
Sementara itu di tempat Ryno dan falcon, sepertinya mereka belum kalah sepenuhnya. Itu terlihat jelas ketika sesuatu terjadi pada mereka, mereka yang tak sadarkan diri karena hantaman kilat yang dilepaskan oleh adam kini terlihat mulai sadarkan diri, jari-jari mereka terlihat bergerak lalu kemudian mereka terbangun.
"Haaa! Sial, berani-beraninya kau?" Ryno yang telah tersadar lalu bangkit dengan membawa amarah dalam dirinya, ia belum menyadari jika Adam telah meninggalkan tempat itu, kini matanya tidak bisa berhenti mencari keberadaan Adam, kekuatan fisik serta kemampuan regenerasi para Hybrid tidak bisa dianggap remeh, mereka bisa dengan cepat kembali dengan keadaan seperti semula jika tidak diserang dengan serangan fatal. Namun kali ini kilat yang dilepaskan Adam tidak mampu membuat mereka tumbang dengan mudah.
"Di mana kau manusia bodoh! Aku akan membuat perhitungan dengan mu," dengan amarah yang sedang memuncak, Ryno tak bisa menemukan Adam di sana, lalu kemudian Falcon yang juga tidak sadarkan diri bangkit kembali dari ketidaksadarannya itu.
"Sial anak itu cukup tangguh juga, tapi serangan semacam itu takkan cukup menghentikan kami," ia nampak terduduk dan memegang kepalanya.
"Falcon di mana si Sonic itu? Apa dia telah dikalahkan juga?" Ryno menatap Falcon.
"Aku tidak tahu, tapi jika kita tidak menemukan mereka, kemungkinan si Sonic itu telah mati,"
"Seperti nya terlebih dahulu kita laporkan masalah ini, dan yang paling penting sekarang kita tahu si penghianat itu masih hidup, aku akan terbang ke angkasa dan mencari mereka, kau laporkan ini semua," Falcon berubah ke bentuk hewan nya, sehingga sepenuhnya sekarang ia tampak seperti Elang namun dengan ukuran lebih besar.
"Siapa kau berani sekali memerintah ku?" Ryno yang masih dalam bentuk Hybrid menentang perkataan Falcon.
"Dasar bodoh, untuk keadaan seperti ini hanya aku yang masih bisa diandalkan, aku akan ke barat mencari tahu," ia terbang ke langit lalu kemudian menuju barat.
Lalu di tempat Taurus berada.
__ADS_1
"Haduh capek sekali, istirahat sebentar mungkin," ia mencoba untuk mengistirahatkan tubuhnya untuk sejenak, karena ia tak bisa mengejar Leon yang kini jauh meninggalkan nya, namun tiba-tiba sebuah gelombang udara mengarah padanya. Taurus menoleh ke arah gelombang itu lalu dengan mudah menangkisnya menyebabkan gelombang itu memantul ke langit dan untuk sesaat area di sana dipenuhi dengan angin.
"Apa itu dari sana? Arahnya dari sana, itu artinya Leon sedang bertarung di sana, tak apa lah aku istirahat saja dulu, dia pasti bisa menanganinya," Taurus pun mengistirahatkan dirinya, ia bersandar di salah satu pohon besar yang ada di sana. Walaupun kuat sebenarnya Taurus adalah seorang pemalas yang hanya akan bergerak jika sebuah tugas cukup menarik untuk dilakukan.
Dari atas langit tempat Falcon berada ia melihat seperti gelombang udara pecah di atas langit, matanya yang tajam itu membuat nya bisa melihat objek yang jauh bahkan angin sekali pun. Ia menuju pada objek itu, lalu ia berpikir gelombang seperti itu hanya bisa dilakukan oleh salah satu temannya, tentu saja adalah Sonic, kemudian ia menambah kecepatan nya dan menuju ke sana.
Di tempat pertarungan Leon melawan Sonic.
DUAR! DUAR! DUAR.
Suara keras terdengar di sana, kini terlihat banyak pohon yang tumbang di tempat itu.
"Hei cepat katakan padaku di mana kalian menyembunyikan rekan kami dan di mana markas kalian," Leon nampak menyeramkan, matanya seakan menyala, ia berjalan menuju Sonic yang kini terlihat terkapar di atas tanah yang berlubang.
Serangan sepuluh penjuru milik Leon adalah tekhnik yang ia lancarkan secara terus menerus yang membuat lawannya tidak bisa bergerak dari tempat nya, sehingga memaksa lawan untuk menangkis serangan itu atau menerima serangan itu. Ternyata Leon bukan lah lawan yang sebanding dengan Sonic, tekhnik sepuluh penjuru nya bisa langsung menumbangkan nya.
"Aku kira kau monster yang cukup tangguh, bahkan hanya dengan tekhnik pertamaku saja kau menjadi seperti ini, dan sekarang katakan lah yang sebenarnya bodoh," Leon mendekati sonic, ia meraih moncong Sonic dan mencengkram nya, lalu ia angkat tinggi ke arah langit sehingga kini wajah Sonic dan wajah Leon saling berhadapan.
Kini Sonic makin terlihat putus asa, tubuhnya tak bisa digerakkan, bahkan kemampuan regenerasi nya kini tak dapat memulihkan seluruh tubuhnya yang diselimuti banyak luka dan darah yang keluar dari lukanya.
__ADS_1
Dan di tempat Adam berada.
"Sepertinya aku cukup jauh dari mereka, dan kini tubuhku semakin membaik, ketika mereka memasuki tubuhku, entah mengapa aku selalu bisa menyembuhkan setiap luka ku dengan sendirinya, apakah ini yang disebut keahlian regenerasi? Tapi aku berpikir karena mereka merasuki tubuhku sehingga kini tubuhku layaknya manusia setengah dewa yang tak bisa terluka, walaupun cukup lambat dalam hal beregenerasi setidaknya kemampuan ini cukup berguna sekarang," ia berjalan mencari Brule, tak lama kemudian Adam menemukan Brule yang terkapar, Adam mendekati nya, dan melihat wajah Brule nampak terluka parah, luka yang ia dapat kan dari serangan kuat yang Sonic lancarkan itu membuat nya sulit beregenerasi.
"Hei Brule bangu, apa kau tidak apa-apa? Apa kau baik-baik saja? Lukanya terlalu parah, aku harus mencari tanaman herbal di sekitar sini," Adam mendapati Brule yang terluka parah, namun dengan dengan cepat Adam mencari tanaman herbal yang ada di sana.
"Ini dia, tanaman ini pernah Rebecca berikan padaku saat aku terluka parah, tidak salah lagi aku hanya harus meremas nya dan biarkan air yang keluar dari tanaman ini menyelimuti wajah nya," Adam kembali pada Brule dan segera mengobatinya di sana.
Di tempat Falcon berada.
"Aki harus mendekati nya, itu pasti Sonic, ternyata si Brule itu kuat juga sehingga memaksa Sonic bertarung lebih lama melawan nya," Falcon masih berpikir jika pertarungan Brule dan Sonic masih berlangsung, dan ia berpikir jika ledakan udara yang ia lihat berasal dari gelombang udara milik Sonic yang melesetdi tembakkan oleh Sonic.
"Aduh aku lapar sekali," Taurus yang kini sedang berbaring hanya bisa memegang perutnya.
"Ah sial makanan nya masih tertinggal di Bison itu, Leon maafkan aku tak bisa menyusulmu, aku lapar Leon aku harus kembali, lagi pula tanpa dibantu pun kau pasti akan menang sih," Taurus kini terduduk dan menyilakan kedua kakinya, untuk sesaat ia berpikir ingin kembali ke Bison tunggangan nya. Taurus sangat percaya dengan kekuatan dan kemampuan yang dimiliki Leon, walau bagaimana pun dulu nya mereka sering bertarung.
Falcon mendarat kan tubuhnya di salah satu pohon tak jauh dari Taurus berada, kini ia nampak berubah ke wujud Hybrid nya.
"Hey siapa orang itu? Tunggu dulu, aku seperti mengenal nya, dia? Bukan kah orang itu? Sial aku mendarat di tempat yang salah aku harus pergi dari sini, dia bukan tandingan ku," Falcon berniat untuk meninggalkan tempat itu, ia merasa jika orang yang ia lihat bukan lah orang sembarangan, dan ia merasa tak sebanding dengan nya. Ketika membalikkan badannya dan berniat untuk pergi tiba-tiba sesuatu terjadi.
__ADS_1
"Hei monster jelek, mau pergi kemana kau," Tiba-tiba Taurus ada dihadapan nya, dengan tatapan nya yang sangat menyeramkan matanya seperti berkilau disertai senyum yang terlihat bagaikan iblis.
"K-kau? Sejak kapan?" Mata falcon terbuka lebar, ia sangat terkejut dengan seseorang yang ada dihadapan nya itu, paruhnya sedikit terbuka badannya mulai berhetar dan jantung nya memompa lebih kencang.