Menara Dimensi

Menara Dimensi
Babak pertama


__ADS_3

Setelah selesai dalam pengambilan lencana, kini mereka dibagi menjadi beberapa tim. Setiap tim terdiri atas 100 orang. Itu artinya akan ada 10 tim yang akan bertanding di arena gladiator.


Tim ditentukan menurut abjad dari A sampai J. Kebetulan sekali squad Celestial harus bertemu dengan squad Orion, yang mana sebelumnya kapten mereka pernah beradu kekuatan. Kini papan nama setiap tim telah diumumkan dan diperlihatkan pada penonton yang ada di sana.


"Hei lihat itu, papan tim A sampai J telah dikeluarkan, itu artinya beberapa saat lagi pertandingannya akan dimulai," ucap beberapa penonton yang terlihat memadati setiap kursi yang ada di sana.


"Wah sepertinya kita akan tampil diurutan terakhir Elvin, bagaimana menurutmu?" Tanya Veronika pada Elvin.


Mereka terlihat di depan salah satu gerbang menuju arena. Elvin terlihat sangat santai melihat nama mereka terpampang diatas sana.


"Jadi kita satu tim dengan squad Orion ya? Ini menarik, pertarunganku dengan orang itu, akan ku selesaikan di atas arena ini," ucap Elvin santai.


Sementara itu di kubu squad Orion. Mereka nampak terlihat di pintu gerbang yang lain menyaksikan nama mereka terpampang di sana.


"Wah wah apa ini, kebetulan sekali bertemu lagi dengan squad Celestial, aku sudah tak sabar ingin cepat-cepat bertarung dengan orang itu," ucap Han sangat bersemangat.


Sedangkan 8 squad besar lainnya yang mana terdapat squad Dragon dan Saint legend. Mereka tampak terpisah dan tak ada yang menjadi satu tim.


Setelah nama-nama tim terpampang di sana, kini giliran pembawa acara memberitahu peraturan yang akan mereka patuhi.


"Baiklah hadirin semua, liga petarung yang pertama kali akan dimulai, kami akan membagi mereka dalam beberapa tim, setiap tim terdiri dari 100 orang," ucap si pambawa acara itu.


"Peraturannya sederhana dapatkan satu cincin yang berada pada monster Srigala level 4, kalian bisa melakukan cara apapun untuk mendapatkannya, dan ingat Srigala ini hanya ada 20 ekor, setiap ekor memiliki satu buah cincin, orang yang berhasil mendapatkan cincin itu dalam jangka waktu 10 menit akan menuju babak selanjutnya, dan jangan saling membunuh, atau kalian akan memasuki penjara orang-orang kuat kilat utara," ucap pembawa acara itu.


Adam yang mendengar semua peraturan itu hanya bisa berkata.


"Itu artinya aku hanya akan lolos ke babak selanjutnya jika aku mendapatkan cincin itu ya? Baiklah aku akan berusaha," ucap Adam.

__ADS_1


Kebetulan sekali Adam berada pada tim A yang mana kali ini ia akan mendapatkan giliran pertama untuk bertanding di arena itu.


Akhirnya liga petarung pun resmi dibuka, tim pertama yang bertanding telah memasuki arena pertandingan. Mereka nampak beregu, dan sepertinya hanya Adam yang terlihat sendirian.


Mereka kini menempati posisi mereka masing-masing, arena itu cukup padat, sehingga akan sangat sulit bertahan di sana. Beberapa orang nampak berebut agar bisa berada di posisi paling tengah arena itu. Arena itu berbentuk bulat dengan tinggi sekitar 2 meter dari permukaan tanah.


Setelah para petarung memasuki arena, kini terlihat gerbang yang mereka lewati sebelumnya seperti mengeluarkan sesuatu. Serta dari setiap sisi podium penonton terlihat batang besi yang keluar dari sana menyelubungi arena ini. Dan kini mereka seperti sedang dikurung di sangkar burung.


Hal itu agar para peserta tak melukai penonton.


"Hei lihat gerbang nya tertutup, dan arena ini seperti sangkar Burung sekarang," ucap seseorang peserta.


"Baiklah pertandingan memperebutkan cincin dimulai," ucap pembawa acara itu.


Penonton bersorak mendukung mereka yang tengah bertanding. Tak lama kemudian 20 ekor monster Srigala memasuki arena itu.


"Lihat di sana, monster Srigala telah terlihat bersiaplah," ucap seseorang di sana.


"Minggir Srigala ini milik kami," ucap salah seorang dari mereka.


Dalam sekejap arena itu nampak rusuh, 100 orang petarung melawan 20 ekor Srigala level 4. Tentu saja itu akan menjadi kemenangan yang mudah.


Namun ternyata itu semua diluar ekspektasi, tindakan mereka justru tidak beraturan dan malah menyebabkan kekacauan. Walaupun begitu, tidak sedikit pula diantara mereka yang tidak melawan Srigala itu.


"Lihat mereka, mereka malah seperti orang yang sedang tawuran, apa-apaan itu, hei bodoh harusnya kalian bekerja sama," ucap salah seorang dari mereka.


Tak terkecuali dengan Adam, ia sangat memukau. Penampilannya menjadi pusat perhatian. Pasalnya dia hanyalah pemburu yang berada di rank penjuang. Tapi ia malah bermain cukup baik.

__ADS_1


"Kenapa ada orang yang tak berusaha melawan Srigala ini? Apa mereka memiliki rencana lain?" Ucap Adam yang melihat beberapa orang nampak santai hanya melihat yang lain beraksi.


Kini di hadapan Adam ada seekor Srigala yang cukup besar.


"Srigala baik aku tal ingin menyakitimu, lebih baik kau serahkan cincin itu padaku," ucap Adam sembari memasang kuda-kudanya.


Srigala itu menyerang Adam, namun Adam hanya menghindarinya. Satupun serangan tak ada yang mengenai nya.


"Wah lihat itu, Satu-satunya peserta kita yang ada di rank pejuang sedang berusaha mengalahkan Srigala itu, apakah dia akan selamat, mari kita do'akan pria pemberani itu," ucap pembawa acara itu, yang ia maksud adalah Adam.


"Hahaha lihat itu anak itu pasti akan mati, bodoh sekali dia mengikuti seleksi grandmaster yang mana levelnya berada jaub darinya," Seorang penonton nampaknya meragukan kemampuan Adam.


"Baiklah sudah cukup, tidur lah dasar Srigala tak mau nurut," Adam melompati Srigala itu dan mengarahkan tinjuan tepat di kepala si Srigala itu, membuat Srigala itu terkapar di hadapannya.


Tanpa si sangka, hal yang dilakukan Adam itu membuat seisi podium dan arena terkejut bukan main. Mereka seakan tak percaya dengan apa yang dilakukan Adam pada Srigala itu. Padahal mereka yakin Adam akan kalah lebih awal.


"Wah apa itu, hei apa kalian melihatnya? Dia mengalahkan Srigala hanya dengan satu pukulan saja? Sulit dipercaya namun ini adalah sebuah fakta," ucap pembawa acara itu.


Satu cincin telah ia dapatkan, dan kini ia hanya tinggal menunggu saja yang lainnya berhasil. Setidaknya posisi dia aman sekarang karena telah mendapatkan cincin itu.


"Hei bukankah orang itu adalah orang yang ada di rank pejuang? Apa kau yakin dia ada di level itu?" Ucap seseorang yang melihat Adam.


"Tidak masuk akal, apa-apaan itu, hanya satu pukulan? Tidak mungkin seseorang di rank pejuang memiliki kekuatan semacam itu," ucap salah seorang dari mereka, mereka nampak terkejut dengan apa yang dilakukan Adam.


Setelah waktu berjalan selama 5 menit akhirnya 20 Srigala itu berhasil dikalahkan. Dan cincin telah didapatkan oleh beberapa orang. Setelah selesai mendapatkan cincin itu, para peserta yang tak mendapatkan cincin terlihat putus asa.


"Hei apa yang kalian lakukan? Waktu masih berjalan, ayo cepat rebut cincin itu dan bertahanlah sampai akhir," ucap pembawa acara itu.

__ADS_1


Benar juha yang dia katakan pembawa acara itu, dia tidak pernah menyebutkan jika tak diperbolehkan merebut cincin dari seseorang. Dia hanya menyebutkan untuk mengambil cincin dan bertahan.


"Itu artinya seseorang yang bertahan dengan cincin yang ada di tangan nya, akan lolos ke babak selanjutnya, dengan kata lain hanya akan ada 20 orang saja untuk tahap selanjutnya, itu artinya seseorang akan saling mengalahkan satu sama lain," ucap Adam sedikit berpikir.


__ADS_2