
Jiwa kepo Popy tak luntur meskipun sudah ditegur beberapa kali oleh Gea .
"udah la Pop,itu bukan urusan kita lebih baik kita kembali fokus, tuh lihat berkas berkas numpuk dimeja lo."ujar Gea yang masih melihat keinginan tau an dari Popy.
"eh Ge lu tau nggak kayak nya tiba tiba Pak Gunawan berubah deh."
"maksudnya Lo apa,kok Lo malah mengalihkan ke Pak Gunawan?"
"ia Gea ,tadi ketika gue mengantar berkas kemeja Pak Gunawan,pak Gunawan minta tolong dicari kan pegawai laki laki yang memiliki kemampuan seperti Lo untuk diajak meeting keluar kota."jelas Popy.
"apa jangan jangan gue udah suuzon ya Ama Pak Gunawan."seketika Gea merasa sangat bersalah karena sudah menolak ajakan Pak Gunawan keluar kota yang dipikirannya itu hanya akal akalan pak Gunawan untuk mendekati nya.
"maksud Lo Ge?"
"apa meeting keluar kota itu adalah benar adanya,dan bukan alasan Pak Gunawan untuk mendekati gue, buktinya ia mencari pengganti gue yang laki laki malah."
"terus Lo merasa bersalah gitu dan mau kalo diajak Pak Gunawan keluar kota?"
"ya nggak gitu juga la Pop,bisa dipecat jadi istri gue Ama mas Arman kalo gue sampai pergi Ama pak Gunawan.
"atau apa semua ini ada hubungan dengan kondisi Mona yang gue lihat tadi nggak Ge?"
"gue masih belum tau Pop,gue pun nggak mau menebak nebak nya,takut salah dan takut jadi fitnah.
"ya gue herannya kenapa Pak Gunawan tak mengajak Mona ,padahal gue yakin 100% Mona pasti nggak akan menolak ajakan Pak Gunawan.'
"iya juga Pop, biasa nya Pak Gun mengajak Mona kalo gue nggak bisa diajak meeting ini dia malah mencari pegawai laki laki yang kemampuannya masih diragukan ,apa kabar nya nanti kalo meeting dengan orang yang nggak berkompeten,benar nggak?"
"benar juga sih Ge ,masak tiba tiba mencari pegawai laki laki utk persentase,sedangkan selama ini yang kita tau cuma Lo Ama Mona yang bisa presentasi dengan baik selebih nya mana ada ,ya nggak mungkin pak satpam kan diajak keluar kota buat meeting."ujar asal Popy
"elo kalo becanda yang kira kira dong buk,kok bawa bawa pak satpam,nggak kebayang dong kalo Pak satpam presentasi didepan klien .
"ya habis siapa lagi karyawan laki laki yang bisa diajak meet,secara dikantor ne kebanyakan cewek semua ,laki laki paling OB Ama sekuriti.
"bodo ah...mumet pala gue Pop, terserah Pak Gunawan aja deh mau meeting Ama siapa ."ujar Gea yang kembali ada mode serius dengan pekerjaan nya .
Popy yang juga ikut ikutan puyeng juga beralih fokus pada berkas yang menumpuk diatas mejanya.
Tak terasa hari pun beranjak sore,dimana para pegawai bersiap untuk pulang ,begitu juga dengan Mona yang bersiap siap ,kondisi nya saat ini sudah lebih baik dan tenang,ia pun telah merapikan pakaiannya yang sebelum ia juga kaget mendapati pakaian yang acak acakan dan menggoda bagi lelaki yang melihatnya.
__ADS_1
Ia pun melangkah kan kaki hendak meninggal kantor ,namun begitu keluar dari ruangannya ia pun berdoa dengan Pak Gunawan
Kedua nya sama sama merasa canggung jika mengingat kejadian panas yang mereka lakukan tadi.
"Mona
"ya Pak,ada apa?
"seperti nya saya batal mengajak kamu meeting keluar kota."jelas Pak Gun
"o...kenapa Pak,apa saya melakukan kesalahan ?"
"hal itu tak perlu kamu tanyakan lagi,seharusnya kamu juga bisa menjawab nya sendiri tanpa harus saya jelaskan ."ujar Pak Gun sambil meninggalkan Mona yang masih terbengong bengong.
Baru saja Pak Gunawan melangkah,ia membalikkan badannya menghadap Mona
"saya harap kamu menjaga marwah kamu sebagai seorang perempuan,dan jangan pernah kamu mengulangi lagi perbuatan yang kamu lakukan tadi pada saya,kalo tidak saya nggak akan segan segan memecat kamu secara tidak hormat dari kantor saya.
Mona tertunduk lemas mendengar perkataan Pak Gunawan dan menatap punggung Pak Gunawan yang sudah berlalu dari hadapannya.
Ia merasa tindakan berani yang dilaksanakan nya tadi membuat Pak Gun marah pada nya.
"apa mau bareng gue aja Gea?"tanya Popy yang sudah standby dengan motor kesayangan nya
"nggak usah deh Pop,gue nunggu mas Arman aja."
"Lo dah ngabarin dia blom?
"tadi sih cuma wa aja ,tapi kayaknya dia masih sibuk,soalnya chat gue blom dibacanya."jawab Gea sambil menunjukkan pada Pop chating nya dengan arman yang belum centang biru .
"jadi gimana nih,mau bareng gue aja tau mau nunggu mas Lo?"
"gue nunggu aja la Pop,kalo pun mas Arman nggak datang ,ntar gue pesan grab aja deh."
"ya udah deh ,gue nemani Lo bentar nungguin mas kesayangan Lo .
Karena tak sampai hati melihat Gea sendirian, Popy pun menemani Gea menunggu Arman.
Sementara Arman yang masih berkutat dengan pekerjaan yang nanggung untuk ditinggal,bahkan ia mengabaikan ponselnya yang berdering demi menyelesaikan pekerjaan dengan segera.
__ADS_1
"akhirnya kelar juga nih berkas ."bisa pulang dengan segera nih."gumamnya sambil mematikan komputer nya dan bergegas pulang sambil menyambar ponselnya.
Ia segera keparkiran dan melaju untuk menjemputnya Gea .
Sementara Gea dan Popy yang sudah hampir sejam menunggu Arman merasa tak enak hati dengan sahabatnya nya itu.
"Lo balik aja gih, gue kayak nya pesan grab aja deh."ujar Gea sambil meraih ponsel nya untuk memesan grab.
"kalo gitu Ama gue aja deh pulang nya,ntar makin lama kalo nungguin grab."
"hari dah mau gelap Pop,kalo Lo nganterin gue pulang ,pasti sampai rumah Lo kemalaman,tak apa deh,Lo pulang duluan aja,ntar lagi grab sampai kok."
Disaat kedua nya sedang berdebat,sebuah mobil menghampiri mereka.
"loh Gea kenapa belum pulang ,hari sudah hampir gelap Lo
"iya Pak Gun saya lagi nunggu grab."
"o..kalo gitu bareng saya aja,biar saya antar."ujar Pak Gun lagi sambil terus berusaha agar Gea mau diantar.
"tak apa Pak, terimakasih,biar saya nunggu grab aja,lagian nggak enak udah dipesan juga."
"o...tak apa ,klo gitu cancel aja,biar saya yang antar kamu sampai rumah.
"tak apa Pak,saya bisa pulang sendiri."jawab Gea yang tetap pada pendiriannya tak mau diantar Pak Gunawan.
Dan tak lama grab pesanan Gea pun sampai.
"Popy,Lo balik aja gih,tu grab nya dah datan."
"ok deh kalo begitu ,gue balik ya,Lo hati hati
"Lo juga .. Popy pun pulang meninggalkan Gea
"ya sudah Pak,saya pamit dulu grab nya sudah datang.
"cancel aja Ge,biar saya antar kamu pulang ,"kembali pak Gunawan masih terus berusaha mengantar Gea pulang.
"maaf mas,grab nya dicancel aja,berapa tadi ongkos nya,biar saya bayar."Pak Gunawan langsung menuju ke Abang grab untuk membatalkan orderan Gea ,walau pun Gea sudah Keukeh tak mau diantar .
__ADS_1
Hadeh Pak Gunawan ini benar benar tak mau menyerah....dah jelas jelas ditolak namun tetap aja disosor....