
Lizardian kini mulai bangkit dan berdiri kembali, sepertinya keluar sesuatu dari mulutnya. Semacam gas beracun berwarna ungu, lidahnya tak berhenti bergerak kesana kemari. Mulutnya masih terbuka sedikit serta matanya nampak bercahaya.
Dari area tulang rusuknya sesuatu nampak keluar, yang tak lain adalah tangannya. Nampaknya ia mulai memasuki mode berserknya. Kini ia memiliki empat tangan yang kuat.
"Hei apa-apaan monster ini, dia seperti bertransformasi ke wujud yang lain," ucap Taurus yang kini memperhatikan Lizardian.
Lizardian mulai melangkahkan kakinya, satu hentakan kakinya berhasil menggempur tanah dan membuat tanah itu terangkat. Gelombang udara menyebar di area itu karena hentakan yang ia lakukan.
Taurus mengangkat tangannya dan menghalangi wajah nya dengan telapak tangan.
"Apa? Monster ini bertambah kuat, dan tampangnya jauh lebih menyeramkan sekarang," ucap Taurus melihat Lizardian yang telah sempurna memasuki mode berserknya itu.
Ia menyemburkan sebuah gas beracun ke arah Taurus,memaksa Taurus untuk menghindarinya. Lizardian melakukan sebuah tolakan dengan kedua kakinya, lalu kemudian melesat cepat le arah Taurus. Satu pukulan masuk dan mengenai tepat di perut Taurus.
"Arrrggghhh," Taurus dipaksa mengeluarkan air liurnya karena hantaman keras yang Lizardian sarangkan di perutnya.
Tidak hanya satu kali, namun keempat tangannya bergantian memukul tubuh kuat Taurus sehingga kini Taurus terkapar di tanah. Lizardian meraih leher Taurus dengan tangan kirinya. Namun dengan cepat Taurus memegangi kembali pergelangan tangan Lizardian yang kini mencengkram lehernya.
"Sial kuat seka dia, tapi hal semacam ini takkan berarti untukku," ucap Taurus.
Lizardian mulai melancarkan serangan dengan ketiga tangannya, membuat Taurus harus terpaksa menerima semua serangan itu. Namun dengan sangat kuat Taurus melayangkan tinju kuatnya tepat di wajah Lizardian, dan berhasil melepaskan diri dari cengkramannya.
Lizardian terpental beberapa meter, itu membuat Taurus sedikit punya waktu untuk kembali balas menyerang. Taurus kembali melesat untuk melancarkan serangan kuatnya. Ia mulai serius, dengan langkah zig zag ia melepaskan satu pukulan pada perut Lizardian.
Lizardian terpental jauh dari tempatnya dan menabrak pepohonan yang menghalanginya.
__ADS_1
"Kekuatannya benar-benar bertambah, monster apa dia sebenarnya, tak pernah ada monster yang selamat dari pukulanku, tapi monster ini sepertinya mampu menahan pukulanku," ucap Taurus yang kini masih di tempatnya.
"Eh kenapa ini, arrrggghhh," Tiba-tiba Taurus mengeluarkan cairan merah kental dari mulutnya, wajahnya tiba-tiba pucat serta tangan dan tubuhnya memiliki corak ungu.
Taurus seperti seorang yang keracunan, tubuhnya mulai merespon racun yang dikeluarkan oleh mulut Lizardian.
"Apa ini? Jangan-jangan?" Ucap Taurus sedikit memikirkan sesuatu.
Ternyata area pertempurannya telah dipenuhi kabut racun berwarna ungu. Taurus baru menyadari hal itu, ternyata sedari tadi Lizardian tak hanya menyerang dirinya dengan tinjunya, namun perlahan mengeluarkan racun dari mulutnya.
"Kenapa aku tak menyadari hal ini, tubuhku semakin melemah dan sulit digerakkan," ucap Taurus yang kini mulai tersungkur.
Ia mulai kehilangan keseimbangan, namun Taurus cukup kuat menahan racun itu.
Lizardian mulai bangkit kembali setelah sebelumnya dihempaskan cukup jauh oleh Taurus. Ternyata dia benar-benar kuat, pukulan keras Taurus masih belum bisa mengalahkannya.
Ia kembali bangkit dan segera menuju Taurus. Benar saja dugaan Lizardian, jika Taurus telah terkena efek racun yang ia keluarkan.
"Hebat juga kau, masih mampu bertahan dari racun mematikanku, padahal ini termasuk racun Novas yang sangat mematikan di dunia," ucap Lizardian pada Taurus.
Taurus masih mengatur napasnya, ia masih sanggup menopang tubuhnya. Matanya membesarkan, ia kesulitan untuk bicara. Novas adalah jenis racun yang ada di dunia mereka yang fungsinya menyerang sistem saraf pusat dengan mengganggu komunikasi antara otak, organ utama dan otot-otot tubuh.
Atau Novas bisa dikatakan sama persis seperti racun Novichok yang ada di bumi. Dibuat lebih beracun dibanding senjata kimia lainnya, oleh karena itu, pada beberapa versi, ia menyerang dengan sangat cepat. Sekitar 30 detik hingga dua menit.
"Hahaha, racun seperti ini takkan bisa membunuhku, jika kau ingin membunuhku, setidaknya keinginanmu lebih kuat dari keinginanku," ucap Taurus, tanpa di sangka ia masih mampu berbicara.
__ADS_1
Hal itu membuat Lizardian menjadi sedikit kesal.
"Sudah terkena efek racun sebanyak itu, masih saja bermulut besar, baiklah mungkin aku memang harus membunuhmu lebih cepat," ucap Lizardian.
Lizardian menendang perut Taurus cukup keras ke atas udara, membuatnya melayang. Lizardian melompat melewati tubuh Taurus di udara, ia kedua jari-jari tangannya saling merapat menjadi satu, ia lepaskan pukulan telak di punggung Taurus dengan keempat tangannya. Membuat Taurus jatuh menghantam tanah lebih cepat.
Lizardian memutar tubuhnya, lalu dengan satu gibasan ekornya menghantam Taurus yang terjatuh di tanah dari udara. Sekali lagi membuat Taurus merasakan sakit yang luar biasanya. Lizardian tak mengampuninya, ia menghujani Taurus dengan pukulan yang ia lesatkan menggunakan tangannya.
"Apakah ini kekalahan? Apa aku kan menerima kekalahan hari ini?"
Taurus yang sedang dalam keadaan terpojok seketika pikirannya mengingat sebuah masa kecil yang pernah ia lalui. Ia mendapati dirinya sedang memancing di sebuah sungai bersama seseorang anak kecil yang seumuran dengannya, yang tak lain adalah temannya.
"Ethan? Apa cita-citamu?" Ucap temannya yang melirik kearahnya sambil tersenyum.
"Aku ingin menjadi kuat seperti para 12 bintang keadilan," ucap Taurus kecil yang memiliki nama Ethan.
"Wah, lalu setelah itu? Apa yang akan kamu lakukan? Apa kamu akan mengalahkan semua monster yang ada di hutan? Atau malah akan menjaga kedamaian," ucap temannya.
"Aku tidak mau memiliki pekerjaan yang serepot itu, aku ingin berparang dan memenangkan perang itu hahaha," ucap Ethan.
"Eh, bukannya perang sudah tidak ada? Lagipula mengapa kamu ingin berparang? Bukannya perang itu menyeramkan? Perang itu akan membunuh banyak orang yang tak bersalah, jadi seharusnya kau tak melakukan itu," ucap temannya.
"Hahaha, ia aku ingin berparang, tapi bukan memerangi monster ataupun manusia, aku ingin memerangi hawa nafsuku sendiri, aku ingin mengalahkan diriku sendiri, melampaui batas kemampuan yang aku miliki, lalu menjaga mereka yang telah mau berteman denganku, agar orang-orang di sekitarku tidak merasa menyesal karena telah mengenalku," Ethan tersenyum melihat ke arah sungai dan meyakinkan ucapannya.
"Iya benar sekali, aku takkan pernah kalah oleh diriku sendiri, aku akan melampaui batas kemampuanku, aku akan melindungi semua orang yang mau berteman denganku, tidak! Aku akan melindungi semua orang sekarang, karena aku adalah salah satu dari 12 bintang keadilan," ucap Taurus yang kembali mulai tersadar karena ingatan yang masuk dalam pikirannya.
__ADS_1
"Monster jelek, kau takkan mudah mengalahkanku," ucap Taurus yang kini masih dihujani oleh tinju Lizardian.