
Minggu pagi yang ceria ini dimanfaat oleh sebagian orang untuk rehat sejenak dari berbagai aktivitas yang biasa dikerjakan setiap hari.
Namun berbeda dengan Arman dan Gea ,yang hari ini harus bersiap siap karena mereka akan balik kerumah orang tua Arman .
"udah semua sayang?"
"udah mas...barang kita juga nggak banyak banyak amat sebagian juga Gea tinggalkan disini karena mana tau suatu saat kita akan menginap lagi disini."
"iya ..nanti kapan kapan sesekali kita balik kesini lagi ."
"sarapan dulu yok mas."
"iya ...ayok pasti ayah dan ibu sudah menunggu
Kedua nya pun berjalan bergandengan keluar dari kamar Gea .
"wah pagi pagi dah gandengan aja ."goda Bu Yati yang senang sekali melihat anak dan menantunya semakin hari semakin mesra.
"gandengan Ama suami sendiri ya nggak apa apa to Bu,klo gandengan Ama suami orang baru itu salah ."tambah Pak Joko lagi .
"dah ayok pada sarapan ,kalian jadi mau balik kerumah orang tua Arman , Ge?"
"iya Bu jadi, insyaallah agak siangan kami balik ."jelas Gea
"o....ya sudah kapan kapan kalian menginap disini lagi la ya ."
"ibu tenang aja ,pasti kami akan menginap lagi kok".mendadak Gea melihat tatapan kesedihan dimata ibu nya yang berat melepas anak satu satu nya yang akan kembali menjauh dari nya.
Gea lalu menghampiri ibunya dan memeluk nya dari belakang.
"ibu nggak perlu sedih ya,Gea kan nggak kemana kemana,masih dikota ini juga,kalo ibu rindu Ama Gea ,Gea akan langsung meluncur kemari."
"ibu nggak sedih kok nak,cuma mungkin ibu belum siap aja ,biasa nya ada kamu disini sekarang ibu dan ayah harus kesepian lagi."
Bu Yati perlahan mengelus tangan Gea yang sedang memeluk nya.
"kamu jangan menyerah ya nak untuk mengambil hati mertua mu, jadilah menantu dan istri yang baik.
Usahakan kamu tetap melakukan pekerjaan rumah seperti sarapan dan menyiapkan keperluan suami kamu walaupun kamu bekerja.Anggap la pekerjaan adalah sampingan kamu dan keluarga ada prioritas kamu "Bu Yati tak lupa memberi nasihat nasihat kepada anaknya
"iya Bu,Gea akan berubah menjadi menantu dan istri yang baik buat keluarga Gea."
"udah ah...ayok sarapan ntar keburu dingin ."ajak Bu Yati yang nggak mau terlalu hanyut dalam kesedihan.
__ADS_1
Mereka pun kembali melahap sarapan mereka dan sesekali diiringi senyuman walaupun harus terpaksa dilakukan oleh Bu Yati karena ia tak ingin membuat Gea menjadi ragu untuk balik kerumah mertua nya.
Melihat kesedihan dimata mertuanya membuat Arman menjadi sedikit bersalah karena akan membawa Gea pulang kerumah nya.Selama tinggal disini,Arman tau kalo Gea sangat bahagia sangat berbeda saat Gea tinggal dirumah ibunya sendiri.
Jika dirumah orang tua Arman ,Gea seperti tertekan dan tak bahagia ,bahkan ia jarang tertawa dan terkadang Arman sering melihat Gea bersedih bahkan menangis .
Hal ini membuat Arman menjadi ragu untuk mengajak Gea pulang.
Setelah selesai sarapan Gea kembali kekamar disusul oleh Arman
"yank....gimana kalo kita batalkan aja balik kerumah ibu."
"loh kok gitu mas?"
"iya mas nggak sampai hati melihat kesedihan dimata ibu dan mata kamu.Mas tau kamu sangat sedih kembali kerumah orang tua mas,dan mas juga tau kalo kamu lebih bahagia jika tinggal disini."
Gea merasa terharu melihat perhatian suami nya, sesungguhnya ia juga merasa sedih jika harus kembali kerumah mertua nya,tapi ia juga nggak boleh egois pada suaminya yang tentunya juga ingin tinggal dirumah orang tua nya.
"kamu tu sok tau deh mas,siapa bilang kalo Gea nggak bahagia tinggal dirumah mas ?"heum..ayo siapa yang bilang?"
"ya nggak ada la Ge,mas cuma bisa merasakan aja.
"mas nih sotoy amat,Ge bahagia mas tinggal dimana aja asal kan ada mas disamping Gea."ujar Gea sambil menggenggam tangan suami nya dan menarik tangan itu kedalam dadanya.
"Gea selalu bahagia mas,sangat bahagia dimana pun kita tinggal asal bersama dengan mas ,jadi jangan ragu lagi ya sayang,kita tetap balik kerumah ibu mu ya."
"loh kok belum berangkat G?"tanya Bu Yati ketika ia melihat anak nya dengan santai menghampiri nya yang sedang santai didepan televisi.
"belum Bu,kata mas Arman balik nya agak siangan aja.
"o... bagus la ..kalo gitu sini dong duduk dekat ibu.
Gea pun melangkah mendekati ibu nya
Bu Yati lalu membelai lembut rambut Gea ,sambil memberikan nasehat nasehat dalam berumahtangga pada Gea .
"jadilah menantu yang baik yang Ge,ibu tau kesusahan kamu menghadapi mertua mu,tapi tetaplah harus bersabar ya nak,dan jangan pernah putus aja."nasehat Bu Yati yang seolah olah tau apa yang selama ini Gea rasakan.
Gea hanya bisa mengangkat kan kepalanya dan menatap ibunya
"bu Gea sangat menyayangi ibu.."Gea lalu memeluk ibu nya seakan tak ingin pergi
"ih...udah ah kok malah nangis, nggak enak nanti dilihat Ama Arman."
__ADS_1
Gea pun berhenti menangis namun tetap dalam pelukan ibunya
"janji Ama ibu ya Ge,jika ada apa apa ,tolong kabari ibu."Gea lalu mengangguk.
Setelah agak sorean Arman dan Gea pun pamit pada Pak Joko dan Bu Yati.
"kami balik dulu ya yah ,Bu."Arman lalu menyalami kedua mertuanya
"ya nak,titip anak ayah ya,tolong jaga dia seperti ayah menjaga nya ."ujar Pak Joko
"iya yah... pasti Arman akan menjaga dan melindungi Gea dengan segenap jiwa Arman
"Gea balik dulu Bu ...yah ...
"hati hati ya sayang ibu,ingat semua pesan pesan ibu "
Suasana haru menyelimuti keluarga itu.
Sebagai orang mereka hanya bisa melepaskan anak perempuan mereka pada lelaki pilihannya dengan selalu berdoa agar anak dan menantunya diberi kebahagian.
Didalam mobil Arman selalu menggenggam tangan Gea disamping kesibukan nya menyetir.Gea memang tak bisa lagi menyembunyikan kesedihannya ketika berpisah dengan orang tuanya terlebih lagi ibu nya ternyata sudah tahu akan permasalahan Gea dengan mertuanya ibunya Arman .
"kamu masih sedih sayang?"
"eh...nggak kok mas....Gea nggak apa apa kok..."Gea lalu tersenyum menatap suami nya menepis semua kesedihan dalam hatinya
Tak berapa lama mereka pun sampai didepan rumah orang tua Arman yang hanya terlihat Ayu yang menyambut mereka.
Memang beberapa hari sebelum mereka pulang Arman dan Gea telah memberitahu Ayu kalau mereka akan pulang
"kakak... Ayu kangen banget tau....lama kali kakak Ama Abang healing nya.Ayu pun langsung lari memeluk kakak ipar nya
"sama ...kakak juga kangen banget Ama adik Kakak yang makin lama makin cantik aja...
"widih...kembang tu hidung nya."celetuk Andre yang udah nongol dibelakang Ayu
"sehat kak...bang...
"Alhamdulillah kami sehat sehat aja Ndre
"syukur lah bang....senang rasanya kalo kita semua sehat sehat ...
"iya lu yang sehat ,tapi kantong Lo sakit "celetuk Ayu membalas candaan Andre tadi
__ADS_1
"siapa bilang kantong gue sakit ...kantong Lo aja kali.
Kedua Abang adik ini kalo sudah berjumpa pasti ribut selalu dan tak ada yang mau kalah,membuat Arman hanya geleng geleng kepala juga dengan Gea ,hanya ini salah satu alasan yang kadang dirindukan oleh Gea .