Menara Dimensi

Menara Dimensi
Babak kedua dimulai


__ADS_3

Sementara itu diluar arena liga petarung. Tepatnya di gerbang barat kerajaan kilat utara. Di sana terlihat banyak tentara militer yang berjaga ditempat itu. Terlihat Taurus ada di sana memimpin pasukan itu, mereka siap menyambut kedatangan para monster yang datang bergerombol dari dalam hutan.


"Apa semua pasukan telah berjaga seperti yang telah diperintahkan? Apa semua persenjataan telah siap?" Tanya Leon pada salah satu kapten yang bertanggung jawab di sana.


"Siap, semua telah bersiap di tempat nya," ucap orang itu.


Di tempat regu pengintai, kini 5 orang yang memberikan informasi tentang Norman telah kembali, tapi tidak terlihat 5 orang regu pengintai yang memasuki gua.


"Kalian telah kembali dengan selamat, baguslah," ucap ketua tim pengintai itu.


"Iya kapten, apa yang lain telah kembali juga?" Ucap salah seorang dari mereka.


"Belum, mereka belum kembali, mungkin tujuan mereka agak jauh dari kalian," Ucapnya.


Ricchan memberi arahan agar penjagaan di kastil kerajaan ditingkatkan, walaupun jauh dari benteng barat, namun musuh memiliki kemampuan khusus yang belum diketahui.


Ricchan meminta Taurus untuk menyelesaikan tugas yang tersisa sementara Ricchan akan fokus diarea istana.


"Aku tak tau apa yang mereka incar dari kerajaan ini, tapi sepertinya aku harus menjaga laboratorium agar tetap aman," ucap Taurus.


Karena para Zodiak belum juga kembali dari ekspedisi nya, maka terpaksa kerajaan harus bersiap tanpa diperkuat Zodiak secara lengkap.


Sementara di tempat para Zodiak berada. Sekitar 100km dari kerajaan kilat utara, sebuah daerah tanpa kekuasaan.


"Joe apa kita hentikan berlebih dahulu? Sepertinya aku merasakan firasat yang buruk mengenai kerajaan," ucap Sagitarius.


"Sebenarnya aku pun sama seperti mu, apa kita hentikan dulu pencarian menara kuno ini?" Ucap Joe.


Sepertinya mereka belum menemukan menara kuno yang mereka cari. Wajar saja pencarian menara kuno tak semudah membalikkan telapak tangan. Mereka harus mengumpulkan data untuk menemukan koordinat menara yang mereka cari.


Namun rasanya cukup aneh, karena di masa lalu para Zodiak sebelumnya telah menemukan menara kuno itu. Namun para Zodiak yang baru bahkan tak mengetahui letak menara yang telah ditemukan itu? Sebenarnya apa yang terjadi antara Zodiak masa lalu dan masa sekarang? Itulah yang selalu dipikirkan oleh Joe.

__ADS_1


Di gua para Hybrid berada, di sana tidak terlihat apapun. Sepertinya mereka telah berangkat untuk persiapan penyerangan pada kilat utara.


Markas Pusat Asosiasi Monster, tempat para monster berkumpul. Di sana hanya terlihat beberapa petinggi divisi artropoda.


"Jadi para Hybrid bodoh itu sudah melakukan penyerangan nya pada kerajaan kilat utara ya? Hahaha," ucap salah seorang di sana, sepertinya ia bukan orang sembarangan.


"Kau hebat Ares, bisa membuat mereka percaya dengan omonganmu," ucapnya lagi.


"Ya itu adalah keahlian ku, itu artinya rencana kita akan sesuai rencana bukan?" Ucap Ares salah satu dari divisi Hybrid.


Ternyata ada sesuatu dibalik penyerangan yang dilakukan para Hybrid. Bahkan sepertinya Ares memiliki rencana lain yang tersubung.


"Hahaha dari awal tak pernah salah menjadikan manusia sebagai bahan percobaan untuk tentara Hybrid, kini kita akan tahu bagaimana kekuatan Hybrid sesungguhnya," ucap sesosok yang sedang terduduk di singgasana nya itu. Dia terlihat seperti bangsa Orc. Dia cukup besar dan terlihat kuat.


"Setelah penyerangan ini aku yakin kilat utara akan mengadakan pertemuan besar 5 negara untuk membahas keanehan yang terjadi itu, dengan kata lain pemanggilan para 11 guardian akan segera dilakukan, dan yang tidak mereka ketahui ketika memanggil 11 guardian itu adalah sebuah keburukan yang ada dibaliknya,"


"Haha kau memang jenius, aku suka bangsa Orc seperti mu," ucap sosok yang ada di sana.


Ada sekitar 7 Hybrid yang sedang berdiri di perbatasan gerbang timur kerajaan kilat utara. Hybrid itu terlihat seperti monyet, kingkong, buaya, banteng, terenggiling, tikus, dan komodo.


"Kita akan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang gerbang timur ini," ucap Lizardian sang pemimpin para Hybrid itu.


Mereka ternyata membagi 2 kelompok untuk menyerang kerajaan kilat utara secara bersamaan.


Lizardian memerintah mouses yang memiliki bentuk Hybrid tikus. Keahliannya adalah membuat lubang di permukaan tanah serta memiliki kemampuan rahang yang sangat kuat.


"Aku akan membuka jalan untuk kalian, melalui jalur bawah tanah kita akan memasuki kerajaan kilat utara dan memporak-porandakan daerah yang ada di sana," ucap mouses.


Mereka benar-benar mempersiapkan ini secara terstruktur dan matang, mereka menunggu sampai Norman menyerang gerbang barat sehingga penjagaan akan dialihkan ke gerbang barat atau benteng barat.


Sementara di tempat Norman, kini ia bersama dengan sisa Hybrid yang tak ikut penyerangan gerbang timur.

__ADS_1


"Kita berhenti dulu di sini, kalong aku serahkan sisanya padamu," ucap Norman pada Kalong.


"Aku benci siang hari, tapi baguslah helm ini melindungi pandanganku, jadi aku akan lebih mudah untuk terbang di siang hari," ucap kalong.


Mereka berpikir jika kerajaan kilat utara akan mudah diterjang oleh kawanan monster buas yang dibawa Norman. Dan berpikir jika gerbang timur tidak diperketat. Sepertinya mereka sangat hapal sekali dengan letak geografis kerajaan kilat utara.


Padahal yang mereka pikir itu salah besar, kini kilat utara telah bersiap dengan penjagaan di benteng barat. Menyambut kedatangan para monster itu.


"Ayolah monster datang padaku, akan ku buat kau menyesal," ucap Leon.


Di tengah ibukota tempat Brule dan Luci ditangkap. Brule benar-benar tak bisa melakukan apapun. Di tengah keputusasannya Brule berpikir untuk melawan para penjaga itu. Namun ketika hendak melawannya, seseorang penjaga lain nampak menghampiri mereka dan mendapatkan perintah dari raja untuk mengevakuasi semua warga yang ada diarea barat.


"Hei kalian sedang apa? Kita tak ada waktu mengurus 2 orang itu, ada yang lebih penting lagi dari itu, kita harus segera mengevakuasi penduduk ketempat lebih aman," ucap penjaga yang baru datang itu.


Awalnya mereka bingung karena hal itu terjadi tiba-tiba. Namun akhirnya mereka melepaskan Brule dan Luci.


"Kali ini kalian selamat, awas saja nanti ya, kalian cepat evakuasi ke arah timur cepat," ucap penjaga yang sebelumnya menangkap Brule dan Luci.


Luci nampak bingung dengan apa yang terjadi, karena tiba-tiba ibukota menjadi sangat ramai dan orang nampak dievakuasi.


"Kita selamat, hei kau jangan jauh-jauh dariku Luci," ucap Brule pada Luci.


"Baiklah, tapi apa yang sebenarnya sedang terjadi?" Tanya Luci pada Brule.


"Nanti kau pun akan tahu, untuk sekarang kita ikuti saja arahan penjaga," ucap Brule pada Luci.


Akhirnya mereka mengikuti para penjaga itu untuk evakuasi dari tempat itu.


Sementara di arena liga petarung, nampaknya beberapa tim selanjutnya telah memasuki arena. Di sana terlihat squad Dragon akan bertarung. Jack mengenakan seragam squadnya dan dua orang temannya yaitu Cecilia dan Natan pun terlihat di sana.


"Baiklah hadirin, pertandingan liga petarung babak kedua akan segera dimulai, dan squad Dragon yang diunggulkan akan memainkan permainan kedua ini, selamat menyaksikan," ucap pembawa acara itu.

__ADS_1


__ADS_2