
Gea yang baru saja menyelesaikan meeting dengan Pak Arsyad menarik nafas panjang setelah mendengar kabar dari Ayu,kalau calon ayah mertua nya sedang kecelakaan.
Ia pun bersiap untuk segera menuju kerumah sakit .
"maaf Pak,mohon maaf sebelumnya atas kelancangan saya,apa boleh saya pamit pulang terlebih dahulu?"
"ada apa Ge ,kamu terlihat sangat panik?"
"calon ayah mertua saya sedang dalam kecelakaan Pak,jadi saya harus kerumah sakit saat ini juga."
"oh ya udah Ge, tak apa apa ,kamu pergilah lihat kondisi mertua kamu."ujar Pak Arsyad
"iya Ge ,pergilah ajak pak supir biar dia yang antar kamu biar cepat sampai."ujar Pak Gunawan.
Gea pun langsung pergi menuju rumah sakit diantar pak supir .
Sesampai dirumah sakit Gea terkejut melihat keberadaan Diki disana
"loh Dik,kamu ngapain disini,siapa yang sakit?"
"kak Gea ,kok kak Gea disini?"
"kamu tu ya ditanya kok balik nanya."
"eh iya kak, Diki sama Rama baru aja mengantar bapak bapak kecopetan,sekarang lagi nunggu keluarga sibapak datang."jawab Diki
"kalo kak Gea ngapain?"mau jenguk yang sakit ya,siapa yang sakit kakak?"
"iya ,kakak mau lihat calon ayah mertua kakak,katanya baru aja kecelakaan,Kakak mau melihat kondisi nya .
"o...gitu ya kak.
"kakak permisi dulu ya,mau nanya sama suster dulu."pamit Gea
"permisi sus,pasien yang baru saja kecelakaan dimana ya?"
"siapa nama nya Bu,soal nya banyak juga pasien yang baru kecelakaan."jawab suster
"o.iya sus,nama nya Pak Hasan Basri."
"siapa kak?"tanya Diki yang terkejut mendengar Gea menyebut nama Pak Hasan Basri.
"kenapa Dik?"tanya Gea bingung
"ayok kak Diki antar,bapak yang barusan Diki tolong nama nya Pak Hasan Basri kak."
Tanpa bertanya lagi Gea langsung mengikuti langkah Diki.
Tiba di ruang IGD tempat Pak Hasan diperiksa sudah ada Rama yang berjaga menemani Pak Hasan .
"astaghfirullah ayah...ujar Gea melihat calon mertua nya terbaring di bangsal rumah sakit.
"ayah emang nya kenapa Diki?"tanya Gea
"Pak Hasan tadi dirampok orang Kak dipintu ATM,mungkin perampoknya sempat memukul kepala si bapak,maka nya bapak pingsan karena ada memar dikepala bapak."jelas Rama
"tapi bapak nggak apa apa kan dek?"
"belum tau kak soalnya masih menunggu hasil Rontgen dulu ."jelas Rama lagi
__ADS_1
"terimakasih ya Diki dan dek Rama udah mau menolong ayah kakak,kalau nggak ada kalian berdua entah apa yang akan terjadi pada ayah mertua kakak."
"nggak apa apa kok kak,lagian kami tadi kebetulan lewat disana."jelas Diki.
"apa kakak udah menghubungi anak anak Pak Hasan ,maksud Diki calon suami kakak apa sudah tau kabar ini?"
"astaghfirullah iya Dik,kakak lupa memberitahu mas Arman , sebentar ya kakak telepon dulu.
"Tut.....Tut....Tut...
"ya assalamu'alaikum Ge ."
"waalaikum salam mas ,
"ada apa Ge?"
"hp kamu kenapa mati tadi mas ,Gea sama ayu nelepon mas terus dari tadi?"
"iya Ge,mas lagi di tugas kan jadi bagian teller hari ni jadi hp mas matikan dulu,ada apa memangnya.?
"ayah kecelakaan mas , sekarang berada dirumah sakit xxx ,ayah harus ditangani segera dan meminta persetujuan keluarga nya.
"astaghfirullah ayah,tapi ayah nggak parah kan Ge ?"
"ayah sekarang masih pingsan mas ."
"ok mas izin kekantor dulu ,kamu coba telp Andre dulu ,mana tau dia bisa lebih cepat sampai,nanti mas kirimkan nomor hp nya
"iya mas "
Setelah mendapatkan no Andre ,Gea pun langsung menelpon Andre...
"Ndre....teriak Gea sambil memanggil Andre
"kak gimana keadaan ayah?"
"ayah masih belum sadar, Ndre,sekarang lagi menunggu dokter dulu." jelas Gea .
"kejadian nya seperti apa kak,kok ayah sampai seperti ini.?"tanya Andre
"bapak dirampok pas keluar dari ATM ,dan perampoknya sempat memukul bapak, untung ada yang menolong bapak tadi
"siapa kak, siapa yang menolong ayah.
Gea memberi tahu kalo Diki dan Rama lah yang telah menolong ayah nya
"kebetulan Diki adalah adik sepupu kakak Ndre."
"oh...iya kak,makasih ya adek adek telah menolong ayah Abang,.ujar Andre
"ya bang ,kami cuma kebetulan aja ada disana bang."jelas Diki.
Percakapan ketiga nya terhenti ketika dokter tiba untuk memeriksa ulang Pak Hasan yang sudah sadar dari pingsan nya.
Setelah pak Hasan sadar dari pingsan nya,Rama dan Diki pun.berniat untuk pamit karena mereka harus kembali kesekolah .
"bapak kami permisi pulang dulunya ,kami harus balik kesekolah lagi."ujar Diki
"iya nak,bapak mengucapkan terimakasih karena sudah menolong bapak."ujar Pak Hasan
__ADS_1
"nggak apa apa Pak,kami tadi cuma kebetulan ada disana ,bapak cepat sembuh ya "ujar Rama
"kak Ge dan Abang kamu permisi dulu."
"iya dek,sekali lagi terimakasih sudah menolong ayah Abang."
"kak Ge, Diki pamit dulu ya ,salam buat om Joko ."
"ya Dik,hari hatinya pulang nya ,jangan ngebut.
"ok siap bos que "
Diki dan Rama pun melangkah meninggalkan rumah sakit karena harus kembali kesekolah.
Begitu sampai diparkiran,motor Rama hampir saja menyenggol sebuah motor matic yang dikendarai oleh seorang siswi berseragam sekolah yang hendak masuk keparkiran.
Sontak membuat si cewek itu berhenti
"maaf ya ,gue buru buru soalnya."ujar si cewek dengan membuka helm nya.
"kamu .....
Si cewek begitu terkejut melihat dua cowok didepan nya.
"kamu kenapa buru buru Yu?"ujar Diki
"eh iya Dik,maaf tadi buru buru ."
"buru buru buk,kalo Lo kecelakaan gimana?"ujar sinis Rama
"ya...gue minta maaf ,dah hampir nabrak Lo,?"jawab Ayu yang kesal dengan ucapan Rama
"dinasehati malah marah "
"dasar cowok ,mau nya apa sih.?batin Ayu
"ya udah Yu,kamu hati hati ya ,jangan ngebut ntar kamu kenapa kenapa."ujar Diki yang lebih lembut dari Rama
"ya Dik,sekali lagi gue minta maaf,gue buru buru
"yok dik biarin aja ,."ajak Rama melihat Diki yang masih berbicara dengan Ayu
"iya ...
Diki dan Rama pun meninggalkan Ayu yang masih melongo karena syok .
"dasar cowok kulkas ,sok amat,orang dah minta maaf juga,kalo bukan karena buru buru mau lihat ayah,pasti gue timpuk Lo."gumam ayu ketika melihat Rama dan Diki pergi ..
Ia pun dengan segera parkiran dan masuk kedalam rumah sakit untuk mencari ayah nya.
Setelah memarkirkan motor nya ,ia dikejutkan dengan keberadaan motor disampingnya yang ternyata adalah motor bang Arman.
"bang Arman ."
"kamu dah sampai Yu?"
"udah yok bang sama sama kita kedalam .
"ya bentar ,Abang nelp kak Gea dulu menanyakan ruangan ayah."
__ADS_1
Kedua nya pun memasuki rumah sakit bersama sama ....