
Serangan tiba-tiba dari pintu gerbang utama kerajaan kikat utara membuat penjaga di sana terkejut. Pasalnya yang mereka tahu serangan akan dimulai dari arah barat, ternyata musuh memiliki taktik yang cukup baik.
"Ada penyerangan, beberapa monster nampak menyerang dari gerbang utama," ucap salah seorang yang berjaga di sana.
Penyerangan itu dipimpin oleh Ryno dan beberapa monster badak lainnya. Benar sekali dari awal kita tak melihat Ryno di tim manapun, baik tim yang dipimpin oleh Norman maupun Lizardian.
"Akan ku hancurkan kalian semua," ucap Ryno.
Ia kini memasuki mode terakhir yaitu mode berserk. Mode terkuat yang ia miliki, beberapa monster merangsak masuk dan menerobos pertahanan pintu gerbang utama.
Laporan yang diterima Leon sungguh mengejutkan. Ia tak mengira jika musuh akan langsung menyerang dari gerbang utama.
"Apa? Mereka menyerang secara langsung dari gerbang utama? Perintahkan semua tentara kerajaan yang paling dekat di sana untuk menyerang," ucap Leon.
Ryno menyerang dengan hanya 20 ekor badak lainnya. Namun mereka sangat kuat, sepertinya mereka bukan monster biasa.
"Kalian takkan bisa mengalahkan kami, dan lagi monster ini telah di upgrade ke level paling tinggi dengan serum yang kami ciptakan," ucap Ryno
Perlawanan dilakukan oleh para penjaga di gerbang itu. Namun perlawanan mereka sia-sia. Monster itu terlalu kuat. Mereka telah menembus pertahanan lapis pertama.
Kilat utara memiliki 5 lapisan pertahanan di pintu gerbang utama. Sehingga sangat sulit untuk menembus gerbang itu. Namun kekuatan Ryno nampaknya terlalu kuat untuk mereka.
Tiba-tiba beberapa orang pasukan datang ke tempat itu dan mencoba membantu pertahanan di gerbang. Mereka adalah pemburu peringkat epic yang beralih tugas sementara. Kali ini mereka diminta untuk membantu pertahanan.
"Kau pikir kau siapa badak jelek? Kau pikir kerajaan ini bisa di tembus begitu saja," ucap seseorang yang menggunakan gada.
Terlihat tentara Orc pun mulai di kerahkan di sana.
"Baiklah lawan saja aku bodoh!" Ucap Ryno, namun tak ada yang mengerti ucapannya.
Ryno mulai menyerang beberapa orang yang ada dihadapannya. Ia arahkan cula besarnya itu pada mereka. Namun hal itu sangat mudah di tepis oleh mereka. Satu ayunan pedang berhasil melukai Ryno.
Seorang yang berada di level epic bukanlah orang sembarangan. Mereka benar-benar kuat dan bisa diandalkan.
__ADS_1
"Sialan,"
Ryno kembali menyerang secara brutal, kini ia nampak menghindari pertarungan dengan orang yang ada di hadapannya. Ia menujukan kerumunan tentara biasa dan bermaksud menyingkirkan mereka sebanyak-banyaknya.
Namun orang berpedang itu tak membiarkan Ryno lari begitu saja, ia menahan Ryno dan mulai melawannya.
"Sial dia kuat juga, tapi dengan mode ini aku takkan kalah," ucap Ryno.
Monster yang lain masih terlihat menyerang begitu pula dengan Ryno. Dia sangat kuat sekarang. Berbeda ketika ia melawan Adam, ia hanya menggunakan mode Hybrid. Sedangkan sekarang adalah mode paling kuat. Yaitu mode berserk.
"Monster ini kuat sekali, dan kemampuan regenerasinya sangat cepat, makhluk apa mereka," ucap seseorang yang melawan Ryno itu.
Ia nampak kewalahan melawan Ryno. Sepertinya Ryno malah semakin bertambah kuat ketika ia mendapatkan serangan.
Ryno dikepung oleh 3 orang level epic. Kini pertarungan itu terasa seimbang. Ryno mulai bisa dihadapi. Walaupun berkali-kali mereka harus terpental karena serudukan culanya yang cukup kuat.
"Apa tak adq cara mengalahkan monster ini? Ia sangat kuat sekali, aku baru pertama kali melawan monster seperti ini," ucap pria yang baru saja di hempaskan oleh Ryno.
Di tempat arena pertandingan. Tanpa di duga Adam harus mendapatkan pertandingan pertama. Dan lawan yang akan di hadapinya adalah Jack dari squad Dragon.
Jack yang melihat itu tidak merasa terkejut sedikitpun, baginya siapa pun lawannya akan ia hadapi dengan serius. Walaupun ia harus berhadapan dengan Elvin ataupun Han sekalipun.
"Aku seperti pernah mendengar nama itu Jack," ucap Natan pada Jack.
Jack tidak terlalu peduli dekat ucapan Natan. Namun tiba-tiba Cecilia berkata padanya.
"Aku tahu, dia adalah orang yang menjadi pusat perhatian dipertandingan sebelumnya, dia yang aku sebut berada di rank pejuang dan berhasil memasuki babak ini, itu artinya dia satu-satunya anak yang ada di rank pejuang dalam kompetisi ini," ucap Cecilia pada kedua orang temannya.
Jack yang mendengar penjelasan dari Cecilia merasa belum yakin dengan ucapan yang dilontarkan Cecilia padanya. Jack ingin memastikannya sendiri jika itu bukanlah sebuah kebohongan.
"Hahaha sudah cukup Cecilia, jangan bercanda, tidak mungkin ada rank pejuang lolos ke babak ini," ucap Jack padanya.
"Baiklah para penonton sekalian, inilah yang paling kita tunggu dalam acara ini, pertandingan satu lawan satu yang akan membuat kita bergidik," ucap pembawa acara itu.
__ADS_1
Semua penonton nampak mendukung jack, karena ia telah terbukti dengan kemampuannya. Sedangkan Adam lagi-lagi tidak diunggulkan.
Kini keduanya mulai memasuki arena pertandingan. Keduanya bertemu diatas arena. Penonton baru menyadari jika anak bernama Adam itu adalah seseorang yang berhasil mengalahkan Srigala dan para master di babak sebelumnya.
"Anak itu bukankah dia yang sebelumnya mengalahkan para Srigala dan beberapa master?" Tanya salah seorang penonton pada yang lainnya.
"Benar sekali, anak itu adalah anak yang berhasil lolos karena keahliannya," ucap salah satu lainnya.
"Itu hanya keberuntungan saja bodoh, tidak akan ada orang yang berada di rank pejuang mengalahkan Jack," ucap salah seorang penonton lainnya.
Penonton saling berdebat membicarakan Adam. Kini nampaknya ada dua tim yang mendukung mereka. Tim Adam dan tim jack.
"Penonton sangat ramai, nampaknya kini mereka mulai membicarakan dua petarung yang ada di atas arena," ucap pembawa acara itu.
Mendengar itu semua, Jack yang mengira semua omongan teman-temannya adalah kebohongan. Kini sedikit mulai percaya, apakah benar anak ini berada di tingkat pejuang.
"Hai siapa namamu? Apa benar kau ada di tingkat pejuang? Apa kau tidak sedang menyembunyikan identitasmu?" Tanya Jack pada Adam.
Adam yang mendengar pertanyaan itu langsung menjawabnya dengan ramah.
"Hahaha iya benar, aku masih ada di rank pejuang, aku tidak pernah lolos ketika naik peringkat," ucap Adam.
Mendengar kata-kata itu Jack sedikit muak. Jack tak percaya dengan apa yang Adam katakan.
"Hahaha tak mau memberitahukan yang sebenarnya ya? Ah sudahlah aku sih tak peduli, siapapun lawannya aku akan mengalahkan dia apapun yang terjadi," ucap Jack pada Adam.
Di luar arena, Han nampak melihat mereka berdua.
"Jadi itu anak yang dibicarakan banyak orang? Apa benar dia ada tingkat pejuang?" tanya Han pada dua orang temannya.
"Aku tak yakin, tapi kau dengar sendiri kan apa yang penonton katakan tentang anak itu," ucap Pedro padanya.
Nampaknya Han mulai penasaran dengan Adam. Ia merasa ada yang disembunyikan dari dalam dirinya.
__ADS_1
"Aku tak boleh membuang-buang waktu ditempat ini, walaupun semua ini menyenangkan, tapi ancaman di luar sana sedang mengincar kerajaan ini," ucap Adam.
Kini mereka telah bersiap dengan kuda-kudanya masing-masing. Seperti biasa Jack telah siap dengan tendangannya. Sementara Adam telah bersiap dengan pisau yang ada di pinggangnya.