi tinggi buat perusahaan saya."
Sementara itu seseorang yang bernama Mona tadi sangat terkejut karena terpergok oleh Gea sedang berada di hotel.
__ADS_1
Mona berada hotel karena sudah ada janji dengan seseorang yang telah menunggunya disalah satu kamar di hotel itu.
"gawat nih...kok bisa ketemu Ama Gea disini,emang dia habis ngapain didalam hotel dengan Pak Gunawan?"
"mudah mudahan dia nggak ember orangnya."batin Mona lagi sambil terus berjalan menuju lift dalam hotel.
Tiba la ia disalah satu kamar dan ia langsung membuka pintu kamar itu.
kehadirannya sudah ditunggu oleh seorang lelaki paruh baya didalam kamar itu.
"hallo om Erik,sudah lama ya menunggu Mona,maaf ya om."ujar Mona sambil cipika-cipiki dengan om Erik yang tak lain dan tak bukan adalah klien Pak Gunawan tadi .
Om Erik sangat senang dengan kedatangan Mona.
Matanya tak pernah lepas dari body Mona yang aduhai.
Apalagi cara berpakaiannya Mona yang sangat seksi yang memperlihatkan seluruh lekuk tubuh nya.
"kamu sangat cantik sekali manis ku..."ujar Pak Erik seraya memeluk tubuh Mona.
"oom bisa aja."
"saya kira kamu tadi ikut menemani Pak Gunawan meeting bersama saya."ujar Pak Erik
"oo..tadi oom meeting ya sama Pak Gunawan?"
"iya ,baru saja selesai, Pak Gunawan bilang kamu izin sakit ya?"
"he..eh...iya om,saya izin sakit tadi ,makanya menjumpai oom,mana tau oom bisa ngobatin sakit saya." jawab Mona seraya mengerlingkan mata nya menggoda Pak Erik.
"apa kamu yang sakit,sini biar saya periksa."ujar Pak Erik yang tergoda dengan Mona.
"badan ku sakit sakit om,sakit semua kayak nya perlu diperiksa deh om satu persatu,"ujar Mona dengan suara mendayu dayu menggoda Pak Erik,sambil mencondongkan tubuh nya ,meliuk liuk kehadapan Pak Erik.
Membuat Erik semakin tergoda , menarik tubuh Mona dan mereka pun melakukan adegan panas mereka.
Ternyata Mona selain menjadi sekretaris di kantor Pak Gunawan,ia juga menjadi wanita panggilan .
Demi memenuhi kebutuhan hidup nya yang hedon...
Mona berkenalan dengan Pak Erik saat pak Erik menemani salah satu teman nya meeting dengan Pak Gunawan,disaat itu yang menemani Pak Gunawan adalah Mona selaku sekretaris Pak Gunawan.
Saat meeting Pak Erik selalu memperhatikan Mona dan sadar di perhatikan maka Mona menanggapi pak Erik dan menggoda nya.
__ADS_1
Hubungan kedua nya pun berlanjut hingga saat ini.
O a la mbak mbak kok sampai segitu nya nyari duit,lebih baik kayak author nih cari duit halal dengan cara meliuk liukkan jari jemari diatas ponsel,bukan meliuk liukkan tubuh diatas tubuh orang lain....ha....ha.....(selingan aja ya boss quuh).