Menantu Terabaikan

Menantu Terabaikan
bab 36.hanya masalah percintaan


__ADS_3

Setelah menunggu agak lama , akhirnya Siska mendengar suara motor Abang nya itu.


Ia pun segera membukakan pintu ,namun ia terkejut karena abangnya datang tak sendiri ,melainkan bersama seseorang yang ia kenal...


Ya ...dia adalah Jak ....sahabat dekat Abang nya yang sekaligus juga dulu pernah sangat menyukai Siska,namun Siska dengan langsung menolak nya ketika Jak menyatakan isi hati nya pada Siska.


"kenapa juga dia datang lagi?"nggak kapok ya udah gue tolak juga."batin Siska


Perlahan ia menatap Satria,Abang nya seolah olah menuntut penjelasan tentang kehadiran Jak dirumah nya.


Seolah olah mengerti dengan tatapan mata Siska, Satria lalu mengajak Siska untuk duduk .


"kamu duduk dulu,ada yang mau Abang sampai pada kamu."ujar Satria.


Siska pun duduk diikuti oleh Jak yang juga duduk bersebrangan dengan Siska .


"sekarang jawab jujur pertanyaan Abang,apa yang sudah kamu lakukan pada perusahaan Pak Rafael,tempat dimana kamu bekerja?"tanya Satria yang membuat Siska bingung dan sedikit terkejut.


"maksud Abang apa ?"


"jawab jujur Siska ,kenapa kamu menyuruh orang untuk menyusup diperusahaan tempat kamu bekerja,dan kenapa ia kamu suruh menyabotase lift dan kamu juga menyuruh nya untuk mengurung seseorang,jelas kan sekarang sama Abang jika kamu mau selamat dari amukan nya Pak Rafael.


"b..ba..ga.... bagaimana Abang bisa tau semua nya bang?"tanya Siska gemetaran mendengar perkataan abangnya.


"Abang tau semua,karena Pak Rafael menyuruh seseorang untuk menyelidiki kejadian itu,dan kamu tau siapa yang disuruh oleh Pak Rafael?" .


"si...si siapa bang?"


"orang yang disuruh Pak Rafael untuk menyelidiki kasus itu adalah orang yang sekarang ada dihadapan kamu."jelas Satria membuat Siska sangat terkejut dan langsung menatap Jak,orang yang sangat ia benci selama ini.


"apa....jadi Jak orang suruhannya Pak Rafael?"


Sejenak Siska memandang Jak dengan tatapan penuh tanda tanya.


Jak yang dipandang pun hanya bisa menarik nafas dan bersikap biasa saja .


Dulu ia memang menaruh hati pada Siska ,namun sejak ia ditolak Siska ia berusaha untuk move on .

__ADS_1


Dan sekarang ia sudah memiliki istri,namun bukan berarti ia tak peduli pada Siska,walau bagaimanapun Siska sudah dianggap nya sebagai adik nya sendiri.


"benar Sis,dan Jak juga sudah mengetahui identitas orang yang kamu suruh itu.Sekarang Jak tinggal memberi tahu semua nya pada Pak Rafael."jelas Satria.


"bang ... Jangan laporkan Siska pada Pak Rafael...jangan bang....Siska takut."ujar nya seraya terisak ,ia berharap Abang nya mau menolong nya.


"Abang nggak bisa bantu kamu Sis,Jak adalah orang kepercayaan Pak Rafael dan ia tak mungkin mengkhianati Pak Rafael."ujar Satria lagi.


"bang Jak ,tolong Siska, Siska takut jika harus kehilangan pekerjaan,dan Siska juga takut kalo semua orang diperusahaan akan menghakimi Siska apalagi jika Pak Rafael melaporkan hal ini ke polisi....tolong Siska bang Jak."Siska melangkah mendekati Jak dan memohon agar Jak mau melindunginya.


Satria hanya bisa diam melihat Siska yang memohon pada Jak,ia pun tak bisa berbuat apa apa,karena ia tahu yang salah disini adalah Siska ,dan Jak tak mungkin mau mengkhianati bos nya yang selama ini sangat membantu kehidupan Jak.


Dulu kehidupan Jak sangat menyedihkan,ia hidup di jalanan tanpa arah ,hingga suatu hari ia terpaksa harus mencuri karena perutnya sangatlah lapar, disaat itu lah ia bertemu dengan Pak Rafael.


Pak Rafael yang berfikir Jak mencuri benar benar hanya untuk sesuap nasi,makanya ia lalu mempekerjakan Jak.


Beruntung nya Jak orang yang sangat pintar dan IQ nya tinggi sehingga ia dengan cepat bisa menguasai komputer dan bisa meretas semua akun dan data data,membuat Pak Rafael sangat menyukai nya.


Sejak saat itu kehidupan Jak perlahan mulai membaik karena kemurahan hati Pak Rafael,itu lah sebabnya Satria berpikir kalo Jak tak mungkin mengkhianati bos nya itu .


"coba kamu jelas kan alasan kamu melakukan semua ini."tiba tiba Jak yang sedari tadi hanya diam mulai bersuara .


Satria yang mendengarkan penjelasan Siska geleng geleng kepala,ia tak menyangka adik nya akan melakukan segala cara untuk mendapatkan cinta Arman.


Jadi inti nya adalah semua ini hanya lah masalah percintaan .


"semua ini hanya karena Siska ingin menggagalkan rencana Arman untuk menjemput kekasih nya bang, Siska sangat menyukai Arman ,Siska tak ingin dia jalan dengan kekasih nya bang,cuma itu motif Siska melakukan semua ini,tak ada hubungan nya dengan perusahaan Pak Rafael ,Siska bukan mata mata pesaing Pak Rafael.


Siska mohon bang,maafkan Siska dan jangan laporkan Siska pada Pak Rafael,Siska janji nggak akan mengulanginya lagi.."ujar Siska pada Jak.


"kamu kayak nggak ada cowok lain aja,kamu tu cantik,mapan jadi untuk apa kamu merebut kekasih orang?"tanya Satria kesal pada adik nya itu.


"Siska sangat mencintai Arman bang sejak dulu, Siska nggak sanggup jika melihat wanita lain bersama Arman.Arman hanya milik Siska seorang bang."


"betul cuma itu motif kamu Siska ,apa nggak ada motif lainnya?"tanya Jak.


"nggak bang , nggak ada motif lain."

__ADS_1


Jak terdiam sejenak sambil berfikir.


Entah apa yang harus ia lakukan sekarang.


"ok ,mulai besok kamu bekerja seperti biasa aja ,jangan ada gerak gerik mencurigakan anggap aja kamu nggak tau apa apa ,dan jangan bahas masalah ini dengan orang lain, siapapun.


Dan pastikan orang suruhan kamu itu untuk pergi yang sangat jauh dan jangan pernah menampakkan dirinya lagi ."jelas Jak .


Siska pun mengangguk kan kepala nya tanda mengerti dengan apa yang diucapkan Jak.


Ia sangat lega karena Jak mau membantu nya dan tak menyerahkannya pada Pak Rafael.


"makasih Bang, Siska nggak akan pernah melupakan kebaikan Abang."


"saran Abang,jangan merusak hubungan orang,cari lah laki laki yang lain ."nasehat Jak.


Mendengar nasehat Jak ,Siska hanya diam saja .


"Jak gue makasih banget karena Lo mau menolong adik gue."ujar Satria


"nggak apa apa Jak,lagian Siska udah gue anggap sebagai adik gue sendiri.


"trus bagaimana dengan Pak Rafael,apa yang akan Lo lakukan?"


"tenang aja Sat gue akan berusaha meyakinkan Pak Rafael, beliau sangat mempercayai perkataan gue ,yang penting tak mengganggu perusahaan beliau."


"Kalo begitu gue balik dulu ya Sat,hari sudah malam,kasihan Istri gue ditinggal sendirian dirumah."


"jadi Abang sudah punya istri?"tanya Siska.


"alhamdulilah,sudah Sis."


Siska hanya terdiam ,ia pikir Jak masih tergila gila padanya , rupanya tanpa sepengetahuan Siska ,Jak sudah memiki istri.


Jak pun meninggalkan rumah Siska ,ia khawatir pada istrinya yang ditinggal nya sendirian dirumah.


Ha....ha.... Siska kepedean .🤭🤭🤭kayak dia aja yang paling cantik....

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen ya 😊😊😊😊


__ADS_2