Menantu Terabaikan

Menantu Terabaikan
bab 88 kesedihan Ayu


__ADS_3

Tok...tok...tok..


"masuk."


"permisi Pak."


"ya ada apa Mona ?"


"maaf Pak,Mona hanya mau menanyakan apakah jadi kita pergi meeting keluar kota nya Pak?"


Pak Gunawan terdiam sejenak , sejujurnya dihatinya masih ingin mengajak Gea pergi,namun ia juga tak bisa memaksa kan kehendak nya


"ok..baik la,kita akan pergi berdua ,tolong kamu siap kan berkas berkas nya dan kami pelajari file nya ."


Dengan senyum sumringah Mona bersorak kegirangan.


"makasih Pak,nanti akan Mona siap kan segala sesuatu nya .


"kamu juga jangan lupa menyiapkan pakaian ganti karena kita akan meeting selama kurang lebih hari.


"baik la Pak,saya permisi dulu."


Mona pun meninggal ruangan Pak Gunawan,ia merasa senang karena dipilih untuk menemani Pak Gunawan meeting keluar kota .


Ia merasa posisi nya sudah aman sekarang ,karena saingannya yaitu Gea tak mungkin ikut .


Sementara itu Ayu yang hendak pergi kesekolah terpaksa terhenti dilampu merah ,ia berkali kali menatap jam ditangan nya,dan berdoa semoga lampu merah segera berubah menjadi hijau karena ia sudah terlambat ,padahal ia berangkat seperti biasa namun semalam ia lupa mengisi bahan bakar motor nya ,jadi pagi ini ia terjebak di antrian pom bensin.


Disaat menunggu dan berdoa ,tiba tiba disampingnya juga berhenti sebuah motor sport yang tak asing baginya .


Dan ketika ia menoleh kearah yang punya motor ia sangat terkejut karena yang empu nya motor adalah sosok yang sangat ia rindukan .Terlihat raut wajah bahagia di wajah Ayu melihat Rama disampingnya nya ,namun kebahagian itu perlahan sirna karena ia melihat sosok wanita dibelakang Rama , membuat hati Ayu seperti terkikis .Sakit sekali.


Ditambah lagi si wanita itu memeluk erat pinggang Rama .Bulir bulir air mata yang telah menganak di pelupuk matanya yang seolah olah berlomba untuk segera terjun bebas .


Entah mimpi apa dia semalam ,pagi ini banyak kesialan menghampiri nya,dari terjebak di pom bensin,lalu terjebak dilampu merah dan mendapati pemandangan yang menyakitkan di pagi ini .


Ketika air mata itu tak bisa lagi kompromi dan langsung jatuh mengalir deras ke pipinya , bertepatan pula dengan Rama yang juga menoleh ke arah nya.


Dengan segera Ayu memalingkan wajah nya seolah olah hendak menyembunyikan kesedihannya.


Namun sayang hal itu telah terlanjur dilihat oleh Rama ,ketika Rama hendak menyentuh pundak Ayu, seketika itu juga doa ayu terkabul lampu merah pun berganti dengan lampu hijau,membuat Ayu melajukan motornya tanpa mau menoleh lagi ke arah Rama.

__ADS_1


Rama yang tak bisa berbuat apa apa juga langsung jalan namun dengan arah yang berbeda.


Sesampai diparkiran sekolah ,Ayu berusaha menata hatinya dan menghapus air mata yang membasahi pipi nya .Ia benar benar tak menyangka kalo sosok yang selama ini menghilang dan yang ia rindukan membuat nya kecewa.


Sejak acara perkemahan selesai ,Rama tiba tiba menghilang hanya sesekali chat ke Ayu namun tak pernah lagi bertemu,yang terkadang membuat Ayu merindukan sosok Rama ,namun sebagai perempuan tentu ia menjaga harga diri nya .


Setelah menenangkan hati , Ayu melangkahkan kaki menuju kelasnya dengan semangat yang telah rapuh


"hai bestie kok Lo telat, untung aja Pak Untung belum masuk ,kalo nggak bisa bisa kena usir Lo Ama Pak Untung."cerocos Rina begitu melihat Ayu.


"memang memang beruntung deh gue kalo gitu ."saut Ayu lagi tanpa semangat membuat Rina heran melihat bestie nya yang sepertinya nggak ada semangat hidup.


"hai elo kenapa sayang,kok lemes gitu,Lo belum sarapan ya,kalo gitu ayok gue traktir kita kekantin sekarang yok... mumpung Pak Untung belum masuk."


Rina pun menarik tangan Ayu.


"apaan sih Rin ,siapa juga yang mau kekantin , bentar lagi Pak Untung masuk loo


"Lo serius nggak mau diajak kekantin,gue Lo yang traktir,jarang jarang kan gue mau traktir Lo ."ujar Rina lagi.


"serius Rin ,gue nggak lapar tadi juga udah sarapan dirumah ."


"terus kenapa Lo nggak semangat gitu ,mata Lo kok sembab ,Lo habis nangis ya "


Rina yang dibentak Ayu perlahan diam dan menyadari kalo sahabatnya ini sedang ada masalah,terlebih ketika ia melihat sembab dimata Ayu


"oke...oke...gue tau Lo ada masalah,tenangkan diri Lo dulu ,kalo Lo dah siap,gue akan selalu ada disini buat dengerin masalah Lo."


Ayu menjadi bersedih kembali,ia tau kalo ia salah karena sudah membentak sahabatnya.Ayu hanya bisa berdiam diri dan berusaha sekuat tenaga untuk mengontrol emosi nya agar tak kelepasan sampai menangis ,karena akan mempermalukan dirinya sendiri.


Tak berapa lama pun Pak Untung masuk kekelas mereka .


"pagi anak anak...


"pagi juga Pak...


"maaf ya bapak telat."


"besok besok kalo kami telat kami minta maaf juga ya Pak."celetuk salah seorang siswa.


"iya deh....besok besok bapak nggak telat lagi...janji. Pak Untung yang sebenarnya telat masuk karena ia dipanggil oleh Kepala sekolah.

__ADS_1


Proses belajar mengajar pun berlangsung seperti biasa nya.Ayu pun berusaha untuk tetap fokus dan tak mau memikirkan Rama lagi .


Disela sela konsentrasi tiba tiba ada chat masuk ke hp Ayu,tertulis nama Rama disana


"maaf ."


Hanya itu yang muncul diponsel Ayu, pernyataan maaf dari Rama ,namun ayu tak ada niat hendak membuka chat dari Rama itu dan membiarkan nya centang abu abu .


Hingga jam istirahat, Ayu masih tak ada niat membuka chat dari Rama tadi , membuat si pengirim merasa resah lalu menelpon langsung ke ponsel Ayu.


Ayu yang masih mode diam , hanya duduk dikelas memperhatikan teman teman nya yang berlalu lalang tanpa ada niat untuk ikut bergabung bersama mereka .


Dreeett.... dreeett


Ketika ponsel nya berbunyi,ayu dengan malas meraih ponsel nya tertulis nama Rama disana dan ia hanya melihat saja ,tanpa ada niat untuk mengangkat panggilan itu.


Ayu lalu meletakkan kembali ponselnya diatas meja dan kembali termenung.


Dreeett dreeett


Ponsel itu kembali berbunyi


"loh kok nggak diangkat Yu,itu Rama loh yang nelp Lo ."tanya Rina yang baru saja masuk dan mendengar serta melihat panggilan diponsel Ayu.


"biarkan saja la."dengan malas Ayu menjawab


"fiks ini pasti ada apa apa dengan Lo .Lo masih nggak mau cerita Ama gue , please Yu berbagi Ama gue ,jangan Lo pendam sendiri,gue disini...gue selalu ada buat Lo...dengan cerita beban Lo pasti berkurang."Rina menggenggam tangan sahabatnya itu yang masih terdiam dan murung.


Perlahan Ayu menatap Rina dengan sayu dan kesedihan yang jelas terlihat diwajah nya .


Setelah tak kuat menahan kesedihannya sendiri, Ayu lalu berhamburan kepelukan Rina dan menumpahkan segalanya di pundak sahabatnya itu....


hiks....hiks....hiks...


Tangis nya pun pecah membasahi baju Rina


kesedihan yang mendalam yang tak pernah dialami nya seumur hidup nya .


Thor....Thor...sedih amat sih bab ini


Amit ....amit....moga moga kita nggak ngalamin putus cinta ya

__ADS_1


Sekedar pesan aja ,menyukai lawan jenis itu tak boleh sepenuh hati karena jika ia pergi atau selingkuh dari kita maka akan membawa hati kita sepenuhnya....


CK...CK....CK...kayak yang benar aja nih author nya


__ADS_2