Menantu Terabaikan

Menantu Terabaikan
bab 93 sebuah tanggung jawab


__ADS_3

Jasmine perlahan mulai membuka mata nya menatap lurus ke atas dan perlahan ia mulai mengedarkan pandangannya kesekeliling ruangan ,ia heran melihat beberapa perawat dan dokter disampingnya,sekujur tubuhnya terasa sakit ,ia berusaha mengingat kejadian yang telah menimpanya.


"Jasmine....kamu nggak apa apa nak ?


Mama Jasmine pun dengan segera menghampiri anak nya dengan mata berkaca kaca karena tak sanggup melihat kondisi anak nya


"mama....sakit ma...."Isak Jasmine


"sabar ya nak,....apanya yang sakit?"


"ma Jasmine kenapa ma? tubuh Jasmine sakit sakit semua...


"sabar sayang...kamu baru saja kecelakaan tadi."yang mana nak yang sakit .Mama Jasmine mengelus lembut lengan Jasmine yang terpasang infus...


"sakit semua ma....


"iya nak....sabar ya sayang...


Perlahan dokter pun mendekat


"permisi ....boleh saya periksa lagi."ujar dokter tersebut.Ia pun memeriksa Jasmine kembali ,


"kamu namanya siapa ?"tanya dokter itu


"saya Jasmine dok


"bagus sekali namannya ....nggak apa apa ya ...kamu pasti akan segera sembuh ...jangan banyak bicara dulu..."ujar dokter lagi sambil tersenyum pada Jasmine.


Dokter pun berlalu menjauh dari Jasmine dan memberi jalan buat orang tua Jasmine kembali menghampiri anaknya.


"bagaimana dok,apa ada yang mengkhawatirkan?"tanya Pak Wisnu


"untuk sementara tak ada yang perlu dikhawatirkan,kesadarannya pun lumayan bagus cuma luka terberat terletak di kaki nya ,biarkan ia istirahat dulu sebentar Pak,jangan banyak di ajak ngomong dulu."jelas dokter


"ya... terimakasih dok


"ok saya permisi dulu."


"ma... Jasmine haus ma


"iya sayang sebentar ya."


mama Jasmine pun mengambil minuman buat Jasmine dan membantu nya untuk minum.


"makasih ma."


"ya kamu istirahat lagi ya...,apa kamu mau makan?"


Jasmine hanya menggeleng,lalu kembali memejamkan matanya.


Pak Wisnu kemudian kembali keluar ruangan sambil menarik tangan Rama yang sedari tadi juga berada dalam ruangan itu

__ADS_1


"ikut saya."ujar Pak Wisnu


Rama pun mengikuti langkah Pak Wisnu diikuti oleh Pak Arsyad,ia takut Rama akan dihajar oleh Pak Wisnu.


Begitu telah keluar dari ruangan Pak Wisnu langsung menarik kerah baju Rama dan hendak memukulnya,dengan sigap Pak Arsyad melerai nya.


"sabar Pak,tolong jangan seperti ini."ujar Pak Arsyad


"anda bisa lihat sendiri kan betapa tersiksanya anak gadis saya,bagaimana perasaan anda jika semua ini berbalik pada anak anda?"tanya Pak Wisnu dengan penuh emosi


"saya tau pak,tentu hati saya juga sakit,tapi mau gimana lagi semua nya sudah takdir Allah Pak.Anak saya pun juga tak ada niat ingin menabrak anak bapak,semua murni kecelakaan ."jelas Pak Arsyad.


Sementara Rama hanya bisa menundukkan kepalanya penuh rasa bersalah


"saya berjanji pak,akan bertanggung jawab penuh pada putri bapak."ujar Rama tanpa berani menoleh kearah Pak Wisnu.


"iya Pak,saya sebagai orang tua Rama juga akan bertanggung jawab atas semua nya termaksud biaya rumah sakit."


"kalian pikir saya orang susah sehingga tak mampu membayar biaya rumah sakit."bentak Pak Wisnu


"maaf pak bukan begitu,tapi ini bentuk rasa tanggung jawab kami pak"jawab Pak Arsyad.


"saya tak butuh uang kalian,saya hanya ingin anak saya tetap merasa bahagia tanpa khawatir akan masa depannya yang divonis cacat oleh dokter."ujar Pak Wisnu.


"saya akan bertanggung jawab pak atas kebahagian anak bapak ."ujar Rama dengan tegas


"ok saya pegang janji janji kamu,hari ini dan seterusnya saya harap kamu bisa menghibur dan menjaga anak Saya."ujar Pak Wisnu dengan tegas


"baik Pak."jawab Rama


Sementara itu Pak Arsyad menghampiri Rama seraya memukul pelan pundak anak nya


"apa kamu yakin dengan perkataan kamu tadi Ram?"


"ya mau gimana lagi pak,Rama tetap harus bertanggung jawab seperti yang bapak ajar kan dulu pada Rama .


Pak Arsyad sangat senang dan bangga dengan perkataan Rama ,ia tau anaknya itu memang seorang lelaki yang bertanggung jawab.


"ya sudah...mari kita kembali keruang Jasmine."ajak Pak Arsyad yang diikuti oleh Rama .


Kedua nya pun masuk keruangan Jasmine yang saat ini sudah terbangun .


"papa kenapa kaki ku nyeri sekali pa?"tanya Jasmine yang merasa aneh dengan kaki nya yang masih diperban.


"tak apa nak ...hanya sebentar sakitnya ,besok juga akan baik baik aja,apa kamu lapar nak?


"iya pa


"ma ,suap kan dulu Jasmine ma.


"iya pa

__ADS_1


Mama Jasmine pun mengambil piring yang berisi nasi dari rumah sakit itu dan perlahan menyuapi Jasmine .


Sambil makan perlahan Jasmine mengarah ke Rama yang masih tegak agak menjauh dari tempat tidur Jasmine


Jasmine yang merasa tak kenal pun bertanya pada mamanya


"ma ,mereka siapa ? tunjuk Jasmine dengan ujung dagu nya.


Mama Jasmine menoleh kearah Pak Wisnu seolah olah ingin bertanya,dan Pak Wisnu yang seolah peka pun mengangguk kan kepalanya .


"mereka yang menabrak kamu Jas."jawab Mama Jasmine


Seakan tau diri nya sedang dibahas Rama pun menghampiri Jasmine


"hallo Jas, saya Rama, saya mau minta maaf karena tak sengaja menabrak kamu ,sungguh,saya benar benar tak sengaja ."ujar Rama secara lantang.


Jasmine hanya diam dan tetap menatap Rama .


Melihat ketampanan Rama mampu menghapus kemarahan nya karena Rama penyebab keadaannya seperti ini.


"Jas ,kenapa diam aja nak."Pak Wisnu menyadarkan Jasmine dari kekaguman nya melihat Rama


"nggak apa apa pa,bolehkah Jasmine Istirahat lagi,sekujur badan Jasmine sakit sekali pa."ujar Jasmine lalu membuang pandangan nya dari Rama .


"ya ...nggak apa nak, istirahat la lagi ."ujar mama nya Jasmine.


"kamu sebaik nya pulang saja dan istirahat juga."ujar Pak Wisnu karena ia tak mungkin membiarkan Rama dan kedua orang tua nya berada terus dirumah sakit.


"baik la Pak,saya pamit dulu


"iya silahkan ,dan saya harap kamu tidak melupakan janji kamu untuk bertanggungjawab."tambah Pak Wisnu lagi


"bapak jangan khawatir,saya akan tetap bertanggung jawab."


Rama dan keluarga pun meninggalkan rumah sakit menuju kerumah mereka .


Sepanjang perjalanan mereka bertiga hanya bisa diam didalam mobil ,Mungin karena tubuh mereka sama sama lelah akibat seharian berada dirumah sakit.


"sebelum kejadian apa kamu tak mengingat sesuatu Ram?"tanya Pak Arsyad


"maksud ayah?"


"ya sebelum kamu menabrak Jasmine,apa yang terjadi?"


"seingat Rama tak terjadi apa apa yah,Rama juga tak terlalu laju membawa motor,namun Jasmine tiba tiba datang ,padahal setau Rama lampu masih merah."jelas Rama


"berarti anak kita nggak salah Pak."seru Bu Ami mama nya Rama .


"kenapa kamu tadi tak menjelaskan nya nak?"tanya Pak Arsyad lagi


"nggak sempat menjelaskan yah,lihat sendiri kan tadi Papa nya Jasmine dipenuhi emosi.

__ADS_1


"walaupun dia yang salah ,tapi kamu harus tetap bertanggung jawab ya Ram."ujar lemah Bu Ami.


"tanggung jawab...iya sampai kapan harus bertanggung jawab pada nya?"batin Rama


__ADS_2