Menara Dimensi

Menara Dimensi
Adam vs Jack


__ADS_3

Suara penonton masih bergemuruh menyemangati mereka. Nampaknya pertarungan Adam melawan Jack akan menjadi pertarungan yang luar biasa.


"Aku tak tahu apa yang mereka katakan itu benar atau tidak, tapi yang jelas persiapkan dirimu dengan baik nak," ucap Jack memutari Adam.


Kini ia berlari ke arah Adam lalu melompat, memutar tubuhnya dan melancarkan tendangannya dari atas kepala Adam. Adam menerima serangan itu dengan menahannya menggunakan kedua pergelangan tangan.


"Lihat itu, jack melakukan serangan tepat ke arah kepala Adam dan membuatnya harus tersungkur," ucap si pembawa acara itu.


Namun tendangan Jack terlalu kuat, memaksa kaki Adam menembus lantai arena itu. Jack menjauhkan dirinya karena ia merasa Adam akan terkapar setelah menerima tendangan kuatnya itu.


Di luar dugaan ternyata Adam terlebih dahulu mengubah gelang dewa yang ada di tangannya menjadi sebuah perisai yang melindungi tangannya.


"Lihat apa yang terjadi di sana, anak itu melindungi tangannya dengan perisai, tapi sejak kapan?" Ucap seorang pembawa acara.


Penonton dibuat terkejut oleh Adam, pasalnya dari tadi Adam tidak membawa perisai yang melindungi tangannya.


"Apa? Apa itu? Sejak kapan orang itu melapisi tangannya dengan perisai?" Ucap Natan yang menyaksikan kejadian itu.


"Apa mungkin itu salah satu kemampuan miliknya?" Ucap Cecilia.


"Apa kau yakin? Bukankah dia masih berada di peringkat pejuang?" Tanya Natan heran.


Benar juga, sekarang Adam hanyalah seorang pemburu yang ada diperingkat pejuang yang tak memiliki kemampuan khusus apapun. Tapi kali ini ia membuat semua orang terkejut dengan kemampuan realita miliknya.


"Apa sejak kapan anak itu membawa sebuah perisai?" Tanya Oskar yang juga sedang menyaksikan pertarungan Adam dan Jack.


"Aku rasa itu salah satu kemampuan khusus yang ia miliki," ucap honey.


"Tapi bukankah orang-orang yang berada di rank itu belum bisa menggunakan kemampuan semacam itu?" Tanya Oskar.


"Entahlah aku tak yakin soal itu," ucap Honey.


Semua orang dibuat bingung oleh Adam, dia adalah satu-satunya pemburu yang berada di level pejuang namun telah mengaktifkan kemampuan khusus yang mustahil dicapai oleh orang-orang yang ada di level itu.


"Kenapa aku seperti pernah melihat anak itu," ucap Elvin yang kini memperhatikan pertarungan Adam dan Jack.


"Anak yang menarik, sepertinya dia adalah anak berbakat," ucap Han yang ditujukan untuk Adam.

__ADS_1


Jack yang menyaksikan itu dengan mata kepalanya sendiri merasa tak percaya dengan apa yang ia lihat.


"Hei siapa kau? Apa yang kau lakukan? Sejak kapan kau menggunakan perisai itu?" Tanya Jack cukup serius.


"Hehe ini salah satu kemampuan realita milikku, aku bisa membuat objek yang ku sentuh menjadi objek apapun yang aku pikirkan," ucap Adam yang kini nampak mengeluarkan kakinya yang tertanam itu.


Perisai yang ada di tangan Adam seukuran bola, sehingga hal itu membuat perisainya bisa dipakai untuk menyerang.


Jack kembali menyerang Adam dengan tendangan menyamping yang Jack arahkan pada perutnya. Adam menahannya dengan perisai itu, menyebabkan Adam bergeser beberapa meter dari tempatnya.


"Cukup tangguh juga kau, tapi apa kau bisa menahan serangan selanjutnya," ucap Jack.


Kini iya lancarkan tendangan dari atas kebawah seperti sedang mencangkul. Mengarahkan tepat ke wajah Adam. Adam terlebih dahulu telah meningkatkan kepekaannya sekitar 30% sehingga ia dapat menghindari serangan Jack.


Tendangan Jack membuat permukaan arena itu sedikit hancur, tak mau melepaskan Adam. Jack tak membiarkan Adam beristirahat sedikit pun.


Ia lancarkan tendangan nya berulang kali, Adam terus menangkisnya tanpa ada perlawanan.


"Orang ini cukup kuat, aku sampai tak ada kesempatan untuk menyerangnya, dia sangat lincah, sepertinya dia layak berada di rank grandmaster," ucap Adam.


Penonton semakin dibuat kagum oleh penampilan Adam dan Jack. Selain pertarungan Elvin dan Han barusan. Ternyata pertandingan Adam cukup menyita perhatian mereka.


Selain penonton, peserta yang lain pun dibuat tidak percaya dengan apa yang mereka saksikan. Beberapa kali mereka berkata hebat untuk Adam, karena mampu mengimbangi Jack si kaki baja itu.


"Ini mustahil, bagaimana bisa anak seperti itu bisa mengimbangi Jack," ucap Cecilia.


"Wah dia cukup tangguh, aku jadi ingin melawannya," ucap Stive.


Kini jack nampaknya menghentikan serangannya. Membuat Adam kebingungan, apa yang selanjutnya dilakukan oleh Jack. Apakah dia sedang merencanakan sesuatu.


"Karena kau cukup tangguh, aku takkan setengah-setengah lagi melawanmu, aku akan serius mulai dari sini," ucap Jack.


"Hah? Jadi daritadi kau meremehkanku ya?" Tanya Adam.


Jack mengepalkan tangan dan mengangkat satu kaki kanannya. Ia seperti sedang mengumpulkan energi pada kakinya. Semakin lama kakinya mengeluarkan asap dan muncul api dari sana.


Jack mencoba mengeluarkan penguasaan apinya malalui kaki. Api itu memenuhi betisnya dan tak lama kakinya seperti berkilau.

__ADS_1


"Apa kau sudah siap dengan serangan selanjutnya?" Tanya Jack pada Adam.


"Apa itu pemirsa sekalian, jack mulai mengeluarkan aura apinya yang menyilaukan," ucap pembawa acara itu.


Penonton pun semakin dibuat tegang oleh pertarungan mereka. Kira-kira siapakah yang keluar sebagai pemenangnya.


"Apa itu, dia mengeluarkan apinya, baiklah aku pun tak ingin kalah seperti ini, aku hanya perlu menggunakan serangan itu," ucap Adam.


Ia menarik pisaunya dan merubahnya sebagai sarung tangan besi yang biasa ia gunakan. Semua statusnya sudah ia naikkan 20%.


"Apa aku tak salah lihat? Anak itu mengubah pisau yang ada di pinggangnya menjadi sebuah sarung tangan besi?" Ucap Cecilia.


"Benar, kau tidak salah lihat dia memang mengubahnya menjadi sarung tangan besi," ucap Natan.


"Sudah dipastikan itu adalah kemampuannya, tapi aku baru kali ini melihat hal semacam itu," ucap Cecilia.


"Lagi-lagi anak itu membuat kejutan pemirsa sekalian, ia mengubah pisau menjadi sarung tangan besi," ucap pembawa acara.


Hal itu menjadi sebuah perdebatan diantara orang yang melihatnya. Baru kali ini mereka melihat kemampuan seperti itu.


Jack yang melihatnya tidak merasa heran karena sebelumnya ia telah diberitahu oleh Adam tentang kemampuan yang ia miliki.


Jack melompat dan menukik ke arah Adam, melancarkan satu serangan kuat ke arahnya. Adam telah bersiap menerima itu, ia mengepalkan tangannya lalu mengambil ancang-ancang untuk memukulnya.


Dash! Satu tendangan keras menghantam Adam namun kini ia tahan menggunakan tangan yang telah ia lapisi dengan sarung tangannya. Menyebabkan gelombang udara keluar dari sana.


Adam berusaha menahan tendangan itu, hingga memaksa adam menaikan status nya menjadi 30%.


Jack melepaskan kakinya kini ia putar tubuhnya dan menendang Adam menggunakan kaki kirinya.


Dash! Adam terpental dari tempatnya, dan berguling-guling. Tendangan yang dilancarkan Jack sangat kuat dan cukup keras.


"Hahaha bagaimana tendanganku," ucap Jack mendaratkan tubuhnya di atas lantai arena yang terlihat hancur itu.


"Wah lihat itu, Jack berhasil menumbangkan anak itu dengan tendangan kuatnya," ucap pembawa acara itu.


"Yeah, bagus Jack, kali ini kau menang," ucap Natan yang terlihat bahagia.

__ADS_1


"Bagus Jack, kau pasti bisa menang dari anak itu," teriak Cecilia.


Wajahnya kini nampak tersenyum melihat Adam yang terpental.


__ADS_2