
Gea seketika terdiam setelah mendengar permintaan Pak Gunawan yang meminta dirinya untuk ikut meeting diluar kota bersama nya.
Hal ini jelas jelas akan ditentang oleh Arman .
"maaf Pak kenapa harus saya,bukannya ada Mona yang selama ini menemani Bapak?
"tapi saya ingin kamu yang menemani saya,karena jika kamu yang menemani pasti kerjasama nya akan berjalan lancar."jawab Pak Gunawan
Lagi lagi Gea diam dan berfikir apa yang akan dilakukannya..
"maaf Pak,dengan berat hati saya katakan saya tak bisa ikut dengan bapak keluar kota.mohon maafkan saya Pak."akhirnya Gea berani membuat keputusan yang benar .
"bisa jelas kan alasan kamu?
"pertama sudah jelas suami saya tak akan mengizinkan saya pergi keluar kota hanya bersama bapak.
kedua saya rasa akhir akhir ini saya telah mengambil kerjaan Mona , karena sedari awal menemani atau ikut dalam meeting bukan lah bagian dari pekerjaan saya.
Jujur saya tidak enak dengan Mona
Ketiga sejujurnya saya merasa nggak nyaman terlalu dekat dengan bapak
Maafkan atas kejujuran saya .sekali lagi saya tegaskan saya tidak bisa ikut bapak.
Pak Gunawan mengerenyitkan kening nya mendengar keluh kesah Gea .
Memang awalnya ia ingin lebih dekat dengan Gea , makanya ia mengajak Gea untuk ikut keluar kota agar Gea juga agak menjauh dari suaminya.
"maaf Pak,jika tak ada lagi yang mau dibicarakan ,saya permisi dulu.
Melihat Pak Gunawan hanya terdiam ,gea pun melangkah keluar menuju ke ruangan nya.
Pak Gunawan tak bisa memaksa Gea untuk ikut ,ia tau walaupun ia mengancam akan memecat nya jika tak ikut,pasti Gea memilih dipecat.
"ternyata tak semudah yang ku duga ."batin Pak Gunawan.
Perlahan ia meraih gagang telepon dan memanggil sekretaris nya.
Tok..
Tok
__ADS_1
"Masuk ."
"permisi Pak,ada yang bisa Mona bantu Pak
Pak Gun menarik nafas panjang,lalu ia mulai berbicara pada Mona
"Mona bisakah Minggu depan kamu menemani saya meeting diluar kota untuk beberapa hari?
Mona dengan senyum manis nya langsung mengangguk kan kepala nya
"Bisa Pak,Mona akan menemani bapak selalu."jawab Mona dengan sumringah.
"ok...nanti akan saya beri kan berkas berkas yang akan dipersentasikan dan saya harap kamu bisa dengan cepat mempelajari nya agar kerja sama kita disana berjalan dengan lancar .
"ok. ...siap Pak...Mona janji akan berusaha
"ok baik lah,silahkan kamu kembali keruang kamu ."ujar Pak Gun tanpa melihat lagi kearah Mona .
"akhirnya si duda keren itu milih gue dari pada Gea ."batin Mona yang merasa diatas angin karena Pak Gunawan memilih dia ,padahal dia tak tau aja ,karena dia dijadikan pelarian oleh Pak Gunawan yang gagal membawa Gea
Dengan pede nya Mona berjalan lenggak lenggok didepan ruangan Gea seraya ingin memamerkan kalo ia dan Pak Gunawan akan pergi keluar kota berdua.
"ondehhh....enak nya yang bakal diajak pakai bos healing healing keluar kota ."ujar nya seraya agak membesar kan volume suara nya,berharap Gea akan mendengarkan nya.
"biarin aja la ,dia lagi kesenangan tu karena bakal diajak Pak Gunawan keluar kota beberapa hari."jawab Gea sambil fokus pada laptop nya
"loh kok bukan elo yang diajak Ge"
Akhirnya Gea menceritakan pada Popy bahwa sebelum Mona dia lah yang diajak Pak Gunawan,namun ia menolak,bahkan ia rela dipecat karena tak mengindahkan perintah bos nya.
"langkah Lo menolak perintah Pak Gunawan itu sudah benar Ge,gue sebagai sahabat Lo sangat mendukung .
gue aja nggak kebayang kalo Arman sampai tau perihal ini,bisa bisa Arman langsung menyuruh Lo untuk resign.
'itu sebabnya gue nolak tadi Pop, gue nggak mau melukai hati mas Arman karena gue tau ia sangat cemburu pada Pak Gun."
"kalo menurut gue Pak Gunawan itu cuma cari cari alasan aja agar bisa mendekati Lo Ge .
"gue nggak mau ke Ge eran pop."
"iya Pop,itu cuma akal akalan Pak Gunawan aja agar bisa lebih dekat Ama Lo , secara kenapa harus elo yang dipilih nya ,kenapa bukan Mona yang biasa menemani nya meeting kemana pun bahkan keluar kota "
__ADS_1
Gea hanya bisa mengangkat pelan bahu nya .ia tak mau terlalu suuzon pada Pak Gunawan,karena walau bagaimanapun Pak Gunawan adalah bos nya sejak dulu bahkan sejak sebelum istrinya meninggal.
Pak Gunawan sosok yang sangat baik,bahkan ia tak pernah memarahi karyawannya.
Selama ia bekerja pada Pak Gun,tak pernah sekalipun ia bersikap kurang menyenangkan.ia selalu mendahulukan kesejahteraan para pegawai nya pak Gunawan sangat baik sekali .
"ya udah la ,tak usah dibahas lagi,kerja lagi ."ujar gea.
Gea dan Popy kembali fokus pada kerjaan mereka dan tak menghiraukan Mona .
Sementara itu diruangan nya Pak Gunawan merenung ,perlahan ia menatap figura yang terletak diatas meja nya .
Ya foto ia dan sang istri yang telah meninggal .
Perlahan ia meraih figura itu lalu mengusap nya
"apa papa salah ya ma,berniat mencari pengganti mama.maaf kan papa ma,
Papa nggak bisa hidup sendirian tanpa mama.
Izinkan papa mencari pengganti mu ma
Walau bagaimana pun,mama tetap selalu dihati papa.
Ya nggak salah si Pak,tapi ya jangan istri orang juga kalee....atau ini ni gara gara author nya menghayal terlalu dalam ...🤭🤭🤭
Semoga Pak Gunawan bisa mencari pengganti istri nya tapi bukan Gea ya pak...
Setelah beberapa saat hanyut dalam lamunan nya , Pak Gunawan dikejutkan dengan kedatangan Mona kembali keruang nya
"permisi Pak
"eh...ya ...ada apa Mona
"iya Pak,katanya bapak mau keruangan Mona ,tapi Mona tunggu tunggu bapak nggak datang datang."ujar Mona dengan nada suara yang sedikit manja.
Ia perlahan mendekati Pak Gunawan lalu dengan berani Mona duduk dipangkuan Pak Gunawan,membuat Pak Gun sedikit terkejut namun juga tak menghentikan tindakan Mona yang bisa saja berdampak fatal.
"Mona sudah nunggu bapak dari tadi,tapi bapak nggak datang datang,bapak nggak kangen ya sama Mona ."ujar Mona seraya mengelus dada Pak Gun , Mona pun dengan sengaja membuka 2 kancing atas kemeja nya ,sehingga dengan sangat jelas pak Gun bisa melihat pemandangan dihadapan nya .
"Mona jangan begini.. mmmmpphh."Pak Gunawan tak kuat menahan godaan dari Mona ,namun lagi lagi ia juga tak ada niat menghentikan kegilaan Mona yang masih terus beraksi di pangkuannya.
__ADS_1
"kenapa Pak...mmm....emang bapak nggak kangen Ama Mona hmmm.
Mona kembali semakin merapat kan dada nya ke arah wajah Pak Gunawan...ia memang berniat menggoda Pak Gunawan yang sedang kesepian tanpa ada istrinya.