
Dikantor Arman ,ia tak luput dari godaan para teman teman sekantornya.
"wah...wah...kok dah masuk kerja aja Pak...cepat amat ngambil cuti nya."goda Dedi si pak mantri
"yah mau gimana lagi bosque ,dari pada disuruh cuti selamanya oleh si big boss ."jawab Arman
"gimana Man , enak ya sekarang dah nikah aja."
"ya enak la Ded,kalo malam ada yang bisa dipeluk ,nggak meluk guling lagi,makanya lo buruan dong ,betah amat Lo menjomblo ."jawab Arman lagi.
"yah mau gimana lagi,bukannya kita yang betah menjomblo,namun jodoh tu tak datang datang ."
"elo sih banyak milih milih"
"milih sih nggak bro,tapi belum sehati aja
"saran gue sih ikutin kata hati lo aja ,jangan ikutin nafsu Lo."nasehat Arman
Kedua sahabat itu asyik bercerita hingga tak lama Dedi pergi kembali keruangan nya,dan kedua nya pun fokus kembali bekerja.
Disaat fokus kerja ,Arman tiba tiba Ingat akan istri nya ,mendadak ia merasa rindu , padahal baru berpisah belum ada tiga jam,ia pun merogoh ponselnya dan menghubungi istrinya lewat chat.
"assalamualaikum makmum ku."
"waalaikum salam imam ku "jawab Gea
"mas kangen."
Gea tersenyum melihat chat dari suami nya yang kangen padanya.
"nanti siang mas jemput ya ,kita makan siang bareng."
"ya mas ."
"jangan genit genit ya sayang ,karena kamu sekarang hanya punya mas ."ujar Arman
"iya mas ku sayang....sekarang Gea kerja dulu ya ,mau meeting dengan pak bos."
"ya .... assalamualaikum sayang."
"waalaikum salam mas"
Arman kembali fokus kembali pada laptop nya,ia merasa sudah mendapatkan nutrisi dari Gea ,walau hanya chating an saja ,namun itu sudah lebih cukup untuk menambah semangat nya bekerja.
Sementara itu dirumah Arman ,selepas Arman dan Gea berangkat Bu Marni yang tadi hanya sarapan teh hangat saja karena gengsi memakan nasi goreng buatan Gea ,mendadak perut nya lapar .
Dengan terpaksa ia kemudian mengambil piring dan mencicipi nasi goreng buatan Gea.
Ia sangat terkejut karena tak menyangka jika nasi goreng buatan Gea sangat enak ,bahkan ia sampai nambah sarapan nya.
"ibu ...lahap sekali makan nya."ujar Andre yang baru saja pulang dari bekerja .
"eh..... iya...ibu belum sarapan tadi,apa kamu mau sarapan juga?"
"ya mau la Bu
"sini ,ini masih ada kok."
Bu Marni lalu menyendok kan nasi goreng buatan Gea untuk Andre .
__ADS_1
"siapa yang buat nasi goreng ini Bu?"
"ya kakak ipar mu la
"pantesan ,karena Andre dari awal tau kalo ini bukan buatan ibu.".
"kenapa ,nasi goreng nya biasa biasa aja kan?"
"siapa bilang Bu,ternyata kak Gea pintar masak juga ,enak kok Bu."
"alah biasa aja pun rasanya."
"tapi Andre salut Ama kak Gea bukannya kak Gea mulai kerja Bu hari ni,kok masih sempat buat sarapan ?
"alah cuma sarapan doang kok nggak sempat,yang namanya sudah menikah tentu harus menyiapkan sarapan buat suami."jelas Bu Marni lagi
"iya Bu,tapi kan kak Gea juga baru menikah ,dirumah nya pasti dimanja oleh kedua orang tua nya ,apalagi kak Ge anak tunggal,
"trus ibu juga harus memanjakannya gitu?"
"ya apa salah nya Bu."
"kamu ini ngomong kok makin ngelantur,dah cepat selesai kan sarapan mu."
Bu Marni lalu meninggalkan Andre yang masih menikmati nasi goreng buatan Gea .
"ibu ...ibu...katanya biasa aja rasa nya ,tapi habis dua piring nasi gorengnya, apa salahnya sih mengakui kalo kak Ge itu menantu terbaik .."batin Andre
Menjelang makan siang ,Arman menghentikan sejenak pekerjaan nya dan bersiap menjemput Gea untuk makan siang bareng.
Dan tak lama sampailah Arman diparkiran kantor Gea yang disana Gea sudah menunggu dijemput suami nya itu.
"emang nggak sibuk ya mas,sampai bisa ngajak makan bareng."tanya Gea
"sesibuk apa pun kalo buat berduaan dengan kamu,pasti mas selalu ada waktu."jawab Arman
"kita makan disini aja ya Gea ?
"iya mas."
Mereka pun memasuki rumah makan dengan bergandengan tangan seperti orang mau nyebrang.
"Gimana hari pertama dikantor mu sayang ?"
"biasa aja mas,tapi ya masih banyak ledekan dari teman teman."
"iya sama mas juga,diledekin terus suruh honey moon lagi,padahal mereka nggak tau aja kan kalo kita tiap malam selalu honeymoon,ya kan sayang."ujar Arman sambil mengedipkan sebelah matanya pada Gea
"apaan sih mas ,kan malu didengar orang."
"kenapa mesti malu ,kan sama istri sendiri."
Tak lama pesanan mereka datang,mereka pun menyantap makan siang mereka dengan mesra.
Sesekali Arman menyuapi Gea dan mengusap lembut bibir Gea yang makan nya belepotan.
Keromantisan mereka membuat sebagian pengunjungnya yang sedang memperhatikan mereka menjadi sangat iri.
Setelah makan siang Arman kembali mengantar Gea ke kantor nya dan ia juga kembali menuju kantor nya
__ADS_1
"cie....cie...perasaan setiap makan siang Lo selalu ngajak gue makan dikantin ,sekarang Lo makan siang diluar tanpa basa basi ngajak gue,emang Lo ya ."celoteh Popy
Gea hanya tersenyum mendengar Popy merepet
",tadi mas Arman ngajak gue Pop,nggak mungkin kan gue tolak,dosa tau nolak perintah suami."jawab Gea
"iya lah yang udah punya suami,kalah sama kita yang masih jomblo ."
Kedua nya pun kembali melanjutkan pekerjaan mereka ,namun tanpa mereka sadari dari Pak Gunawan mendengarkan mereka .
Ia kebetulan lewat .
Sejenak terlihat wajahnya menjadi muram dan bersedih.
Ia sedih karena terlambat menyatakan cinta pada Gea ,ia juga sedih pada akhirnya dia tak bisa memiliki Gea dan ia juga harus mengubur dalam dalam perasaannya pada Gea .
"kayak nya aku harus jaga jarak Ama Gea ,biar bisa move on dari nya."batin Pak Gunawan
Tapi gimana caranya ,karena hampir setiap saat ia harus berdekatan dengan Gea ,karena ia dan Gea selalu meeting bersama .
Perlahan ia mengusap kasar wajah nya karena pusing memikirkan cara untuk menjauhi Gea yang selalu ia butuh kan dalam pekerjaan.
tok....tok....tok...
Disaat kegalauan nya,pintu nya pun diketok seseorang
"masuk."
Tak lama muncullah Mona dengan pakaian ketatnya dan rok span diatas lutut,berjalan berlenggak lenggok kearah pak Gunawan,membuat Pak Gunawan sedikit merasa gerah
"ada apa Mona ?"
"bapak nanti sejam lagi kita mau meeting dengan perusahaan Pak Erik ."jawab Mona dengan suara yang sedikit mendayu dayu menambah kegerahan dihati Pak Gunawan.
"o..ya sudah nanti saya akan hubungi Gea."
Mendengar nama Gea ,Mona mendadak menunjukkan sifat aslinya .
Ia menghentakkan kaki nya dan hendak berlalu dari hadapan Pak Gunawan.
Namun sejenak Pak Gunawan kembali teringat pada niatnya untuk menjauhi Gea maka ia kembali memanggil Mona yang sudah hampir sampai didepan pintu.
"Mona ."
Mona pun menoleh dan membalikan badannya kembali melangkah ke arah Pak Gunawan
"ada apa Pak."
"kamu saja yang menemani saya meeting dengan Pak Erik.
Mona pun tersenyum dan dengan refleks ia berlari kearah Pak Gunawan dan lantas meluk nya.
Pak Gunawan terkejut dengan perlakuan Mona.
"eh maaf Pak,saya begitu senang bisa menemani bapak kembali ,karena bapak selalu mengabaikan saya jika ada Gea dikantor ."curhat Mona sambil mengelus dada Pak Gunawan
Perlahan Pak Gunawan menarik nafas nya melepas kan semua bebannya lalu menurunkan jemari mona yang bermain didada nya.
"ini berkas nya ,tolong kamu pelajari ,nanti setengah jam lagi saya jemput kamu diruang kamu."jelas Pak Gunawan.
__ADS_1