
Setelah sampai didepan rumah Siska ,Arman pun langsung pamit pulang,karena ia ingin menjumpai Gea.
"aku duluan ya Sis,.udah sore juga."pamit Arman
"nggak singgah bentar dulu Man?"tanya Siska
"maaf nggak usah deh kayak nya,soal nya aku mau langsung kerumah pacar ku ."jelas Arman
"o...iya la . terimakasih ya Man , karena sudah mau mengantar gue pulang ,dan gue minta maaf karena gara gara gue kalian bertengkar."
"iya,nggak apa apa kok Ge,ini semua bukan salah kamu kok,ini hanya salah paham aja."
"o...iya Man ,kalo Lo mau gue bisa bantu menjelas pada pacar Lo hal yang sebenarnya."ujar Siska lagi
"nggak perlu Sis,aku bisa menjelaskannya nanti,ya udah ya aku permisi dulu ya...
assalamualaikum."ujar Arman lagi.
Kemudian ia melajukan motornya ke arah rumah Gea,guna menjelaskan apa yang sudah terjadi.
Ia berharap Gea bisa lebih mempercayai nya.
Tak berapa lama pun ,Arman telah sampai di rumah Gea.
"assalamualaikum...."salam Arman
"waalaikum salam,eh ada nak Arman ya,mari silahkan masuk dulu nak."ujar Bu Yati
"iya Bu, terimakasih.
Arman pun mengikuti langkah Bu Yati kedalam rumah.
"Gea nya ada nggak Bu?" tanya Arman.
"Lo Gea nya belum pulang,masih dikantor kayak nya."jawab Bu Yati
"Lo kok masih dikantor, tadi Arman berpapasan dengan Gea Bu disimpang depan ,seharusnya Gea udah sampai duluan Bu,tapi kenapa belum sampai ya Bu?"tanya Arman bingung
"yah.... nggak'tau ibu tu nak.kenapa Gea nggak langsung pulang kerumah ya."tanya Bu Yati lagi
"apa kalian bertengkar nak?"
"nggak Bu,cuma tadi ada masalah sedikit dengan Gea,yang membuat Gea marah Bu pada Arman."jelas Arman.
"emang ada masalah apa nak?"
Arman pun menceritakan kejadian sebenarnya masalah diantara mereka.
Alasan kenapa dia harus mengantarkan teman kantor nya pulang.
Bu Yati pun mengangguk angguk kepalanya saat mendengarkan penjelasan Arman sampai selesai.
__ADS_1
"begitu lah Bu,itu sebab nya kenapa Gea marah sama Arman Bu."
"mmmm namanya perempuan ya pasti akan marah nak,namun ia juga salah karena tak mendengarkan penjelasan kamu..
Ya sudah nak,nanti kalo Gea pulang nanti ibu bantu menjelaskan kejadian sebenarnya ya."ujar Bu Yati berusaha menenangkan hati Arman.
"tapi kira kira Gea kemana ya Bu?"hari sudah hampir magrib soalnya."ujar Arman gelisah karena Gea masih belum pulang.
"atau coba kamu hubungi ponsel nya dulu Man."ujar Bu Yati.
"o..iya Bu karena panik jadi lupa menelpon Gea.
Arman pun merogoh kantong nya mengeluarkan ponselnya dan segera menghubungi Gea .
"nomor yang anda tuju sedang tidak aktif cobalah beberapa saat lagi."ujar operator diseberangkan sana.
"nggak aktif Bu ponselnya."
"kamu nggak punya nomor hp Popy?"tanya Bu Yati lagi
"nggak ada Bu,soalnya nggak pernah komunikasi dengan Popy."jawab Arman.
"aduh susah juga ya kalo begitu."ibu pun tak tau lagi harus apa."ujar Bu Yati bingung.
"o.iya ,apa kamu nggak coba mencari kerumahnya Popy,ibu rasa Gea masih disana,mungkin berusaha menenangkan diri nya ."ujar Bu Yati.
"Maaf Bu , Arman pun tak tau dimana rumah Popy."
Disaat kedua nya sedang berfikir, Pak Joko pun memasuki halaman rumahnya.Ia baru saja pulang dari proyek nya.
"assalamualaikum"ucap Pak Joko
"waalaikum salam."jawab Bu Yati dan Arman serentak.
"eh ada nak Arman,sudah lama nak?"tanya Pak Joko
"baru Pak,"jawab Arman sambil menyalami tangan Pak Joko
"ini pada kenapa kok pada murung muka nya?"tanya Pak Joko heran melihat istri nya dan calon menantu nya terlihat gelisah.
"itu pak ,kami lagi menunggu Gea pulang,"jawab Bu Yati
"memangnya kenapa dengan Gea Bu,kok jam segini dia belum pulang?"tanya Pak Joko
"kami ada masalah sedikit tadi pak dijalan ,saya pikir Gea sudah sampai dirumah rupanya sedari tadi Gea belum sampai sampai,jadi kami bingung mau mencari Gea kemana."jelas Arman.
"ada masalah apa memang nya nak ,apa kalian bertengkar?"tanya Pak Joko
Arman pun kembali menceritakan kejadian yang terjadi, membuka Pak Joko senyum senyum sendiri.
"bapak ni orang pada khawatir dia malah tertawa."ujar Bu Yati
__ADS_1
"ya Bu maaf,bapak kelepasan melihat tingkah laku anak anak muda jaman sekarang yang sedang galau.
Ya sudah kita tenang aja semua,paling sebentar lagi Gea pulang ,dia paling hanya mampir sejenak melepas kan kecewa nya ,nama nya juga lagi dilanda cemburu to."ujar Pak Joko.
Bu Yati dan Arman pun agak sedikit lega mendengar perkataan Pak Joko.
"tapi ini sudah mau magrib Pak,ibu takut Gea kenapa kenapa dijalan".
"seng sabar Bu,jangan berpikiran yang tidak-tidak,ibu seperti tak mengenali anak nya sendiri.
Sebentar lagi Gea pasti pulang.Gea itu anak yang mandiri,kuat dan tetap berpikir logis.Gea itu tak pernah mau lari dari masalah,Ia hanya butuh sedikit waktu untuk menjernihkan pikiran nya."ujar Pak Joko lagi.
"kalo begitu izinkan Arman untuk tetap disini ya Pak,Arman mau menunggu Gea pulang."ujar Arman.
"ya nggak apa apa nak,tunggu lah, sebentar lagi Gea pasti pulang,bapak masuk kedalam dulu ya mau istirahat,mandi sebentar lagi azan magrib."
Pak Joko pun melangkah menuju kekamar beliau diikuti oleh Bu Yati.
Sementara itu Arman masih tetap duduk dikursi nya seraya sesekali berusaha menelpon Gea,namun sayang nya ponsel Gea masih dalam keadaan tidak aktif.
Allahu Akbar Allahu Akbar
Azan magrib pun berkumandang namun Gea masih saja belum pulang.
"nak Arman yuk kita sholat magrib dulu,"ajak Pak Joko
"kebelakang dulu nak ambil wudhu dulu."ujar Bu Yati lagi.
"ya Bu."
Arman pun berjalan kebelakang untuk berwudhu.
Tak lama mereka bertiga pun melaksanakan sholat magrib berjamaah diimami Pak Joko.
Setelah sholat Arman sedikit demi sedikit merasa tenang.Didalam doa nya ia berharap ia dapat menyelesaikan masalah ini dengan baik baik dan berharap agar Gea segera pulang.
Setelah selesai sholat , Bu Yati pun bergegas kedapur untuk menyiapkan makan malam.
Ia pun mengajak suami dan Arman untuk makan malam bersama.
"yuk nak kita makan malam dulu,ibu sudah menyiapkan semua nya."ajak Pak Joko
"maaf Pak,bapak dan ibu duluan saja, Arman masih belum lapar dan tidak ada selera pak sebelum Gea pulang.
Pak Joko pun mengerti apa yang sedang dirasakan oleh Arman.Ia menyadari betapa besarnya cinta Arman pada anak gadis nya itu.
Ia pun memutuskan untuk menunda makan malam mereka sampai Gea pulang.
Ia duduk di halaman rumah menemani Arman menunggu Gea pulang.
Aduh Ge cepat balik dong....nggak kasihan tu Ama doi
__ADS_1
author aja kasihan nih lihat bebeb Arman gelisah Mulu...yuk kita doain sama sama biar Gea cepat pulang ya ....