Menara Dimensi

Menara Dimensi
Episode 8 : Petualangan Dimulai


__ADS_3

Seminggu setelah Adam mengalami kejadian itu. Kini ia tampak bermeditasi melancarkan aliran darahnya, dalam bermeditasi Adam memasuki alam bawah sadarnya, kini ia sering berinteraksi dengan Zet dan Ex.


"Berarti aku benar kan Ex? Sehari di sini seperti 3 bulan di dunia nyata,"


"Iya memang benar, ini adalah hasil kemampuanku dan Zet, ini adalah bentuk penggabungan penguasaan ruang waktuku dan penguasaan realita milik Zet, kami hanya bisa memberikan kemampuan kami di tempat ini, sekarang setelah 4 hari di dunia mu. Itu artinya kamu telah satu tahun di sini, dan apa yang satu tahun ini kami berikan padamu, seharusnya kau telah berkembang pesat."


"Baiklah sekarang tunjukkan padaku apa yang bisa kau lakukan?"


Adam yang memiliki pisau di tangannya kini mencoba menggunakan kemampuan yang telah mereka ajarkan, tidak mudah mempelajari ilmu Dewa, apalagi penguasaan yang mereka miliki sangatlah sulit. Bahkan mustahil di dapatkan oleh manusia, namun karena jiwa Zet dan Ex telah terhubung dengan Adam, maka tak ada yang mustahil sekarang untuk Adam.


Kemampuan yang didapat dari Zet adalah kemampuan realita tingkat pertama, kemampuan realita ini memungkinkan Adam mengubah struktur benda yang ia sentuh menjadi sesuatu yang ia inginkan, kemampuan ini membutuhkan waktu 1 tahun sampai Adam benar-benar menguasainya, Adam yang kini memegang pisaunya kemudian pisau itu berubah menjadi pedang yang besar, ia mengubah pisau itu menjadi pedang penebas api, yang dinilai cukup tajam dan kuat untuk menghancurkan satu batu besar. Ia kini mampu membuat apapun yang ia sentuh menjadi benda yang ia inginkan. Kemampuan fisiknya pun meningkat secara drastis karena latihan keras yang ia lakukan bersama Zet dan Ex.


Adam yang kini menggunakan pedang besar itu terlihat sangat mahir memegangnya. Lalu kemudian zet menciptakan realita berbentuk monster kalajengking yang ukurannya 10 kali ukuran gajah.


"Lawan makhluk itu, dia adalah makhluk tingkat 5, jika kau berhasil mengalahkan nya, maka kau tak usah repot-repot bermeditasi kembali, karena kami pun akan menghapus ruang realita ini, setidaknya jika kau mampu mengalahkannya, di luar sana kau tidak akan terlalu kesulitan," ucap Zet yang kini meluruskan tangannya ke depan.


Adam memegang pedangnya yang besar itu dengan kedua tangannya, ia memasang kuda-kuda siap bertempur, Kalajengking itu melangkah menuju ke arahnya, ia lancarkan serangkaian serangan dari ekor beracunnya itu. Adam menghindari setiap Serangan yang dilancarkan kalajengking itu.


Sekarang ia lancarkan salah satu capitnya kearah Adam, Adam menebasnya dengan pedang besarnya itu, capitnya putus dan terlempar ke atas, kalajengking itu nampak marah, kemudian ia lancarkan kembali capitnya yang tersisa satu, namun Adam menebasnya sekali lagi membuat capitnya terlempar kembali.


Kalajengking itu nampak mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat, bahkan Adam pun bisa merasakannya.


"Aura apa ini? Aku kira dia telah menyerah, tapi aku harus membelahnya, makhluk seperti ini tak ada apa-apanya denganku."

__ADS_1


Selama berada di alam bawah sadarnya, Adam dilatih oleh Zet dan Ex dengan sangat keras, satu tahun di dalam sana ia habiskan untuk melawan monster level 1 hingga level 4. Monster itu lebih kuat dari monster yang ada di hutan kebisingan, sehingga bukan hal yang mudah bagi Adam untuk berlatih di sana, berkali-kali Adam terhempas dan dikalahkan oleh monster di sana, namun karena latihan berat itu pula dia mendapatkan kekuatannya yang lebih besar, walaupun di awal pelatihannya dia ingin menyerah, namun Adam tetap melakukannya.


Sekarang ia telah berkembang dengan pesat, latihannya membuahkan hasil yang luar biasa, Adam yang dulunya pemburu paling lemah, bahkan tidak pernah naik tingkat setelah 1 tahun ia bergabung di sana. Kini dia benar-benar berada di level yang berbeda.


"Rasakan ini kalajengking bodoh, penggabungan inti bumi, tekhnik kedua, tebasan api neraka, impact!!" Adam melompat kearah kalajengking itu, ia memutar tubuhnya ke depan sehingga kini pedangnya dapat berputar 360 derajat menghasilkan gelombang api yang kuat dan cepat, gelombang tebasan itu membelah tubuh monster kalajengking menjadi 2 bagian. Satu tebasan yang Adam lancarkan mampu membuat kalajengking itu kalah dalam sekejap.


Zet yang melihat itu mendekati Adam.


"Bagus, sekarang kau bisa melanjutkan pencarian menara itu, dan aku akan memberi tahu mu bahwa posisi menara itu tidak pernah berubah, dan kau harus menaklukkan beberapa menara untuk menemukan kordinat tempat menara dimensi itu berada, pastikan kau berurutan memasuki menara itu."


"Sekarang kami akan menghapus ruang meditasimu ini, jadi kau takkan bisa kesini lagi, dan semua dasar penguasaan kemampuan kami telah kamu miliki sekarang, kembangkan itu agar kau bisa menggunakan kemampuan kami dengan maksimal."


Sebelum meninggalkan tempat itu, Adam mengambil inti kalajengking yang terlihat sangat berguna untuk dia pakai di dunia nyata. Akhirnya Adam kembali dari meditasinya.


Ia yang terduduk di dalam gua milik Brule berkata pada Brule.


Penampilan Adam berubah sekarang, rambutnya berwarna merah dengan tanda di mata kanannya. Kemampuan fisik serta indranya meningkat.


"Kau sudah kembali ya? 4 hari ini kau terus saja bermeditasi, apa yang kau dapat?" Brule mendekati Adam.


Adam memberikan sebuah inti kalajengking yang ia ambil sebelumnya, lalu ia menyerahkannya pada Brule.


"Aku ingin kau menggunakan inti ini, tempelkan di dadamu," sambil mengarahkannya pada Brule. Inti itu bersinar keemasan.

__ADS_1


"Inti apa ini? ini terlihat sangat kuat," Brule menerimanya dan terus memperhatikan, lalu ia meletakkan inti itu di dadanya.


dan inti itu nampak berubah menjadi bentuk yang lain.


"Wah apa ini? sebuah armor yang sangat kuat?"


Kini Brule terlihat menggunakan armor yang cukup kuat, tentu saja karena itu adalah inti dari kalajengking kulit baja level 5, salah satu inti terkuat yang pernah ada. Dan jarang ada yang memakai inti itu. Mereka mulai meninggalkan tempat itu, kini mereka hendak menuju ibukota Vena mencari petunjuk tentang prasasti yang akan mereka cari.


Sementara itu di ibukota Vena tempat kediaman salah satu Zodiak yaitu kediaman Pisces.


"Hei sepertinya misi akan segera di jalankan, nampaknya tim dari Joe telah berhasil memecahkan kodenya," ucap Gemini.


"Bagus sekali, lebih baik kita bergegas aku yakin sekarang pasukan elit seluruh negara di dunia ini akan menuju ke sana, ini seperti perang rasanya,"


"Baiklah persiapkan diri kalian dan pastikan tak ada satu pun yang tertinggal," ucap Pisces.


Di tempat Leon dan Taurus, mereka nampak mengenakan armornya, nampaknya mereka berdua kini akan memasuki hutan itu untuk mencari monster yang membunuh para grandmaster.


"Siapa saja yang berani berurusan dengan Kilat Utara, maka mereka pun harus berhadapan dengan kami," ucap Taurus meletakkan senjata di punggungnya.


"Baiklah ayo kita berangkat," ucap Leon.


Sementara itu di dalam hutan kebisingan terdapat 3 Hybrid yang sedang berjaga di hutan itu, mereka terlihat seperti hewan Badak bercula satu namun culanya lebih panjang. Srigala dengan gigi-giginya yang tajam dan taringnya yang tajam melewati dagunya, serta satu Hybrid bertipe burung seperti burung Elang.

__ADS_1


Dari kejauhan terlihat dua orang menuju arah mereka. Dan kini mereka saling mendekat.


"Hei hei siapa ini?" ucap Hybrid bertipe elang itu melihat kearah dua orang yang datang ke hadapan mereka.


__ADS_2