
Arman sangat heran melihat ibu nya yang tetap teguh pada pendirian meski ia sudah menikah.Entah apa yang istimewa pada diri Mila sehingga membuat ibu nya ingin selalu menikahkan mereka.
"kasihan nak Mila disini sendirian ,Tek Ema menitipkan Mila pada ibu karena Mila akan bekerja dikota kita ini,makanya ia tinggal dirumah kita.
"kalau dia mau tinggal dirumah kita kenapa mesti harus Arman yang menjaga nya Bu,kan ada Ayu Ama ibu juga ,Arman harus menjaga perasaan Gea Bu.
"ibu nggak mau tau Man,kamu harus pulang sekarang juga, jangan biarkan Mila sendirian.
"astaghfirullah Bu kan sudah Arman bilang , dirumah kan ada ibu dan Ayu,jadi nggak mungkin Mila sendirian.Arman akan tetap menginap disini,kalau perlu selama Mila disana ,kami akan tetap menginap disini.
Dengan kesal Arman menutup ponsel nya tanpa menunggu ibu nya selesai ngomong.
Arman sangat kesal dengan ibu nya membuat emosi nya menjadi tinggi.
Namun ia merasakan sentuhan lembut ditangan nya membuat hati nya tenang
"mas ...ada apa...kok kelihatan emosi sekali."usapan lembut dari Gea itu membuat ia membalikkan badannya dan menghadap ke istrinya itu.
Senyum manis Gea menyakinkan dirinya untuk selalu menjaga hati dan perasaan si pemilik senyuman itu.
"nggak apa apa sayang
"o...oo...apa mas mau Gea buatkan teh hangat?
"boleh sayang
"sebentar ya mas
Ketika Gea membalikkan badan hendak kedapur,Arman lalu menarik pelan tangannya sehingga mereka kembali berhadapan
"ada apa heum...."tanya Gea pada suami nya yang intens menatap nya
"bagaimana kalo beberapa hari kedepan kita menginap disini aja Ge."ujar Arman sambil menarik pinggang Gea merapat ketubuh nya sehingga mengikis jarak diantara mereka berdua
"Gea terserah mas aja ,tapi apa ibu mas nggak akan marah kalo kita kelamaan menginap disini?"
"urusan ibu biar mas aja yang menghadapi nya,lagian tadi mas sudah menelpon ibu kok."Arman belum siap untuk jujur pada Gea kalo Mila menginap dirumah ibunya.
Dengan senyum manis nya Gea mengangguk setuju malah ia sangat senang jika harus tinggal lebih lama dirumahnya.
"tapi disini pakaian mas tak terlalu banyak,dan laptop dan tas kerja kita juga masih disana ?
"kamu tenang aja,besok pagi pagi kita pulang sebentar kerumah ngambil laptop ya serta beberapa pakaian mas
"iya mas ."jawab Gea sambil terus mengulas senyum dibibir nya membuat Arman tak tahan untuk meraup bibir itu...
"mmmmpphh...mas...
Setelah beberapa detik menyatukan bibir nya ,ia pun melepas kan bibir Gea perlahan ..
"senyuman mu membuat mas nggak tahan Ge...
Gea mencubit lembut pinggang suami nya
"mas ni ih ... Nggak jadi jadi nih buat teh nya
Arman lalu tertawa dan melepaskan pelukannya sehingga membuat Gea bisa kembali ke dapur untuk membuat teh buat suami nya.
Sementara dirumah nya , Bu Marni sangat kesal dengan Arman yang tak mau menuruti permintaan nya untuk segera pulang.Bahkan Arman tak ingin pulang jika Mila masih disana.
__ADS_1
Mila mendapat kan pekerjaan dikota ini dan untuk sementara Tek Ema menitipkan Mila pada Bu Marni.
"pasti si Gea itu udah meracuni pikiran Arman sehingga Arman tak lagi mau menuruti perintah ku."batin Bu Marni
"awas aja kalo mereka beneran nggak pulang "
"siapa yang nggak pulang Bu?"Pak Hasan yang baru pulang untuk makan siang mendengar gerutu an istrinya
"eh... Pak...itu Arman dan Gea katanya nggak pulang malam ini
"memang nya mereka kemana ?"
"mau nginap dirumah ibu nya Gea kata Arman ."
"ya biarkan saja la,sesekali mereka menginap disana ."
"tapi Pak,dirumah kita ada Mila,
"terus apa hubungannya dengan Arman ?"
"ya kan nggak enak aja jika Mila disini tapi Arman tak ada ,kasihan kan Mila sendirian."jelas Bu Marni lagi
"loh ibu ni aneh... sendirian dari mana ,kan ada Ayu,ada ibu juga ada bapak Ama Andre ,kenapa jadi membebankan Arman.
"ih bapak ini nggak ngerti toh,kan biar Mila Ama Arman bisa lebih dekat gitu maksud ibu."
"astaghfirullah Bu...Bu...jangan bilang kalo ibu masih ingin menjodohkan mereka ,Arman sudah menikah Bu,kenapa ibu ini nggak ngerti juga dari dulu.Jangan pernah lagi menjodohkan mereka Bu,atau bapak akan menyuruh Gea membawa Arman pergi jauh jika sikap ibu belum berubah.
Pak Hasan yang semula ingin pulang makan siang mengurungkan niatnya dan meninggalkan Bu Marni untuk balik lagi ke toko nya.
Selera makan nya mendadak hilang melihat sikap istrinya .
Niat hati ia ingin protes pada ibu nya tentang keberadaan Mila yang membuatnya sedikit sial karena harus berbagi kamar dengan Mila .
Melihat ibu dan bapaknya bertengkar, Ayu tak jadi menghampiri ibu nya,ia lalu kembali kekamar nya dan mengambil kunci motor nya dan ponselnya.
"mau kemana Yu?"
Mila yang sedang menyusun pakaian nya bertanya melihat Ayu yang hendak pergi
"kalua sabanta ni."jawab Ayu meninggalkan Mila sendirian dikamar nya.
Sambil melangkah menuju motor nya , Ayu menelpon Rina sahabat nya
"hallo...
"hallo Rin ,Lo lagi dimana?
"lagi rebahan gue,Kenapa Lo nelpon gue."
"gue bete dirumah,gue main kerumah Lo ya
"ya ...gue tunggu
Ayu pun melesat meninggalkan rumah nya tanpa pamit pada Bu Marni.
Ia malas berdebat dengan ibu nya setelah ia melihat dan mendengar sendiri pertengkaran bapak dan ibu nya tadi.
Tak berapa lama Ayu pun sampai dirumah Rina
__ADS_1
"assalamualaikum Tante ."
"eh ada Ayu,masuk Yu
"iya Tan,makasih,Rina ada Tan?"
"ada dari tadi dia belum keluar kamar,masuk aja tuh lihat dikamar nya."ujar Tante Ana ,mamanya Rina
Ayu pun langsung berjalan kekamar Rina dan mendapati Rina yang masih rebahan malas malasan di atas ranjang nya
"woi ..elo anak gadis jam segini masih rebahan aja,pasti Lo belum mandi ya.
Ayu lalu menghampiri Rina dan duduk di ranjang si empunya yang masih malas malasan dengan muka bantal nya.
"Lo kenapa tiba tiba main kemari,pasti Lo ada masalah Ama Rama?"tanya Rina
"emang gue nggak boleh main kemari ,?"
"ya elo kan kalo kemari pas ada masalah aja ,jujur Ama gue ,Lo kenapa ?gue tu dah tau sifat Lo Yu,Lo lagi berantem Ama Rama?"
Ayu lalu ikut ikutan rebahan diatas ranjang Rina dengan menghela nafas panjangnya ia menceritakan kejadian dirumah nya barusan.
"syukur deh...gue kirain Lo ribut Ama Rama ,
"kenapa mesti bawa bawa Rama ,
"ya kali aja...lagian gue juga heran lihat Mak Lo ,kok Keukeh banget jodohkan bang Arman yang jelas jelas sudah menikah,kalo kak Gea tahu pasti kak Gea sedih banget tu."
"iya Rin ,dan gue denger denger lagi bang Arman nggak mau pulang selama ada Mila di rumah
"ya gue setuju tu Ama Abang Lo,ngapain juga nurutin kehendak Mak Lo yang nggak masuk akal .
terus Lo juga mau ikut ikutan bang Arman nggak mau balik kerumah selama ada Mila ?
"ya nggak la,gue kesini cuma lagi bete aja dirumah,kesel gue harus berbagi kamar dengan Mila .
"emang apa salah nya Bu,dia kan kakak Lo juga."
"gue terbiasa sendiri Rin , jadi kalo ada orang lain buat gue merasa kurang nyaman aja berada dikamar gue.
"ya mau gimana lagi,emang sampai kapan dia nginep dirumah Lo
"nggak tau gue ,katanya sampai dapat tempat kos
"o... berarti buat sementara aja dong kalo gitu."
"iya ,tapi kalo ibu gue nyuruh dia tinggal dirumah gue gimana , selamanya dong dia dirumah .
"yah itu sih derita Lo."ujar Rina sambil mengejek Ayu yang sedang lagi galau.
Ayu hanya bisa cemberut ketika diejek Rina
"eh..hubungan Lo Ama Rama gimana?
"ya nggak gimana gimana ...biasa aja
"emang kalian dah jadian ya ?
"jadian apa an ..ditembak aja belum.
__ADS_1
Rina menepuk kepala nya keheranan melihat si Rama yang sampai sekarang belum berani menembak Ayu