
Tek Ema begitu terkejut mendengarnya Mila sudah tak tinggal lagi dirumah Bu Marni
"kenapa kamu pindah dari rumah Tek Marni Mil?"
"ya karena bang Arman marah Mak sama Tek Marni
"loh Arman kenapa marah
"Ndak tau awak Mak,cuma yang Mila tau bang Arman ndak mau tinggal dirumah Tek Marni selama Mila menginap disana
"kok kayak gitu bana si Arman tu ya.
"selama Mila menginap disana ,bang Arman pergi dari rumah nya tinggal dirumah mertuanya.
"jadi selama disana ,Mila tak bisa mendekatkan diri dengan Arman ?
"ya kek mana Mak mau mendekat kan diri Mak,bang Arman sama sekali nggak mau berjumpa dengan Mila ,kami pun tak pernah saling bicara .
Tek Ema kesal karena gagal mendekatkan Mila dengan Arman ,walau ia tau Arman sudah menikah .
Ia dan Bu Marni sama sama menginginkan anak anak mereka bersatu.dan tak menghiraukan perasaan Gea sebagai istri Arman.
Dari semula niat Tek Ema membawa Mila menginap dirumah Bu Marni semata mata ingin lebih dekat dengan Arman ,namun rencana tinggal rencana ,karena Arman dapat membaca dengan jelas arah tujuan Tek Ema
"ya sudah ,kamu hati hati ya Mila ,di kost sendirian
"ya Mak
"nanti Mak bantu kamu bayar kontrakan,nanti Mak transfer ya
"ya...makasih Mak
Tek Ema pun memutuskan panggilannya pada Mila ,dan ia kembali menelpon Bu Marni.
"hallo ni
"hallo Mar,apa.benar Mila sudah tak tinggal dirumah mu?"
"o...iya ni,Mila lah dapat tempat kost katanya
"kok kamu biarkan dia tinggal sendirian Mar,kenapa tak kau larang?"
"ya gimana ya ni."
"gimana apanya,nggak boleh ya Mila tinggal dirumah mu?
"bukan begitu ni,awak tak ada niat melarang Mila tinggal disini,tapi mau gimana lagi ni ,awak tak sampai hati juga melihat Arman tinggal dirumah orang.
"apa maksud kau Mar
__ADS_1
"Arman berkeras ni ,jika Mila tinggal disini,maka dia yang akan keluar dari rumah ini,tentulah dilema awak ni.kini lah hampir dua bulan Arman tak pulang ,lah rindu Bana awak jo anak awak tu ni,Ndak biasa awak berjauhan dengan Arman
Bu Marni menangis bercerita pada Tek Ma tentang rindu nya pada anak sulungnya itu,sehingga Tek Ma yang awalnya ingin marah menjadi terdiam.
Walau bagaimana pun anak ya tetap anak,tak mungkin juga Bu Marni memilih orang lain ketimbang anak nya .
Tek Ema juga mengakhiri telepon dengan Bu Marni,ia menarik nafas panjang memikirkan nasib anak nya Mila
"mungkin sebaiknya Mila menyerah saja ,dan mencari jodoh lain ,tapi apa Mila mau? Dia sangat menyukai Arman sejak dulu ."gumam Tek Ma
Mila memang sangat menyukai Arman,ia pernah mengatakan pada Tek Ma,itu sebab nya Tek Ma berkeras untuk menjodohkan Mila dan Arman .
Sewaktu tau Arman menikah,Mila drop dan demam tinggi serta mengigau menyebut nyebut nama Arman .
Tek Ema berkata pada Mila akan membantu berusaha mendekatkan Mila pada Arman ,asal Mila mau sembuh,sehingga ia membuat rencana agar Mila bisa tinggal dengan Bu Marni yaitu dengan cara mencari pekerjaan dikota Bu Marni..
Namun sayang,sebagian rencana nya gagal karena Arman sudah membaca rencana tersebut dan lagian ia juga berusaha menjaga perasaan Gea.
Arman tak ingin Gea berprasangka buruk pada nya.
Sementara pagi ini dirumah pak Joko dan Bu Yati mereka sedang sarapan bersama
Sejak selesai subuh Gea membantu ibu nya membuat sarapan ,ia merasa sangat senang karena bisa masak bareng ibu nya ,karena kalo dirumah Arman ia selalu ribut dengan mertua nya.
Namun Gea sama sekali tak pernah menceritakan masalahnya pada ibu nya ,sehingga Bu Yati menganggap Bu Marni telah menerima Gea ,dan hubungan mereka baik baik saja .
"apa dirumah Arman kamu juga sering masak bareng dengan mertua mu Ge ?
"sering dong Bu,sebelum berangkat kerja Gea selalu membantu ibu mas Arman menyiapkan sarapan."bohong nya
"bagus la kalo begitu nak,memang seharusnya sebagai menantu begitu , walaupun kita bekerja ,tapi kita nggak boleh melupakan tanggung jawab kita ."
"ya Bu..
"dengan begitu mertua kita pasti akan menyayangi kita bukan sebagai menantu nya malah akan menganggap kamu sebagai anaknya."jelas Bu Yati lagi dan hanya mampu diamini dalam hati oleh Gea
"Amin Bu,semoga suatu saat mertua Gea mau menganggap Gea sebagai anak nya dan selalu menyayangi Gea ."doa nya dalam hati.
Kedua nya pun kembali larut dalam kegiatan mereka menyiapkan sarapan ...
"dah selesai kok Ge ,sana kamu siap siap ,nanti terlambat."
"ya Bu
Gea pun masuk kekamar nya dan segera bersiap siap untuk berangkat kerja.
"dah selesai buat sarapan nya Ge ."sapa Arman ketika melihat istri nya masuk kamar
"udah mas ,Ge bersiap siap dulu ya
__ADS_1
Arman menganggukkan kepala nya dan tersenyum pada Gea lalu kembali fokus pada laptop nya.
Selesai sholat subuh tadi ,Arman kembali bergelut dengan kerjaan nya sambil menunggu waktu sarapan .
Setelah selesai bersiap Gea tak lupa juga menyiapkan baju kerja suami nya.Arman juga bersiap siap memakai pakaian kerja nya .
"sini mas Ge pasangkan kancingnya ."ujar Gea ketika melihat Arman memakai kemeja nya.
Gea pun membantu suami nya memasangkan kancing kemeja nya ,membuat tubuh mereka berhadapan .
Arman lalu menarik pinggang Gea agar lebih merapat pada tubuhnya membuat kedua nya tak berjarak.
Arman lalu mengecup kening Gea dan menghirup aroma rambut sang istri ,berulang kali.mencium pucuk kepala Gea yang sibuk memasangkan kemeja dan dasi nya
"mas....kita mau berangkat kerja Lo...
"emang kenapa ?"jawab Arman
"ih...ntar mas kelewatan lagi ....nggak jadi jadi ni siap siap nya."jawab Gea dengan cemberut
Arman menjadi gemes melihat bibir Gea yang cemberut manja ,sangking tak tahan nya ia lalu meraup bibir istrinya dengan lembut sambil menekan tengkuk Gea membuat ciuman itu semakin dalam.
Gea yang terkejut dengan ciuman Arman yang mendadak tak memungkiri ia pun menyukainya dan membalas ciuman lembut Arman
Setelah beberapa saat Arman melepas kan ciuman itu lalu ia mengusap lembut bibir istrinya...
"ini selalu membuat ku candu Ge ."ujar Arman
"dah ah...Yok kita sarapan lagi.."ajak Gea karena ia takut Arman akan meminta lebih ,
Dengan senyuman nya Arman menganggukkan kepala nya ,ia pun sadar hari sudah hampir siang ,dan tak mungkin meminta lebih pada Gea .
Kedua nya keluar dari kamar dengan menenteng tas kerja nya masing masing menuju meja makan .
Disana rupanya telah ditunggu oleh Pak Joko dan Bu Yati.
"maaf yah ...Bu.... terlalu lama menunggu kami."sapa Arman ketika hendak duduk
"tak apa nak..."jawab Pak Joko
"yok kita sarapan lagi,ntar kalian terlambat Lo
"ya Bu.
Gea lalu menyiapkan sarapan buat suami nya dan Bu Yati juga menyiapkan sarapan buat Pak Joko.
"ni mas ,ayok sarapan
"iya ... makasih sayang
__ADS_1
Mereka pun menyantap sarapan mereka .