
20 tahun yang lalu di selatan kerajaan kilat utara terdapat sebuah kota yang cukup makmur, kehidupan mereka begitu damai hampir tak pernah ada kejahatan yang terjadi di sana, langit membiru setiap hari, angin sejuk selalu menyapu Jalanan kota itu.
Semua orang hidup layak di sana, bahkan kota ini dinobatkan sebagai kota paling makmur di sana, pola hidup sehat yang diterapkan masyarakat di sana membuat mereka berumur panjang.
Tidak dapat dipungkiri lagi jika kota ini adalah kota idaman yang ingin dihuni oleh orang-orang. Namun semua itu berakhir ketika sebuah wabah mematikan menyerang kota itu, setelah kemunculan seorang anak misterius yang melintasi kota itu, seketika semuanya berubah, hal ini seperti kiamat untuk kota itu, satu demi satu wabah itu membunuh penduduk yang ada di sana, wabah itu menyebar dengan cepat sampai ke pelosok kota.
Kala itu masyarakat terus mendesak kerajaan untuk cepat mengambil tindakan, semua orang yang bekerja dibagian medis pun dikerahkan, namun wabah ini malah membunuh tenaga medis yang membantu mereka, wabah itu dengan cepat menyebar dari satu kota ke kota lainnya.
Tak ada yang bisa dilakukan, kerajaan semakin didesak, kini kota-kota lain mulai menutup akses masuk dari berbagi kota yang menyebabkan tatanan ekonomi semakin memburuk, ditengah kekacauan itu sebuah organisasi penentang pemerintahan ikut andil dalam aksi demonstrasi terhadap kubu kerajaan.
Mereka terus mendesak agar kerajaan dapat segera menangani wabah ini sebelum wabah ini membunuh semua orang yang berada di kilat utara.
Akhirnya raja mengeluarkan perintah agar kota yang telah terkena wabah itu diisolasi dan ditutup dari akses kemanapun, hal itu tentunya sebuah kabar baik untuk seluruh orang namun tidak untuk wilayah yang terkena dampak wabah ini, seseorang nampak memprovokasi kota itu untuk melawan pemerintahan karena dirasa tidak adil dalam mengambil keputusan.
Tak lama setelah karena aspirasinya terabaikan para penduduk yang kotanya terkena wabah itu akhirnya melawan pemerintahan dan mencoba menerobos akses masuk menuju kota yang aksesnya telah tertutup.
Pemerintahan yang mengetahui hal itu tentunya tak tinggal diam, mereka mencoba menghentikan para demonstran agar tidak terbawa suasana, dan kerajaan akan menanggung semua yang dirugikan.
Namun hal itu tak dihiraukan oleh mereka, mereka berpikir semua telah terlambat untuk sekarang, tak ada yang bisa dilakukan, akhirnya kota yang terkena wabah itu bersatu, mereka melawan kerajaan dengan keyakinan mereka. Tragedi itu tak bisa terelakkan, pertumpahan darah tak bisa dihindari, para tentara kerajaan pun banyak yang gugur, itu menyebabkan kerajaan semakin terdesak oleh dua kubu masyarakat sekarang.
Kubu masyarakat yang belum terkena wabah dan masyarakat yang kini telah bersatu melawan pemerintahan karena dampak kota mereka yang terkena wabah.
Kerajaan semakin kebingungan dalam mencari jalan keluar, tiba-tiba di saat keadaan sedang kacau, para kubu penentang kerajaan yang menyebut diri mereka sebagai organisasi pembebasan tirani ikut serta dalam gerakan menentang pemerintahan.
Lama tak ada jawaban dari pihak kerajaan, mereka kemudian bertindak dan mulai melawan para demonstran yang memaksa menerobos masuk kota mereka. Perang saudara itu pun tak bisa terelakkan, dalam sekejap kota-kota di sana dipenuhi oleh api, sejak saat itulah tragedi yang sangat menyeramkan itu disebut tragedi badai api.
__ADS_1
Sebuah catatan sejarah paling kelam selama berdirinya kerajaan kilat utara, dengan terjadinya hal semacam itu menimbulkan banyak tanya, siapa yang salah dalam kejadian itu dan siapa yang harus bertanggungjawab atas kekacauan tersebut.
Belum selesai sampai di sana, pihak kerajaan kini mulai mencari provokator yang memicu kekacauan besar itu, namun setelah sekian lama penyelidikan hal itu tak membuahkan hasil, raja saat itu turun tahkta dan digantikan oleh saudaranya sendiri karena ia merasa malu dengan apa yang telah terjadi.
Setelah beberapa belas tahun akhirnya tragedi itu terpecahkan dan semua orang yang terlibat mulai dicari keberadaannya untuk kemudian dieksekusi secara massal, Aquarius adalah satu-satunya orang yang berhasil mengungkap semua tragedi itu, sejak saat itulah namanya dikenal di kerajaan kilat utara.
.
.
.
.
"Jadi apa yang kau sembunyikan? Apa ada sesuatu yang tidak kami ketahui?" Tanya Leon kepada Ricchan.
"Apa? Bukan kah semua sudah tereksekusi kala itu? Bukan kah pemerintah telah mengumumkan jika kasus itu telah berakhir?" Tanya Leon sedikit bingung.
"Pemerintahan akan menganggap semua itu keberhasilan mereka, mereka menutupi sesuatu bahwa masih ada yang belum tertangkap di luar sana, mereka menyembunyikan nya agar masyarakat tidak ada dalam kepanikan lagi," ucap Ricchan.
"Aku merasa aneh dengan semua tragedi itu, apa ada orang dalam yang mencoba memanfaatkan itu semua?" Ucap Leon kini menatap kedua tangannya.
"Haha lupakan soal itu Leon, kau tidak tahu ya kalo makhluk itu akan mengirimkan teman-temannya untuk menyerang kerajaan ini? Fokus lah pada sesuatu yang akan segera menghampiri mu, jika masih memikirkan hal yang telah lama berlalu, itu hanya akan menambah beban pikiran mu," ucap Taurus sangat bersemangat, ia benar-benar tidak peduli dengan semua yang terjadi di masa lalu, baginya jika sesuatu telah ada dihadapan matanya maka dalam sekejap ia akan melupakan semua dan hanya akan fokus pada sesuatu itu.
.
__ADS_1
.
.
.
Di ibukota Vena terlihat beberapa orang dengan zirah yang terlihat mewah, zirah yang hanya dimiliki oleh mereka yang tergabung dalam beberapa squad, zirah itu terlihat seperti zirah yang dimiliki oleh salah satu squad besar yang ada di sana, terlihat dua orang laki-laki dan satu orang wanita menjadi pusat perhatian masyarakat yang ada di sana.
"Hei lihat itu, bukan kah itu squad Orion yang terkenal itu?" Ucap salah seorang yang asa di sana.
"Wah iya benar, lambang kuda yang terukir di bagian tengah zirah itu, tak salah lagi mereka dari Orion," ucap salah seorang dari mereka lagi.
Orion adalah salah satu squad besar yang ada di sana, squad itu bahkan melahirkan salah satu hunter yang berada di level epic yang kini tergabung dalam Zodiak, dia adalah Aries.
Tak ketinggalan beberapa squad level atas nampak terlihat di sana, maklum saja perlombaan akan dimulai 5 hari lagi, itu membuat mereka harus terbiasa dengan area di ibukota. Squad seperti Celestial, Dragon bahkan Saint legend terlihat di sana dengan zirah kebanggaan mereka.
"Hey lihat kita jadi pusat perhatian masyarakat di sini," ucap Han salah satu hunter level master squad Orion.
"Ya itu kan sudah biasa berhubung kita adalah squad besar," jawab Alicia yang juga rekan Han di squad Orion.
"Sudahlah kita harus fokus ke penginapan dan berlatih di sana," ucap Pedro yang terus melangkah kan kakinya.
Mereka bertiga beejalan menuju penginapan mereka, mereka akan tinggal selama pertandingan itu berlangsung. Pertandingan itu di prediksi akan berlangsung selama satu minggu, karena perekrutan grandmaster bukan lah hal yang main-main.
Adam pun kini tampak sedang berlatih dan meningkatkan kemampuan nya, ia mulai mengikuti latihan sesuai dengan kitab DEWA yang ia pegang.
__ADS_1
"Baiklah aku hanya harus fokus pada aliran darah yang ku alirkan ke seluruh tubuh, dan beberapa sel otak yang harus aku pakai, setelah ini aku akan menguasai realita level 2," ucap Adam yang terlihat sedang dalam posisi kuda-kuda dan matanya fokus pada sebuah titik di depan matanya.