
Rama pun melajukan motornya membuat Ayu terpaksa memeluk pinggang Rama karena takut jatuh.
Rama yang dipeluk dari belakang mendadak menjadi grogi namun ia bersikap biasa biasa aja,hingga tiba dilampu merah,Rama pun berhenti dan Ayu mengurai pelukannya
"maaf nggak sengaja meluk lo"ujar Ayu grogi
Rama hanya menganggukkan kepalanya tanpa bicara sepatah kata pun.
Tak berapa lama Rama memarkirkan motor nya disebuah kafe ,tanpa mengajak Ayu,Rama langsung memasuki kafe tersebut membuat Ayu hanya bisa menghela nafas nya.
"kalo bukan demi ayah ,aku juga nggak kan mau pergi jalan sama kamu."batin Ayu
"masih mau disitu .?"tanya Rama pada Ayu yang masih berdiri disamping motor sedang ia sudah sampai depan pintu kafe .
Ayu melangkah kan kaki nya menyusul Rama
"kamu mau pesan apa?"tanya Rama acuh sambil menatap menu ditangan nya
"Bukannya yang mau makan itu elo ya
"jadi Lo cuma mau nonton gue makan,buruan pesan ,gue udah lapar kali."
"ya elo aja yang pesan ,kan yang mau makan elo
"gue nggak akan makan kalo Lo nggak makan juga
"apaan si
"gue capek debat Yu,plis pilih lah makanannya dari tadi Lo juga belum makan kan, jangan keras kepala deh."Rama mulai melembutkan suaranya
Ayu agak terkejut melihat perubahan sikap Rama padanya yang sedari tadi jutek habis kini perlahan melunak, memang sedari tadi Ayu belum makan karena sibuk berantem dengan Rama jadi selera makan nya pun hilang.
Ia pun sedari tadi menahan lapar nya namun tengsin didepan Rama.
"ya udah samain aja ?"
"mau nasi goreng nggak?
Ayu pun mengangguk setuju dengan pesanan Rama
Menjelang pesanan mereka sampai keduanya hanya diam ,Rama sesekali mencuri pandang ke Ayu, sementara Ayu sibuk dengan bermain ponsel.
Dreettt... dreeett
"cie...cie yang malam mingguan"wa dari Rina
"siapa juga yang malam mingguan?"
"jangan ngeles,tu sekarang bukannya lagi makan bareng."wa Rina lagi
"ini karena terpaksa Rin ,
"terpaksa apaan
"gue cuma mau bicara Ama Rama ,eh dia malah ngajakin makan
"ha ..ha...kena modus la Lo tu
"nggak la,kayak nya dia emang beneran lapar deh
__ADS_1
"dah mulai membela doi ya
"apaan si Rin ,siapa juga yang mau membela cowok kulkas itu
"ntar jatuh hati kapok Lo ."goda Rina lagi
"makan lah."ujar Rama pada Ayu ketika pesanan mereka sampai.
Namun Ayu masih tak bergeming,ia masih berbalas chat dengan Rina
Perlahan Rama berdiri dan menghampiri Ayu,lalu mengambil makanan Ayu dan mencoba menyuapi nya
"makan la."ujar Rama sambil menyodorkan makanan yang sudah di sendok nya pada Ayu
Ayu yang terkejut dengan perlakuan Rama sontak membuka mulutnya dan menerima suapan Rama .
Rama lalu mengambil ponsel ditangan Ayu dan meletakkan nya diatas meja
"kalo lagi makan itu sebaiknya jangan main hp dulu,apa masih mau disuapin lagi?"tanya Rama dengan nada yang lebih lembut
Seketika Ayu tersadar dan langsung mengambil makanan nya dari tangan Rama
"gue bisa makan sendiri."ujar Ayu salah tingkah.
Rama pun kembali ketempat duduk nya dan mulai menyantap makanannya.
"kok bisa bisanya gue mau disuapin Ama dia?"jadi malu kan."batin Ayu.
Keduanya pun menikmati makan malam mereka tanpa bersuara.
Setelah selesai makan Rama dan Ayu pun saling memandang,seolah olah ingin mulai berbicara namun ragu entah siapa yang mau memulai.
"em... itu...emmm...
"apaan ,Lo lupa apa yang mau Lo bilang
"bukan bukan itu."
"kalo lupa nggak apa apa kok ,kapan ingat aja nanti kita bicarakan lagi."
"nggak nggak ...gue ingat kok
"trus apa an dong..
Ayu kembali diam ,namun Rama kembali mendekati Ayu,bahkan sekarang ia duduk disamping Ayu,mendekatkan wajah nya pada Ayu membuat gadis itu semakin salah tingkah dan jantung nya berdetak dengan kencang.
Perlahan tangan Rama terangkat mengarah ke wajah Ayu,membuat ayu sedikit memicingkan matanya ,berusaha menebak apa yang akan dilakukan Rama padanya .
"maaf ."ujar Rama sambil menyentuh ujung bibir Ayu
"maaf ada nasi di bibir Lo."ujar Rama sambil menunjuk kan sebutir nasi yang tertinggal dibibir Ayu.
Ayu semakin salah tingkah ,karena apa yang ada dibenaknya tadi ternyata salah,..ia salah mengartikan sikap Rama,ia juga semakin malu,bisa bisa nya makan sampai celemotan gitu ,dilihat Rama lagi.
"m...makasih
"ya... sekarang jelaskan Lo mau ngomong apa?"
Tak ada kata kata kasar diantara kedua nya ,Rama melembutkan nada bicara nya tak se ketus tadi dan menatap Ayu dengan tatapan teduh nya begitu juga dengan Ayu yang tak se jutek tadi
__ADS_1
Entah apa yang terjadi diantara kedua nya
"sebelumnya gue minta maaf ke Lo atas sikap gue yang kasar dan jutek Ama Lo,semua itu terjadi karena Lo juga yang terlalu kasar dan jutek duluan Ama gue,gue juga ngucapin makasih banget ke elo karena Lo udah menyelamatkan ayah gue,kalo nggak ada Lo,entah apa yang bakalan terjadi dengan Ayah.
Gue sangat menyayangi ayah gue ,gue begitu khawatir mendengar kalo dia kecelakaan,gue sedih banget melihat kondisi ayah saat itu..."jelas Ayu sambil berusaha menahan tangis nya mengingat kondisi ayah nya kemarin,ia tak berani menatap Rama yang kini duduk disampingnya.
Mendengar perkataan Ayu,Rama lalu meraih tubuh ayu,menarik nya kedalam pelukannya.
Ayu tak menolak ,bahkan ia menumpahkan airmata nya dalam pelukan Rama ,ia pun tak mengetahui mengapa ia tiba tiba jadi cengeng.
"gue juga minta maaf,karena gue juga terlalu ketus ama Lo...maafin gue Yu,keadaan yang membuat sikap gue seperti itu pada Lo ,..maafin gue...
Kedua nya terdiam , Ayu bahkan masih berada dalam pelukan Rama.
Setelah beberapa saat perlahan Rama merenggangkan pelukannya
"maaf ...maaf kalo gue terlalu cengeng.
"emang nggak capek ya nangis terus dari tadi ."ujar Rama sambil mengusap airmata Ayu,membuat ayu terkejut .
"maksud Lo...
"nggak ...nggak apa apa kok,udahan ya nangis nya.
Kedua nya pun semakin salah tingkah.
"apaan barusan ya,kok gue mau lagi dipeluk dia , aarrrgghh, bisa bisa nya gue nangis "batin Ayu.
"kita balik sekarang ?"atau Lo masih mau disini ?"tanya Rama
"kita balik aja Ram,hari semakin malam,lagian tadi gue nggak bilang ama ayah kalo gue pergi ama Lo."jawab Ayu
"ok baik lah.... bentar gue kekasir dulu,Lo tunggu sini aja
Rama pun berjalan menuju kasir setelah membayar ia mengajak Ayu untuk pulang
"udah, yok balik."
"gue antar Lo pulang ."
Ayu pun menghampiri Rama,kedua nya pun melangkah keluar kafe .
Ada pemandangan unik disana ,ketika Rama meraih dan menggenggam tangan Ayu dan Ayu pun tak menolak nya.
Mereka bergandengan keluar kafe menuju parkiran motor.
Rama memakaikan Ayu helm ,lalu membantu ayu menaiki motor sport nya.
"udah .?."kata Rama
"udah ...yok jalan
Rama pun menstater motor nya sebelum jalan ia meraih kedua tangan Ayu lalu diletakkan di pinggang nya,membuat Ayu memeluk nya dari belakang
"pegangan ,nanti kamu jatuh ."ujar Rama lembur
"apa...nggak salah tu dia ngomong pakai kamu???"batin Ayu terenyuh mendengar ucapan lembut Rama
Bakalan ada yang jadian nih nampak nya ...😊😊😊
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen nya ya bestie....biar tambah semangat nulis nya .....