
"Gimana Ge presentasi tadi,berhasil nggak?"tanya popy yang penasaran akan hasil meeting kedua Gea hari ini.
Dengan senyuman yang mengambang Gea mengangguk kan kepala nya
"Alhamdulillah berhasil Pop".
"Yee...Yee...
Dengan reflek Popy memeluk Gea ,ia sangat bahagia mendengar keberhasilan Gea .
Ia juga tak menyangka kalo selama ini ternyata Gea mahir dalam melobi klien.
"wah...wah...gue nggak nyangka ya ternyata seorang Gea mampu melobi para investor,kalo setiap meeting kamu ikut,dijamin perusahaan kita bakal buka cabang dimana mana karena proyek kita tembus terus."ujar Popy dengan antusias .
"apaan sih buk biasa aja la,mungkin kebetulan aja lagi.
"Lo tu ya selalu aja merendah,Lo memang hebat Ge,ada bakat terpendam rupanya."
Kedua nya sangat bahagia dengan keberhasilan Gea namun berbeda dengan Mona yang sedari tadi tanpa sengaja mendengar pembicaraan kedua nya.
Ia sangat kesal mendengar Gea berhasil melakukan presentasi dengan baik
Ia juga tak menyangka kalo Gea berhasil memenangkan tender dari perusahaan Pak Burhan.
"kok bisa anak itu menang tender,pakai ilmu apa ya dia?"batin Mona keheranan.
Tak hanya Mona dan Popy yang heran atas prestasi Gea beberapa hari ini, Pak Gunawan sebagai pimpinan mereka pun sangat terkejut dengan kemampuan Gea.
Di Ruangan nya ia sedikit melamun dan berpikir apa yang akan dilakukan nya sekarang, mengingat Gea telah berhasil memenangkan 2 proyek.
Ia berniat mengangkat Gea menjadi pendamping nya dalam meeting menggantikan Mona.
Namun ia juga masih bingung, haruskah Mona dipindahkan kebagian lain?
Tapi rasanya tak etis jika ia memindahkan Mona yang telah lama menjadi sekretaris nya dan yang menemani nya meeting selama ini .
Huuffff ... Pak Gunawan menarik nafas panjang
"lebih baik aku beri Mona kesempatan dulu,dengan mengikutkannya pada meeting selanjutnya,jika ia berhasil aku akan mempertahankan nya sebagai sekretaris ku,tapi kalo dia gagal , otomatis Gea akan memegang jabatan Mona."batin Pak Gunawan.
Jam makan siang pun menghampiri,setiap karyawan berhenti bekerja sejenak guna menikmati waktu istirahat mereka..
"kantin yuk Buk!"ajak Gea pada Popy
"boleh tapi traktir ya,hitung hitung merayakan keberhasilan Lo tadi."ujar Popy
"apaan sih main raya kan rayakan segala... berlebihan tau."sahut Gea
__ADS_1
"ye ..tak apa la Buk,sekali sekali."
"Dah yuk ke kantin bawel mulu ,ntar aku traktir deh."sahut Gea lagi
Namun baru saja mereka keluar dari ruangan nya rupanya mereka sudah ditunggu oleh Pak Gunawan.
"Gea, Popy yok ikut saya kita makan diluar,"ajak Pak Gunawan.
"wah ada apa nih Pak?"tanya Popy
"saya akan mentraktir kalian semua sebagai bentuk ucapan terimakasih pada Gea sekaligus merayakan keberhasilan Gea memperoleh 2 proyek,saya yang traktir kalian semua."ujar Pak Gunawan seraya tersenyum pada karyawan nya.
"maaf Pak,apa nggak berlebihan ya,"tanya Gea
"apa nya yang berlebihan Ge,saya justru berterimakasih pada kamu ,berkat kamu kita dapat proyek lagi,sudah dua kali Lo kamu membantu saya."jelas Pak Gunawan.
"ya udah yok kita makan siang di restauran depan,saya yang traktir,kalian bebas mau pesan apa aja."seru Pak Gunawan lagi.
"hore.....mereka pun bersorak dan bergegas mengikuti Pak bos makan siang diluar.
Mereka sangat senang dengan royalitas atasan mereka.
Berbeda dengan Mona yang nampak tidak senang dengan perlakuan Pak Gunawan pada Gea,yang menurut nya terlalu berlebihan dan ia juga kesal melihat sikap Gea yang terlalu merendah yang seolah olah sengaja merendah didepan Pak Umar untuk meraih perhatian Pak Gunawan.
Dengan muka masam dan menggerutu dalam hati ia mengikuti langkah karyawan karyawan lainnya.
"emang kenapa dia Pop?"
"mukanya jutek banget,kayak kesal gitu liat Lo diperlakukan istimewa Ama Pak Gunawan."
"ih mana ada Pak Gunawan bersikap istimewa Ama gue,biasa aja kali.ntar yang lain dengar bisa bisa dibilang gue ada apa apa Ama Pak Gunawan."ujar Gea
"iya....iya Buk,tapi beneran Lo muka si Mona tu jutek banget."
"biarkan aja la Buk,mungkin dia lagi dapet."
Kedua nya pun tertawa renyah dan tak mau ambil pusing dengan sikap Mona.
ketika sudah sampai didalam restoran,Gea pun memesan makanannya,namun sesaat dia teringat dengan kekasih nya.
Ia pun segera menghubungi pacar nya itu
"hallo assalamualaikum mas."
"waalaikum salam Ge."
"mas lagi apa mas?"
__ADS_1
"mas lagi dikantin,lagi nunggu pesanan makan siang datang,ada apa Ge?"
"o.. Nggak ada apa apa mas ,cuma mau ngingetin mas untuk makan siang,takut nya mas kelupaan."
"ya makasih sayang udah peduli ,kamu udah makan belum?"
"ya mas ini juga lagi nunggu pesanan datang,lagi dapat traktiran dari Pak bos."
"tumben bos kamu traktir,ada apa tu ,jangan jangan ada udang dibalik batu?"
"ih nggak boleh berprasangka buruk mas,bukan Gea aja kok yang dapat traktiran,tapi semua karyawan."
"o...ya maaf Ge mas nggak tau ,emang kenapa pada ditraktir semua?"
"iya mas ,udah dua hari ini Gea memenangkan tender,jadi Pak Gunawan merayakan kemenangan ini dengan mentraktir kamu semua."
"wah ternyata calon makmum ku hebat ya ,bisa memenangkan 2 proyek."
"ah mas biasa aja kok mas."ya udah dulu ya mas,kayak nya pesanan kami udah datang"
"iya Ge,mas makan siang dulu ya...bye bye sayang, assalamualaikum."
"waalaikum salam."
Kedua nya pun sama sama menikmati makan siang mereka ditempat yang berbeda.
Pak Gunawan tak segan segan berbaur dengan para karyawan nya,bahkan menu makan siang mereka pun tak jauh berbeda.
Mereka makan sambil sesekali diselingi dengan canda tawa .
"kalo sering sering gini bakalan hemat yang kantong kami nih Pak."ujar Dedi salah satu staff Pak Gunawan
"ha...ha..iya juga.mudah mudahan Gea selalu memiliki ide ide cemerlang agar bisa memenangkan beberapa tender lagi."jawab Pak Gunawan
Seharusnya kalian semua berterima kasih pada Gea,karena Gea lah kalian bisa makan sepuasnya disini."tambah Pak Gunawan lagi
"iya ya Pak,kami sangat berterimakasih pada Gea."ujar Dedi lagi.
Tiba tiba para karyawan mendadak berdiri dari tempat duduk mereka lalu dengan serentak dan menghadap kearah Gea lalu mereka membungkukkan badan nya seraya berkata
"Bu Gea, terima kasih banyak atas prestasi."ujar para karyawan membuat Gea seketika terkejut dan sontak mendadak menjadi serba salah.
"maaf ...maaf tolong jangan begini,saya nggak enak,kita sama sama karyawan disini tak ada beda nya,mari silahkan lanjutkan makan nya ."ujar Gea kikuk.
Sementara dikursi yang lain , seorang wanita yang menyaksikan pertunjukkan ini membuat hati nya mendidih,kesal dan marah bercampur aduk melihat para karyawan sangat memuliakan Gea.
"awas aja Lo Ge....
__ADS_1