Menantu Terabaikan

Menantu Terabaikan
episode 33. Menyelidiki


__ADS_3

Sekuriti itu terus menatap layar monitor yang memperlihatkan gerak gerik dari si lelaki yang mencurigakan itu.


Pada saat angle yang tepat, memperlihatkan wajah keseluruhan si lelaki itu yang terlihat jelas walaupun memakai topi.


Pak sekuriti itu kemudian memanggil Pak Rusdi yang menolong Arman semalam.


"apa bapak kenal dengan lelaki ini Pak?"


"nggak Pak,saya tidak kenal."


"saya juga merasa tak pernah melihat dia sebelum nya, berarti dia bukan salah satu karyawan disini Pak."jelas Pak Rusdi lagi.


"berarti benar dugaan saya sebelumnya,bahwa ada yang sengaja ingin mencelakai Pak Arman."


"saya juga berfikir seperti itu Pak,dan saya rasa salah satu karyawan disini adalah dalang dari semua ini."


Pak sekuriti manggut-manggut mendengar perkataan Pak Rusdi,namun masalahnya sekarang adalah siapa dalangnya ,apa iya Pak Arman memiliki musuh.


Sepengetahuan nya Pak Arman orang nya baik dan tak pernah mempunyai masalah dengan siapa pun.


Mereka berdua kembali menatap layar , memperhatikan kembali gerak gerik si pelaku,mereka berharap dapat melihat si pelaku berinteraksi dengan salah satu karyawan disini.Dari pintu masuk yang melewati pemeriksaan,sipelaku terlihat santai menyusuri kantor hingga berjalan terus kearah pantry.


Namun sejauh melihat , mereka tak menangkap ada nya pergerakan dari sipelaku yang menghampiri salah satu karyawan,sipelaku hanya lebih sering memegang ponsel nya sambil berbicara dengan seseorang.


Pak sekuriti dan Pak Rusdi juga memperhatikan pergerakan sipelaku dari masuk pantry yang sebelum nya memakai jaket hitam plus topi namun begitu keluar pantry telah berganti pakaian dengan seragam ob .


Mereka juga memperhatikan ketika sipelaku yang sebelumnya menyabotase lift lalu menghampiri Arman sambil berkata sesuatu,dan tak lama Arman pun meninggal kan sipelaku berjalan memasuki lift menuju ke ruangan Pak Rafael.


Namun karena lift ternyata sudah disabotase oleh sipelaku ,akhirnya Arman terpaksa menaiki tangga menuju lantai 5...


"masalah ini benar benar harus kita selidiki Pak,dan kita juga harus mengabari Pak Rafael,agar dikemudian hari kejadian seperti ini tak terulang lagi."ujar Pak Rusdi.


"benar Pak,besok saya dan Pak Arman juga akan menghadap Pak Rafael,dan bukti rekaman cctv ini sebagai alat untuk menuntaskan kasus ini."jelas Pak sekuriti.


"ya Pak,sebaik bapak simpan saja alat bukti ini,takutnya nanti pelaku sadar bahwa kantor kita memiliki cctv di setiap ruangan,dia pasti berusaha untuk mengambil rekaman cctv ini."ujar Pak Rusdi


Pak sekuriti lalu menyimpan rekaman cctv ditempat yang aman ,untuk diperlihatkan pada Pak Rafael besok.


Keesokkan hari nya dikantor Arman semua berjalan seperti biasa nya.Pak Rafael yang baru sampai dari Singapura,telah masuk kantor seperti biasa nya.

__ADS_1


Sesuai dengan rencana ,menjelang agak siang Pak sekuriti dan Arman menghadap Pak Rafael dan menceritakan kejadian yang terjadi semalam.


Pak Rafael menyimak apa yang disampaikan kedua karyawan nya,ia juga memeriksa rekaman cctv yang menjadi bukti kuat kejadian itu.


"baik la Arman ,kamu jangan khawatir,saya akan susut tuntas pelaku ini,dan saya akan bertindak tegas jika ada karyawan yang ikut andil dalam kejadian ini."jelas Pak Rafael.


Kedua nya pun mengangguk dan meninggal ruangan Pak Rafael melanjutkan pekerjaan mereka seperti biasa.


Sepeninggalan dua karyawan nya itu, Pak Rafael mengambil ponsel nya dan menghubungi seseorang.


"hallo Jek,kamu bisa kekantor saya sekarang?"


"bisa Pak."


"ok ,saya tunggu."


Setelah menutup ponselnya , Pak Rafael memijit kepala nya yang terasa sedikit pusing.


"baru aja sampai,sudah ada masalah."batin nya.


Tak berapa lama Jek pun datang kekantor Rafael.


"masuk."ujar Pak Rafael


"duduk Jek."


"ya Pak,ada tugas apa buat saya Pak?"


Pak Rafael lalu memperlihatkan rekaman cctv kepada Jek.,saat wajah pelaku muncul ia lalu memerintahkan Jek untuk menyelidiki orang tersebut.


"tolong kamu selidiki orang ini,cari tau siapa yang menyuruh nya menyelinap dikantor saya ,dan cari tau alasan nya menjebak karyawan saya,serta cari tau juga kemungkinan terlibatnya orang dalam."jelas Pak Rafael.


Jek kemudian dengan sigap menerima rekaman cctv lalu memasukkannya kedalam sakunya,ia mengerti apa yang harus ia lakukan,karena itu adalah pekerjaan nya dan makanan nya sehari hari.


Setelah kepergian Jek,Rafael dengan segera memanggil sekretaris nya untuk mengumpulkan beberapa staffnya karena akan diadakan rapat dadakan.


Pak Rafael merasa perusahaan nya diancam oleh para pesaing nya ,oleh karena itu ia ingin memberi pengarahan kepada para staf nya agar lebih berhati hati.


Beberapa staf yang telah berkumpul pun mendadak bingung dan saling bertanya tentang apa yang terjadi.

__ADS_1


"selamat siang semua nya ."


"siang Pak."


"siang ini saya sengaja mengumpulkan kalian semua,karena ada hal penting yang ingin saya sampaikan.


Baru baru ini tepat nya semalam , seseorang telah berani melakukan sabotase lift dan ruangan Saya.


Ada yang sudah dapat kabar dengan berita ini?"tanya Pak Rafael.


"maaf Pak,kami belum ada dengar berita apa pun,kira kira kapan kejadiannya Pak?"


"kejadian nya semalam sore ,saat kantor sepi karena karyawan sudah pada pulang,pelaku menyabotase lift seolah olah lift sedang rusak ,dan mereka juga menyabotase ruangan saya dengan cara mengurung salah satu karyawan bagian keuangan didalam ruangan saya ini dan mengunci nya dari luar, beruntung ada seorang OB yang lewat hendak membersihkan ruangan saya,dan menyelamatkannya karyawan bagian keuangan tadi.


Oleh karena itu saya meminta pada kalian semua agar lebih berhati hati,saya curiga ada penyusup dari pesaing kita yang mencoba mencuri data data perusahaan kita."


Pak Rafael dengan tegas akan memberi sanksi kepada dalang dari semua ini,


Para staff pun bingung ,karena sedari pagi tadi mereka tak ada mendengar berita apa pun.sehinggan mereka sangat terkejut dengan perkataan Pak Rafael tentang adanya penyusup diperusahaan mereka.


Setelah rapat selesai para staf pun saling bercerita dan bertanya tentang kejadian semalam.


Mereka berusaha mencari tahu kejadian yang membuat Pak Rafael panik karena si pelaku berani memasuki ruangan .


Berita yang heboh ini pun sampai ke telinga Siska dan Lidia.Mereka berdua menjadi panik dan takut ,mereka tak menyangka kalo Pak Rafael akan mengusut kejadian ini sampai tuntas .


"Gimana ni Sis ,gue nggak nyangka kalo kejadian nya kayak gini,kalo kita ketahuan gimana?"tanya Lidia merasa ketakutan perbuatan mereka akan ketahuan.


Siska kemudian dengan panik , mengeluarkan ponselnya dan mengetik sesuatu yang ditujukan pada orang yang telah ia bayar untuk mengurung Arman.


"Lo chat Ama siapa?" tanya Lidia


"ya orang suruhan gue tadi la,gue minta ia pergi meninggalkan kota ini untuk sementara waktu."


"iya betul tu Sis,Lo harus suruh dia pergi jauh jauh dulu sampai situasi agak tenang.


"iya udah gue chat dia barusan ,gue juga bilang kalo ia ketahuan,ia tak boleh mengaku kalo kita la yang menyuruh dia melakukan ini."


Mereka berdua pun berusaha untuk tetap tenang dan merasa tak mau tahu tentang kejadian semalam ...

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar nya ya ,biar author jadi lebih semangat menulisnya


__ADS_2