Menantu Terabaikan

Menantu Terabaikan
Bab 15 Tentang Mona


__ADS_3

Selama ini Mona sebagai sekretaris Pak Gunawan yang selalu menemani Pak Gunawan meeting dengan klien klien nya.


Dan selama itu pula Pak Gunawan tak pernah mengetahui semua gerak gerik Mona dibelakang nya .


Karena selama ini Mona bekerja secara profesional,dan bertanggung jawab.


Siapa sangka dibelakang Pak Gunawan Mona berani menjadi wanita pemuas nafsu klien klien nya demi memenuhi kebutuhan hidup nya yang hedon.


Guna membeli barang barang branded,tas sepatu baju dan lain nya yang merupakan salah satu hobi nya.


Seperti saat ini ,ini adalah yang kesekian kalinya Mona memuaskan nafsu Pak Erik.


Mungkin itu salah satu sebab nya mengapa Pak Erik selalu memilih hotel sebagai tempat meeting yang efisien karena ia tak perlu bolak balik .


Awal pertemuan mereka diawali ketika Pak Erik menemani teman nya untuk meeting dengan Pak Gunawan.


Saat itu Pak Gunawan meeting dengan mengajak Mona sebagai pendamping nya atau sebagai sekretaris nya seperti biasa nya.


Selama meeting Pak Erik selalu memperhatikan gerak gerik Mona yang menurut nya sangat seksi.


Tau dirinya diperhatikan, Mona semakin memperlihatkan sikap nya seolah olah menggoda Pak Erik.


Di saat meeting sesekali Mona melirik ke arah Pak Erik sambil sesekali menggigitnya bibir nya ke arah Pak Erik.


Membuat Pak Erik semakin tergoda.


Selesai meeting disaat orang orang sedang ngobrol santai sambil menikmati minuman diatas meja,beda hal nya dengan Mona,ia mengelus ngelus kaki Pak Erik yang berada dibawah kolong meja dengan kaki nya.


Diawali dengan mengelus kaki bagian bawah,lalu naik kepangkal paha Pak Erik,membuat Pak Erik merasakan sesuatu desiran desiran nikmat ,ia pun terkejut dengan keberanian Mona menggodanya.


Saat mata kedua nya bertemu ,mereka saling senyum seolah memberi kode kode mesum yang hanya mereka berdua yang tau arti nya.


Karena meeting dah selesai, Pak Gunawan pun berniat pulang balik kekantor.


Ia mengajak Mona untuk bergegas pulang.


Mona pun membereskan kan berkas berkas diatas meja dan memasukkan nya kedalam tas kerja nya.


Disaat akan berdiri hendak pamit pada rekan bisnis nya mendadak Mona menjatuhkan berkas berkas yang berada dalam tas tadi,namun karena kecerobohan ia lupa mengancing tas tersebut hingga berkas berkas itu keluar dari tas nya dan jatuh berserakan kelantai.


Dengan spontan ia kembali memungut berkas berkas tersebut.Melihat Mona kesulitan mengambil berkas berkas itu,maka dengan reflek Pak Erik ikut berjongkok dan membantu Mona .


"mari saya bantu."ujar Pak Erik sambil seraya tersenyum kepada Mona.

__ADS_1


"terimakasih."jawab Mona namun dengan nada menggoda sehingga Pak Erik menoleh kearah nya.


Mona pun sambil mengedipkan matanya mengarahkan ponsel nya kearah Pak Erik.


Seolah memberi kode pada Pak Erik agar menyimpan nomor ponsel nya.


Pak Erik pun mengangguk dan menyimpan nomor ponsel Mona.


Setelah beres mereka pun sama sama berdiri kembali.


"maaf kan kecerobohan saya Pak."ujar Mona pada Pak Gunawan.


"ya tak apa apa ,apa sudah beres semua nya?"


"sudah Pak."


"yakin tak ada yang ketinggalan?"tanya Pak Gunawan lagi.


"ya...udah semuanya Pak."ujar Mona meyakinkan Pak Gunawan.


"ok...mari kita kembali ke kantor ."ajak Pak Gunawan.


"ok baik lah Pak Alek dan Pak Erik,saya permisi dulu, terimakasih atas waktu nya buat kami, semoga kerjasama kita ini akan berjalan dengan baik."


"ya Pak,sama sama,semoga kedepannya kerja sama kita berjalan lancar ....amiiin....ok..hati hati dijalan ya."jawab Pak Alex.


Itu lah sedikit flashback tentang awal mula kedekatan Mona dan Pak Erik.


Sementara itu Gea dan Pak Gunawan sudah kembali ke kantor.


Pak Gunawan langsung menuju ke ruangan nya begitu juga dengan Gea.


"hai buk ...gimana... gimana tadi meeting nya,lancar nggak ,ada masalah nggak buk?"ayo dong cerita."tanya Popy saat melihat Gea telah pulang dari meeting.


"ih...ibu ni satu satu dong Bu nanyanya."jawab Gea


"iya ...iya...jadi gimana meeting tadi buk?"


"Alhamdulillah lancar semua,gue aja nggak nyangka presentasi gue tadi diterima dengan baik oleh kliennya,gue senang banget Pop,nggak nyangka aja akan selancar ini,padahal ini kali pertama gue nemani pak bos meeting."


"Alhamdulillah,gue udah yakin kok dari awal ,Lo pasti bisa menangani hal ini.kayak nya bentar lagi ada yang bakalan naik pangkat nih."ujar Popy sambil menyenggol pelan bahu Gea.


"apaan si Pop,baru sekali presentasi kok langsung naik pangkat,halu kayak nya Lo ya."ujar Gea.

__ADS_1


"ihh...kan mana tau aja ,langsung Lo naik jabatan tu menggeser si Mona ."


"kok gitu sih pikiran Lo Pop,nggak boleh gitu lo,Mona kan masih jadi sekretaris pak boss,lagian nggak mungkin la gue saingan Ama Mona secara Lo lihat aja penampilan nya cantik banget."ujar Gea yang selalu merendah.


"alah gue yakin deh Gue,Mona itu cuma menang tampang aja deh,padahal presentasi juga sering ditolak oleh klien Pak Gunawan.


Gue dengar dengar dia bahkan sering merayu klien klien Pak Gun tanpa sepengetahuan Pak Gun."


"ssttt..jangan ngegosip aja buk, ntar jadi nya fitnah,dah yok pulang lagi,dah sore ni,atau Lo ada lembur nggak hari ni?"tanya Gea


"nggak kok,kerjaan gue udah kelar,dah yok kita pulang."


Kedua nya pun bersiap siap pulang.


Dreeett...dreettt...


"tu hp Lo Ge ,angkat gih...mana tau dari ayank."ujar Popy.


Gea pun langsung mengangkat ponsel nya.


"assalamualaikum mas."


"waalaikum salam calon istri,udah pulang belum?"


"ini baru mau siap siap mas,mas udah pulang ?"


"iya udah.ni mas lagi diparkiran mau pulang juga.


Kamu mau mas jemput nggak Ge?"tanya Arman


"nggak usah la mas,lagian aku bawa motor juga,mas langsung pulang aja la kalo gitu."ujar Gea menolak ajakan Arman yang mau menjemput nya.


"o...ya udah kamu hati hati dijalan ya Ge,langsung pulang ya ,jangan kemana mana lagi."nasehat Arman.


"ok siap bos que ,ni langsung otw kerumah kok."


"makin gemes deh Ama calon istri ku ini."gombal Arman.


"gombal mulu deh....ya udah ...hati hati dijalan ya mas, assalamualaikum."ujar Gea sambil menutup teleponnya.


"cie..cie...yang ditelepon calon lakik... so sweet banget sih."goda Popy.


"apa an sih Pop,makanya cepat cepat dong cari pacar juga."ujar Gea...

__ADS_1


"masih setia Ama status jomblo gue....ha...ha..."


Mereka berdua pun berjalan meninggal kantor nya dan pulang menuju rumah mereka masing masing.


__ADS_2