Menara Dimensi

Menara Dimensi
Epic Battle Elvin Tapak Budha Suci


__ADS_3

Kemampuan levitasi yang dimiliki oleh Veronika ternyata sukses membuat semua orang tercengang. Karena pemilik kekuatan itu termasuk langka. Sementara untuk mendapatkannya membutuhkan latihan bertahun-tahun serta menguasai beberapa tekhnik dasar.


Sepertinya hal yang sangat wajar jika mereka tercengang, karena Veronika sendiri adalah pemburu yang masih berada di rank master. Kini kekuatan yang dimiliki oleh anggota squad Celestial memang bukanlah isapan jempol belaka. Mereka membuktikan, jika mereka adalah squad nomor satu yang ada di sana.


Dua orang monster yang kini terangkat bersama permukaan tanah itu mulai melompat dari atas sana. Dengan cepat Veronika menjatuhkan permukaan tanah yang terangkat itu menimpa kedua Hybrid yang melompat.


"Kim lindungi semua dengan perisai milikmu," ucap Veronika.


"Baiklah Veronika," ucap Kim.


Tanpa berpikir panjang, akhirnya Kim melindungi semua yang ada di sana kecuali dua monster yang kini akan terkena runtuhnya tanah itu.


"Apa? Tanah itu menimpa kita dan mencoba mengubur kita," ucap Bull.


"Apa? Takkan ku biarkan, Homerune rotation," satu pukulan memutar di lancarkan oleh Kong.


Pukulan gadanya berhasil menghancurkan tanah yang kini hendak menimpanya. Tanah itu hancur dan serpihannya terjatuh kemana-mana.


"Apa? Kuat sekali pukulannya," ucap Veronika.


"Takkan ku biarkan," Elvin melompat dan melesat mendekati kedua monster itu.


Kini ia telah bersiap dengan semua pukulan yang akan dia lancarkan pada kedua monster itu. Kedua monster itu menyadari kedatangan Elvin dari arah depan mereka. Mereka memasang kuda-kuda yang sama. Mengumpulkan semua energi alam.


"Peningkatan 2 kali lipat, Tapak Budha Suci,"


Akhirnya kedua pukulan itu bertemu, keduanya nampak seimbang. Tapi ternyata kekuatan Tapak Budha Elvin jauh lebih kuat. Memaksa mereka terhempas dari tempatnya.


"Kuat sekali anak itu, darimana mereka belajar semua tekhnik hebat itu?" Ucap salah seorang penjaga.


"Bukankah mereka adalah squad Celestial? Apa kalian tidak menyadarinya?" Ucap salah seorang penjaga lainnya.


"Ah iya itu benar, mereka adalah murid dari squad Celestial, squad nomor satu di Kerajaan Kilat utara," ucap para penjaga yang kini mulai menyadari siapa mereka.


Dari arah terhempasnya dua Hybrid itu, kini mereka nampak berubah menjadi mode berserk. Aura yang dikeluarkan pun berbeda. Sepertinya peningkatan kekuatan mereka telah mealampaui Elvin.


"Hebat juga kau memaksa kamu menggunakan mode ini," ucap Bull.

__ADS_1


"Takkanku biarkan kalian melakukan hal ini seenaknya, keinginan kami menghancurkan Kerajaan ini sudah tak terbendung," ucap Kong.


Kini kedua Hybrid mulai berlari dan hendak melancarkan serangan pada Elvin. Begitu pul6 dengan Elvin. Tangannya sudah siap lagi dengan serangan berikutnya.


Veronika mengangkat reruntuhan bangunan yang hancur dan mengarahkan pada mereka.


Bruk! Bruk! Bruk! Berkali-kali reruntuhan itu menimpa kedua monster itu. Namun mereka menerobosnya dan nampak tidak mengalami kesulitan dengan serangan yang dilakukan Veronika.


"Mereka jauh lebih kuat dari sebelumnya, wujud mereka pun kini berubah, apa ini peningkatan kekuatan yang mereka lakukan?" Tanya Veronika pada dirinya sendiri.


Kim masih melindungi Elvin dengan perisai transparan miliknya. Sedangkan para penjaga kini mulai bersiap lagi untuk ikut melancarkan serangan pada para monster itu.


"Kita harus membantu anak itu, agar monster ini cepat dimusnahkan," ucap penjaga.


Elvin kini beradu pukulan dengan kedua Hybrid itu. Pukul mereka sangat kuat, sehingga mampu menciptakan gelombang udara cukup kuat. Yang mana gelombang itu menghancurkan bangunan yang dilewatinya.


Satu serangan gada kuat masuk ke tubuh Elvin. Ia masih bisa bertahan dari serangan itu. Elvin memasukkan serangannya namun meleset. Sekali lagi serangan gada masuk ke tubuhnya.


Perisai yang diciptakan Kim terlalu lemah untuk gada itu. Sehingga membuat perisai itu hancur, sedangkan Veronika berusaha menyelamatkan Elvin yang nampak tersungkur.


"Veronika!" Kim yang melihat itu berteriak karena temannya terkena hantaman cukup kuat.


Elvin yang melihat itu mencoba bangkit, namun kini satu serangan gada mengenai wajahnya dan membuatnya terhempas beberapa meter.


Para penjaga mulai menyerang monster itu lagi. Namun usaha mereka gagal. Mereka malah menjadi bulan bulanan Kong.


Sementara Bull kini mencoba mendekati Kim. Dengan perisai yang menyelimuti tubuhnya layaknya armor perang. Serta sarung tangan perisai transparan berbentuk bola. Kim berusaha melawan monster itu dengan transformasi yang ia lakukan.


"Aku takkan kalah darimu, ini adalah skill terbaruku, zirah perisai khusus," ucap Kim kini memasang kuda-kudanya.


"Hahaha, takkan ada gunanya, rasakan ini," satu pukulan kuat coba mengenai Kim.


Namun Kim dapat menghindari serangan itu. Kekuatan pukulan Bull berhasil membuat permukaan tanah yang ia pukul berhamburan disekitarnya.


Kim mulai melancarkan serangan ke area vital monster itu. Dan berhasil membuat monster itu tersungkur.


"Kau? Beraninya lakukan ini padaku," monster itu menangkap kaki Kim.

__ADS_1


Ia melemparkannya jauh ke arah Veronika. Elvin yang melihat itu nampak bangkit lagi. Lagi-lagi ia terlihat menyeramkan. Kini kilatan cahaya nampak menyelimutinya.


"Apa itu? Apa anak itu masih bisa bertarung? Kuat sekali dia, padahal telah menerima serangan dari gada ini," ucap Kong.


"Jangan ganggu teman-temanku, hadapilah aku sang Dewa kematian," ucap Elvin yang nampak menggertak.


Kilatan cahaya masih menyelimutinya. Kong telah bersiap melancarkan serangannya lagi. Ia melompat untuk memasukkan satu serangan pada Elvin, membuat Elvin sedikit melompat ke belakang, kemudian membuka kedua telapak tangannya. Energi listrik menyelimuti kedua tangannya.


Lagi-lagi Kong segera menyerangnya, Melancarkan satu pukulan mengarah pada wajah Elvin.


"HAHAHA," Terdengar gelagak tawa dari seekor monster itu yang kini melompat ke arah Elvin. Dapat di pastikan ini akan jadi hantaman cukup kuat.


"Dengan ini kau akan.... " Ucapan Kong seketika terhenti, matanya menyaksikan sendiri bahwa ada sebuah kilat yang berasal dari tubuh Elvin serta sorot matanya mulai bercahaya.


Detik berikutnya, tanah mulai berguncang. Terlihat sebuah ekspresi keheranan dari wajah Kong, hingga akhirnya.


DUARRR!


Kong terpental, disebabkan oleh sebuah ledakan semacam sambaran petir. Cahaya biru layaknya kilat mengelilingi Elvin yang dikuasai amarah.


"Apa ini... Udaranya bergemuruh? Kekuatan ini? Apakah ini yang guru ceritakan padaku," Elvin keheranan. Desiran angin yang cukup kencang mengibarkan pakaiannya dan juga rambutnya.


Kong terlihat panik. Hingga pada akhirnya, Elvin yang dikelilingi cahaya biru itu seketika mendongakkan wajahnya, seperti ada sebuah energi yang luar biasa telah merasuk ke dalam jiwanya. Matanya kini terlihat putih. Menatap lurus pada Kong, membuatnya memasang kuda-kuda cukup kuat.


"Tapak budha suci! Elemen dasar kilat!" Tanah disekitar Elvin mulai bergejolak, menggempur terangkat ke udara, serta beberapa kilat yang masih menyelimutinya.


"Enam penjuru langit!"


Kong berusaha memberikan serangan melalui gadanya. Namun dalam sekejap Elvin menghilang.


"Dia hilang?" Kong keheranan.


Beberapa kilat menyambar di sekeliling Kong, ia mengedarkan pandangannya kesana kemari mencari sosok Elvin.


Elvin muncul ditopang cahaya kilat, Kong melompat menjauhinya dan mendekat ke arah Bull. Elvin memasang raut wajah yang begitu geram, dengan sigap, dan dengan dorongan cahaya kilat yang membentuk zig-zag, dalam hitungan detik Elvin berhasil melancarkan dua serangan Tapak budha sucinya. Membuat kedua Hybrid itu kehilangan sebagian anggota tubuhnya.


Elvin yang setengah sadar tiba-tiba ia meringkuk, tepat di depan kedua temannya itu.

__ADS_1


__ADS_2