Menantu Terabaikan

Menantu Terabaikan
bab 77 kejujuran Arman pada Gea


__ADS_3

Karena malas berdebat dengan ibu nya,Andre pun beranjak dari duduk nya hendak masuk kedalam kamar.Namun langkahnya dihentikan oleh Bu Marni


"Ndre


"ya Bu,ada apa ?"


"apa kamu nggak ada rencana nikah,ingat umur mu dah berapa?"


"kenapa ibu tiba tiba menanyakan hal itu?"


"ya ibu cuma mau nanya aja,apa kamu sudah punya pacar?


"semua orang pasti mau menikah Bu,tapi untuk saat ini Andre masih belum siap untuk menikah."


"kenapa? umur kamu dah mapan , pekerjaan juga,apa lagi Ndre


Andre tak menjawab hanya menarik nafas nya ,


"belum tau Bu,yang jelas bukan dalam waktu dekat ini


"kenapa kamu tak menerima Mila aja?"


Andre hanya diam ,tak menjawab pertanyaan ibu nya,ia tau kemana arah bicara ibu nya ini.


"kok kamu diam aja,lebih baik kamu menikah dengan Mila ,toh kamu juga belum punya pacar kan?


"aduh....ibu ni kenapa sih...selalu saja menjodohkan anak nya dengan Mila ,apa hebatnya Mila Bu? Ada apa dengan dia,sehingga ibu selalu Keukeh menjodohkan Andre dan bang Arman."


"ya kalo dengan Mila kan kita dah saling kenal,anak nya baik kok,jadi ya nggak perlu mencari jodoh yang lain lagi.


Dengan enteng Bu Marni menjawab .


"Bu jodoh itu tak bisa dipaksakan ,Andre hanya menganggap Mila sebagai adik Andre ,tak lebih dari itu.Jangan pernah paksa kami untuk memenuhi keinginan ibu,jika tidak Andre nggak akan segan segan pergi seperti yang bang Arman lakukan."


Bu Marni terkejut dengan ancaman yang Andre ucapkan ,ia tak menyangka anak anaknya sanggup mengancamnya


Tanpa menunggu lagi Andre pun meninggalkan ibu nya ,kembali ke kamarnya sambil terus ngedumel


"enak aja gue dijadikan tumbal...batin Andre


Sementara itu di rumah Pak Joko dan Bu Yati mereka sedang menikmati makan malam bersama.Bu Yati Santa senang karena beberapa Minggu ini ada Gea yang menemani nya sehingga ia tak kesepian.


"bagaimana pekerjaan kalian .?"


"alhamdulilah lancar yah...


"bagus la,buat kamu gimana Gea


"iya yah,Gea juga lancar lancar aja dikerjaan.


"Alhamdulillah...apa kalian saat ini sedang menunda kehamilan?"


Sejenak Arman menatap Gea ,lalu kedua nya kompak mengatakan kalo mereka tak ada niat menunda kehamilan


"kami sedikasi nya aja yah,tak ada menunda nunda

__ADS_1


"Alhamdulillah...semoga kalian bisa memberikan kami cucu yang lucu.


"amiiin


"terus jika kamu sudah punya anak apa kamu masih mau bekerja Ge.


"belum tau Bu,kalo mas Arman mengizinkan,kalo tak di izin kan juga tak apa apa .


"menurut mu bagaimana Man?


"ya kalo Gea bisa membagi waktunya antara pekerjaan dan keluarga, Arman mengizinkan dia untuk tetap bekerja yah,semua tergantung Gea nya.


Setelah selesai makan malam dan berbincang hangat,Arman dan Gea masuk kedalam kamar untuk beristirahat.


"Ge


"ya mas


"bagaimana kalo Minggu depan kita balik kerumah ibu mas.?


Gea diam sejenak dengan permintaan suamiku itu,lalu tak berapa lama terukir senyuman dibibir nya


"Ge akan ikut kemana pun mas berada."


Arman yang mendengar jawaban Gea lalu menarik tubuh istrinya itu kedalam pelukannya.


Ia merasa beruntung mempunyai istri yang selalu menurut perkataan suami.


"mas sangat menyayangi mu Ge,kamu jodoh terbaik yang dipilih Allah buat mas ."bisik Arman ditelinga Gea sambil mengelus lembut kepala Gea dan mencium pucuk kepala istrinya itu dengan mesra


Mendengar perkataan istrinya,Arman seolah olah merasa kalo istri nya sedang menyindir nya.


"apa ada yang mau kamu kata kan mas?"Gea menatap mata suaminya dengan tanda tanya seolah olah ia sudah tahu dengan apa yang terjadi dirumah Arman .


"maaf kan mas Ge,mas nggak bermaksud membohongi kamu.mas hanya ingin menjaga perasaan mu..


"bisa cerita sekarang,Gea akan mendengarkan dan memahami maksud mas tadi


Arman menceritakan tentang alasan kenapa ia mau mengajak Gea menginap dirumah ini ,karena dirumah ibu nya sudah ada Mila yang akan menginap sementara disana.


Ditambah Bu Marni yang tetap ingin mendekatkan Arman dan Mila.


Gea menarik nafas nya setelah mendengar penjelasan suami nya.


"sungguh Ge ,mas nggak ada niat membohongi kamu,mas hanya berusaha menjaga perasaan mu .


"sampai kapan ibu mu mau menerima Ge sebagai menantu nya mas ?"


"kenapa susah sekali mengambil hati ibu mu."


Dengan wajah sedih Gea mengatakan isi hati nya pada Arman ,membuat Arman menjadi merasa sangat bersalah.


"mas akan bantu kamu mengambil hati ibu,jangan bersedih lagi ya .Arman menghapus jejak airmata Gea yang membasahi pipinya .


Gea tersenyum mendengar perkataan Arman ,ia sangat senang karena Arman tak segan segan mau membantu nya mendekat kan diri pada mertuanya.

__ADS_1


" dah jangan sedih lagi ,tidur yuk


Gea menganggukkan kepala nya dan mengikuti Arman berbaring ditempat tidur.


Arman menarik Gea kedalam pelukannya, memposisikan lengan nya sebagai bantalan kepala Gea ,membuat Gea bersembunyi didalam dada suami nya, menghirup dalam dalam aroma tubuh suami nya dan tangannya melingkar dipinggang Arman,mencoba untuk memejamkan mata nya


Namun saat Gea hendak memejamkan matanya, ia terusik dengan tangan Arman tak bisa diam ,ia pun menggerayangi tubuh Gea membuat Gea merinding keenakkan


"mmmasss.....kata nya tidur...


"iya tapi yang dibawah nggak mau tidur kata nya ."


Arman semakin dipenuhi gairah ******* bibir Gea , mengabsen semua isi didalam mulut Gea


Sesaat Arman menghentikan ciuman nya dan menatap Gea dengan penuh cinta


"mas menginginkanmu sayang,....olah raga dulu yuk


Tanpa bisa menolak , Gea mengikuti kemauan suami nya, melayani dengan sepenuh hati....(kok kayak slogan BRI )😊😊😊😊


Bisa aja nih author nya .


"makasih sayang."Arman mengecup kening Gea sebagai ucapan terimakasih karena telah membuat nya bahagia ,dan disambut senyuman manis dari Gea.


Perlahan Arman mengelus perut rata Gea


"semoga suatu saat ada baby yang mau hadir disini sebagai bukti cinta kita ."


"amiiin ."


Gea mengamini doa Arman ,walau dalam hati kecil nya merasa takut jika ia tak bisa memberikan apa yang diharapkan suaminya


Arman lalu menyelimuti tubuh mereka.Kedua nya pun terlelap setelah lelah olah raga malam.


Sementara di kost kost an nya Mila ,ia baru saja selesai menyusun barang barang nya .


Ia mengistirahatkan badannya yang serasa remuk redam,lelah karena semuanya ia kerjakan sendirian .


"andai aja bang Arman mau tinggal dirumah Tek Marni selama awak nginep semalam,tentu la tak capek capek cari kost kost an.


Kenapa bang Arman lebih milih tu Gea ,padahal cantikan la awak kemana mana.


Dengan pede nya Mila membanggakan dirinya.


Dreett....dreett..


"hallo Mak


"dimana kau Mila


"Mila lah pindah Mak,Ndak tinggal dengan Tek Marni lagi.


"loh...kok bisa pindah,ada masalah apa nak?"


Dengan ragu ragu Mila menceriterakan pada Mak nya tentang alasan ia pindah ,membuat Tek Ema yang jauh disana malah meradang

__ADS_1


__ADS_2