Menantu Terabaikan

Menantu Terabaikan
bab 48 persiapan pernikahan


__ADS_3

Dua Minggu bukan lah hari yang lama ,bahkan terasa singkat bagi kedua mempelai,sehingga mereka harus dikejar waktu guna mempersiapkan segala sesuatu nya,dimulai dari kerjaan yang harus dikejar hingga hal hal kecil yang juga harus diperhatikan dalam pesta mereka nanti nya..


Mereka memang menggunakan jasa wedding organizer sehingga tak terlalu menyita pikiran mereka ,hanya hal hal kecil yang kadang terlewat kan.


Setiap pulang kerja ,Arman selalu menjemput Gea lalu mereka akan pergi untuk mengecek kekurangan kekurangan lainnya .


Seperti saat ini Arman menjemput Gea untuk melakukan fpitting baju pengantin yang akan mereka kenakan.


Dan disini lah Arman sekarang , diparkiran kantor tempat Gea bekerja.


"assalamualaikum calon makmum." salam Arman pada Gea lewat wa


"waalaikum salam calon imam,mas lagi dimana?"tanya Gea membalas chat Arman


"dihati mu "jawab Arman


Wajah Gea langsung memerah mendengar gombalan Arman pada nya.


"udah pandai ngegombal ya sekarang."ujar Gea lagi


"gombalin calon sendiri tak apa apa kan ."jawab Arman


"iya deh, serius nanya ni ,mas dimana?"


"didepan kantor kamu Ge


"oh...dah sampai ya mas,ntar ya mas Ge keluar sekarang


"iya sayang


Gea menutup ponselnya dan berkemas pulang


"mau pulang bareng gue nggak Ge?"tanya Popy


"lain kali aja kayak nya Pop,soalnya mas Arman udah jemput."jawab Gea


"cie....yang dijemput calon laki,senang nya bukan main,


Gea hanya tersenyum mendengar godaan Popy.


"makanya buruan cari calon ,jangan kerja mulu."jawab Gea lagi dijawab dengan tatapan memelas dari Popy.


"gue duluan ya..


"ok deh bestie."


Gea pun melangkah meninggalkan ruangan nya ,namun begitu sampai didepan ,ia bertemu dengan Pak Gunawan


"sore Pak."sapa Gea


"sore,kamu dah mau pulang Ge ?"


"iya Pak,ada yang bisa saya bantu Pak?"


"nggak....nggak ada Ge,dengar dengar kamu ngajukan cuti nikah ya?"

__ADS_1


"iya Pak,mohon disetujui."jawab Gea lagi


"kamu mau cuti berapa lama Ge?"


"saya masih bingung Pak,kalau bisa minimal seminggu Pak,


"ok ,nanti saya pertimbangkan lagi ,soalnya meeting kita sedang padat padatnya ."jawab Pak Gunawan


"iya Pak,mohon maaf tak bisa membantu,mungkin Mona bisa menemani bapak meeting selama saya cuti Pak."jawab Gea


"yah memang sudah pasti ,habis mau gimana lagi, biar Mona saja yang menemani saya,kamu boleh tenang selama cuti kamu, jangan terlalu memikirkan pekerjaan,nikmati la waktu cuti kamu sebaik mungkin .


"iya Pak terimakasih,saya permisi pulang dulu.


"apa mau bapak antar pulang?" tanya Pak Gunawan menawarkan diri mengantar Gea


"tidak usah Pak, terimakasih,saya dijemput calon suami saya ."jawab Gea lagi


"ok baik lah, silahkan.


Gea pun meninggalkan Pak Gunawan yang masih mematung seolah olah sedang memikirkan sesuatu.


"yah dah mau nikah aja ,jadi tak punya kesempatan lagi meraih hati mu Ge "batin Pak Gunawan menatapi punggung Gea yang berlalu dari hadapannya.


Sejak pertama kali ikut meeting dengan nya, Pak Gunawan sudah jatuh hati pada Gea .


Ia terpesona dengan sikap santun dan ramah Gea .


Pak Gunawan memang duda karena istrinya meninggal setahun yang lalu .


Dan selama ini ia tak pernah dekat dengan wanita manapun karena ia masih belum ingin mencari pengganti istri nya.


Kecantikan dan ketulusan Gea memukau banyak orang,tak hanya Arman dan Pak Gunawan,para relasi Pak Gunawan yang pernah meeting bersama Gea juga merasakan hal yang sama.


Ya..kalo nggak jodoh mau diapain ya Pak.....


Sesampainya Gea diparkiran,ia sudah disambut dengan senyuman manis sang pujaan hatinya


"maaf ya mas lama nunggunya."


"iya nggak apa apa,apa bos kamu menahan kamu pulang?"tanya Arman menyipitkan mata nya menunggu jawaban Gea


"nggak kok mas, Pak Gun cuma nanya nanya aja tadi."jawab Gea


"emang dia nanya apa Ge


"o..itu mas masalah cuti yang barusan saja Gea ajukan


"apa dia menolak nya?"


"nggak mungkin la mas ditolak, soalnya itu adalah hak setiap karyawan.


Cuma Pak Gun bingung aja banyak meeting yang padat disaat saat cuti ,tapi tadi disetujui kok mas cuti nya ,masih ada Mona yang bisa menemani Pak Gunawan meeting."jelas Gea


"mas kira dia susah melepas mu Ge ."

__ADS_1


"maksud nya mas ?"


"mas tau Ge ,bos kamu itu menaruh hati pada mu,jadi dia mungkin agak berat mendengar kita akan menikah


"ya nggak mungkin la mas,selama ini Pak Gunawan tak pernah berbuat yang aneh aneh pada Gea ,mungkin hanya perasaan mas aja."ujar Gea sambil mengelus punggung lengan Arman berusaha meyakinkan kekasihnya itu kalau dia dan Pak Gunawan hanyalah partner kerja.


"mas ini laki laki Ge ,mas tau dari tatapan nya pada kamu."


"ya udah la ,terserah dia aja ,kita juga nggak bisa untuk mengatur hati dan perasaan seseorang kan mas.?"


"iya ....jadi nggak sabaran deh lekas lekas nikahin kamu,biar nggak digondol orang seperti Pak Gunawan."goda Arman sambil menyentil ujung hidung Gea ..


"apaan sih mas, yok...jadi berangkat nggak ,keburu sore ."ajak Gea..


"ayok


Arman pun memakai helm nya dan tak lupa ia juga memakaikan helm nya Gea .


"makasih.


"iya ...ujar Arman sambil mengelus lembut pipi Gea


Kedua nya pun melaju menuju butik tempat mereka memesan gaun pengantin ,tanpa mereka sadari sedari tadi Pak Gunawan memerhatikan kemesraan mereka berdua dari dalam mobil nya dan membuat dia semakin sedih.


Perlahan ia mengusap wajah nya dan menstater mobilnya menuju rumahnya.


Tak berapa lama sampailah Gea dan Arman di butik langganan Bu Yati,mama nya Gea .


Bu Yati yang merekomendasikan butik ini pada Gea ,karena ia sudah lama berlangganan .


Sepasang kekasih ini memasuki butik dengan terus bergandengan tangan .


Arman tak ingin melihat Gea berjalan sendiri dilirik laki laki lain ,oleh sebab itu ia selalu menggandeng tangan Gea dan tak ingin jauh jauh dari pujaan hatinya.


Owner butik langsung melayani Gea dan Arman ,ia juga menyuruh karyawan untuk mengambilkan gaun pesanan Gea dan Arman.


Ada kebaya putih yang akan dipergunakan untuk akad nikah,serta ada ada gaun pengantin yang akan dipakai saat resepsi.


Gea di arah kan keruangan ganti untuk mencoba baju kebaya , sementara Arman juga mencoba baju batik nya yang akan dipakai saat akad nikah.


Beberapa saat kemudian keluar lah Gea dari ruang ganti memakai kebaya putih dengan terusan batik nya serta dengan hiasan hijab dan riasan tipis


Sesaat Arman tertegun melihat Gea yang terlihat sangat cantik ....ia bahkan melongo tak bisa berkata apa apa ,padahal sedari tadi Gea sudah memanggil nya guna meminta pendapat nya tentang penampilan nya itu.


"mas....mas...


Arman masih diam diposisi nya,sehingga dengan terpaksa karyawan butik mendekati dan memanggilnya


"permisi pak...pak...


"eh iya ada apa ,."ujar Arman terkejut


"itu pak dipanggil non Gea


"ah ..iya ...maaf

__ADS_1


"gimana mas ,kamu melamun ya?"tanya Gea lagi yang hanya dijawab Arman dengan senyuman


"cantik...sungguh cantik sayang...mas sangat menyukai nya...gimana kalau kita langsung akad nikah aja sekarang?" goda Arman membuat pipi Gea bersemu merah menahan malu...


__ADS_2