Menara Dimensi

Menara Dimensi
Elvin vs Han


__ADS_3

"Kenapa kau ingin melawanku?" Tanya Elvin pada Han.


"Aku hanya ingin melihat kemampuan mu," ucap Han dengan penuh percaya diri dan nampak tersenyum.


Kim dan dan Veronika merasa khawatir dengan seseorang yang ada dihadapan Elvin, hanya orang bodoh yang berkata seperti itu dihadapan nya. Elvin bukan lah orang yang ramah, apalagi jika ada seseorang yang berkata ingin menguji dirinya.


Di Akademi squad Celestial, Elvin adalah orang paling ditakuti di sana, hampir tak ada yang berani menantangnya, bahkan seniornya sendiri pun tak pernah ada yang berani menantangnya berduel secara langsung, tapi walaupun begitu ia tetap menghormati seniornya. Elvin takkan melawan orang yang tidak mengganggu ketenangannya. Namun ia akan sangat marah ketika mengetahui salah satu orang terpenting dalam hidupnya disakiti oleh orang lain.


Namun Han juga bukanlah orang sembarangan, selain Jack dan Stive yang juga berhasil menempati jajaran pemburu terpopuler kerajaan kilat utara, Han adalah salah satu orang yang berada diperingkat atas.


"Hei hati-hati kalau bicara, memangnya kau ini siapa?" Tanya Veronika pada Han yang begitu percaya dengan apa yang ia katakan.


"Namaku Han dari squad Orion," ucap Han sembari tersenyum, kini ia menaikkan alis matanya membuat nya terlihat seperti bukan orang sembarangan.


"Han? Dari Orion? Jangan-jangan kau?" Veronika nampak terkejut mendengar perkataan yang keluar dari mulut Han.


"Ada apa Veronika? Apa kau mengenalnya?" Kim nampak kebingungan melihat ekspresi wajah Veronika.


"Tidak salah lagi, dia adalah orang yang berhasil mengalahkan kepopuleran Elvin di akhir season kemarin, dia orang yang mendapat banyak penghargaan ketika akhir season kemarin ditutup," Veronika menjelaskan dengan serius tentang orang yang ada di depan nya.


Dalam dunia hunter atau pemburu, mereka yang berada diperingkat elit dan master selalu berlomba untuk menjadi yang teratas. Apalagi jika bukan untuk menarik diri agar bisa direkrut menjadi hunter profesional. Dalam satu tahun terdapat 3 season perhitungan kepopuleran dan diakhiri setiap 4 bulan sekali.


Mereka mendapatkan Rank itu berdasarkan pencapaian dan performa mereka dalam memburu monster yang ada di hutan.


Dan untuk kali ini karena perekrutan grandmaster pemburu polanya dirubah, maka mereka yang berada di rank master memanfaatkan liga petarung untuk mendapatkan posisi tersebut.


Sebelumnya perekrutan grandmaster di hitung dari berapa banyak monster yang ia bunuh, dan ada pula tes fisik dan tes tulis, serta beberapa ujian yang dibuat oleh para panitia perekrutan grandmaster.

__ADS_1


"Sudahlah Han, kau kan telah berada di rank pertama, kenapa harus melawan orang itu," ucap Pedro kini melarang Han.


"Tidak apa-apa aku penasaran pada orang ini, karena selama 3 season namanya tidak pernah bergeser sedikit pun, aku hanya ingin tahu, apakah aku layak berada di puncak saat ini," ucap Han pada Pedro.


"Ya ampun orang ini keras kepala sekali," ucap Pedro.


"Han hati-hati jangan terlalu memaksakan diri, aku tau kau bisa mengalahkannya, tapi jangan sampai buat kesalahan," ucap Alicia mengkhawatirkan Han.


Elvin terlihat tenang dan kini ia meminta temannya itu untuk sedikit menjauh darinya. Elvin belum pernah terlihat seserius itu, sepertinya ia tidak menganggap remeh orang yang ada di hadapannya.


"Bersiaplah, aku maju," ucap Han kini ia nampak melangkahkan kakinya ke arah Elvin.


Han melancarkan pukulan dengan tangan kanannya mengarah wajah Elvin, namun Elvin menusuk lengan Han yang nampak berotot itu dengan telapak tangannya yang membuat serangan Han meleset, Han terus menyerang Elvin dengan serangkaian pukulan yang ia arahkan pada Elvin seketika pertarungan itu seperti pertarungan ahli kungfu.


Elvin hanya menangkis pukulan Han dan masih belum menyerang. Han mencoba membuka celah kosong pada Elvin, Han mulai serius, ia sudah mulai mengeluarkan tendangannya, dari mulai tendangan ke samping sampai tendangan memutar.


Namun hal itu pun masih belum memaksa Elvin mengeluarkan kemampuannya, ia hanya menangkis seluruh serangan Han.


Elvin masih memasang kuda-kuda bertahannya. Pertahanan Elvin sangat sempurna hingga tak ada celah sedikit pun untuk diserang.


"Orang itu tangguh sekali, dia bahkan mampu memblok semua serangan Han dengan sempurna, bahkan dia belum mengeluarkan serangan nya," ucap Alicia yang kagum pada Elvin dan juga tak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang.


Baginya Han adalah orang yang cukup kuat, ia berlatih siang dan malam untuk bisa berada di puncak. Alicia selalu percaya jika Han sudah berkembang cukup jauh dari siapa pun. Namun ketika melihat Elvin, Alicia mulai khawatir dengan Han.


"Orang itu benar-benar tidak bisa dianggap remeh, pantas saja ia berada di puncak untuk beberapa season berturut-turut, berapa lama ia melakukan latihan?" Ucap Pedro yang juga merasa kagum dengan apa yang dilakukan Elvin.


"Sebaiknya cepat hentikan pertarungan ini, kau takkan bisa mengalahkan Elvin, dia berada jauh di atasmu, kemampuannya bahkan jauh lebih hebat dari yang kau lihat sekarang," ucap Veronika pada Han.

__ADS_1


"Aku mengakuinya, tapi jika harus menghentikan pertarungan ini, itu artinya aku hanya akan menjilat ludahku sendiri, aku bukan lah orang seperti itu," ucap Han dengan sangat jelas.


Han berlari dan kini nampak melompat sembari melancarkan tendangan memutar dari udara. Kemampuan beladirinya cukup baik dan terlihat indah. Namun serangan itu di hindari oleh Elvin, membuat tendangan nya meleset dan menghantam permukaan tanah.


Permukaan tanah itu kemudian hancur karena tendangan Han yang cukup keras. Kini Elvin yang berada disebelah Han mulai mengeluarkan sorot matanya yang tajam. Sorot mata yang biasa ia gunakan untuk mengintimidasi lawannya.


Han mulai terprovokasi dengan sorot mata tajam mengerikan milik Elvin, namun kali ini ia memutar tubuhnya dan melancarkan tendangan memutar ke arah kepala Elvin.


Elvin menangkap kaki kanan Han dengan tangan kirinya. Lalu Elvin menarik nafasnya dan sedikit merendahkan posisi badannya.


"Huuuu ... Tapak budha,"


BAAAMMM!


Han terpental akibat serangan yang dilancarkan oleh Elvin dengan tangan kanannya. Elvin adalah seorang pemburu yang memiliki kekuatan telapak budha. Sebuah skill khusus yang ia miliki, mampu mementalkan apapun dengan tangan nya itu.


Alicia dan Pedro nampak terkejut dengan apa yang mereka lihat, Elvin ternyata mampu menumbangkan Han hanya dengan dorongan tangannya itu.


"Apa? Han? Tidak mungkin, dia terhempas hanya dengan satu serangan?" Ucap Pedro yang kini wajahnya terlihat terkejut.


"Apa? Aku tak percaya ini, orang itu benar-benar kuat, dia bukan orang sembarangan," ucap Alicia yang juga terlihat terkejut dengan apa yang ia saksikan.


"Aku sudah mengiranya pasti dia akan menggunakan serangan itu, serangan itu jarang digunakan Elvin, ia hanya menggunakan itu pada orang-orang tertentu saja yang dianggap kuat," ucap Veronika yang nampak serius menyaksikan pertarungan itu.


"Itu artinya Elvin mengakui kekuatan orang itu, Elvin menggunakan serangannya untuk mengintimidasi lawan dan menurunkan mental lawannya, dia adalah orang dengan tipe serangan langsung yang cukup kuat, orang yang mentalnya telah menurun akan lebih mudah untuk dikalahkan, itulah cara bertarungnya," ucap Kim yang juga serius melihat pertarungan itu.


***Tidak bosan-bosan author mengingatkan untuk kawanku yang baik hati yang ganteng ganteng dan cantik cantik dan tidak sombong selalu sayang kedua orang tua

__ADS_1


yu sama sama membangun novel ini dengan memberikan seonggok like dan komennya.


karena like dan komen kalian sangat berpengaruh untuk saudara kita yang membutuhkan :v***


__ADS_2