
Dalam keadaan terpojok, Taurus seperti mengeluarkan aura energi yang cukup kuat. Pusaran angin seperti menyelimutinya. Tanah mulai bergetar, seketika seluruh tubuhnya seakan mendorong permukaan tanah, sehingga tanah itu mulai terangkat. Taurus mendongakkan wajahnya, giginya tampak beradu, dan sorot matanya memutih. Lizardian yang terus menghujani dengan pukulan tiba-tiba terpelanting kebelakang. Dorongan paksa yang dilakukan Taurus tidak hanya berhasil membuat permukaan tanah bergejolak, namun memaksa Lizardian untuk terpelanting ke belakang.
Taurus mulai bangkit dengan ekspresi wajah yang berbeda, seperti mendapatkan satu kekuatan baru. Ia nampak lebih kuat sekarang, pusaran angin mulai menyelimutinya, armor dan pelindung kepala yang sebelumnya ia gunakan tampak hancur akibat hantaman terus menerus dari Lizardian.
Pusaran angin yang menyelimutinya membuat rambutnya berkibar. Langkah nya cukup kuat, satu hentakan mampu menggempur tanah yang ia lewati. Benar-benar wujud yang menyeramkan.
"Apa?! Apa ini? Apa ini kekuatannya? Tidak mungkin racunku tak berfungsi pada tubuhnya, aki yakin dia telah banyak terkena kabut beracunku," ucap Lizardian yang terlihat terkejut oleh Taurus yang malah semakin kuat.
Taurus melakukan tolakan, membuat tanah yang ia pijak hancur seketika. Pusaran angin masih menyelimutinya. Satu pukulan ia arahkan tepat ke perut Lizardian, namun Lizardian menahan dengan gibasan ekornya.
Kini mereka mulai mengadu pukulan mereka yang kuat dan sangat cepat. Aura yang mereka keluarkan trlihat menyeramkan, memprovokasi area disekitarnya. Hantaman demi hantaman mereka lancarkan, sehingga keduanya dipaksa untuk terus beradu tinju. Tanah mulai bergejolak dan terangkat keatas.
Pertarungan sengit itu sulit ditentukan pemenangnya, sementara racun yang dikeluarkan Lizardian tak mampu menembus Taurus yang kini diselimuti pusaran angin. Taurus memiliki celah, ia coba menedang tubuh Lizardian dengan kaki kanannya. Membuat Lizardian kini terpental jauh.
"Aku takkan kalah, demi orang yang ada di sekitarku, aku akan melindungi mereka," ucap Taurus yang masih dalam keadaan terbaiknya.
Sekali lagi ia melakukan tolakan, dan melakukan gerakan zig zag. Lizardian menghindari serangan demi serangan yang Taurus lancarkan. Taurus mengikuti Lizardian dan tak melepaskannya.
"Thor hammers!" Satu tendangan masuk ke perut Lizardian.
Lizardian nampak marah, ia mendongakkan wajahnya ke arah langit dan membuka mulutnya lebar-lebar.
"Aaaaaaaaa," teriak lizardian lalu mengepalkan ke empat tangannya.
Sama seperti Taurus, kini seperti pusaran angin menyelimuti dirinya. Bentrokan hebat itu tak bisa terelakkan. Untuk kesekian kalinya mereka beradu tinju, dari satu tempat ke tempat lainnya.
Kemampuan elastisitas yang bisa ia gunakan pada otot dan tulangnya cukup membantu dalam pertarungannya.
"Orang ini memiliki tekad cukup kuat untuk mengalahkanku, sepertinya aku kesulitan untuk melemahkan mentalnya, tujuanku sebenarnya adalah, ingin membuat manusia yang lebih kuat dari sekarang, karena aku yakin suatu saat monster itu akan keluar dari dinding kurungan itu," ucap Lizardian dalam pertarungannya.
__ADS_1
Mereka masih saling beradu tinju, namun Taurus nampaknya akan mengeluarkan jurus pamungkas nya. Itu terlihat ketika ia mulai melompat kebelakang untuk menjaga jarak.
"Kita lihat siapa yang terkuat," ucap Lizardian.
"Tak usah banyak bicara, seseorang yang merenggut ketenangan orang lain harus dimusnahkan sekarang juga,"
"Heracles punc!" Satu jurus yang dikeluarkan Taurus dengan mengumpulkan energi alam pada tangannya lalu dilepaskan sekuat tenaga.
"Tinju Komodo 1000 pon!" Satu jurus yang dikeluarkan Lizardian dengan memfokuskan tenaga dalam pada tangannya lalu dilepaskan sekuat tenaga.
Bamm! Mereka saling beradu tinju. Aura yang mereka keluarkan membuat pohon yang ada di sekelilingnya tumbang, serta permukaan tanah terangkat.
"Lampauilah mimpiku!" Ucap Taurus menatap serius sambil berteriak, begitu pula dengan Lizardian.
"Haaaaaa!"
Lizardian berubah kebentuk manusia, kini sebagian tangannya hilang, ia tak mampu melakukan regenerasi sel.
Taurus nampak menopang tubuhnya karena merasa kelelahan, ia akhirnya berhasil mengalahkan lizardian. Ia melihat Lizardian yang kini berubah menjadi manusia.
"Hei sebenarnya apa tujuan kalian menyerang kami? Kenapa kalian menyerang kerajaan ini?" Ucap Taurus yang masih kelelahan.
"Dunia yang kita tinggali ini tidak lama lagi akan mengalami kehancuran, mimpiku hanya ingin membuat umat manusia menjadi lebih kuat, sebelum monster itu menyerang," ucap Lizardian.
"Hei apa maksudmu?" Ucap Taurus.
"Seorang anak telah lahir sebagai takdir, ia akan membuka semua dinding itu, sebelum itu terjadi, aku ingin membuat manusia lebih kuat," ucap Lizardian yang tengah sekarat, matanya terlihat sayu, sertan mulutnya yang hampir kesulitan bicara.
"Seorang anak? Sebuah dinding? Penjelasanmu tidak masuk akal, aku hanya bertanya kenapa kau menyerang kerajaan ini?" Ucap Taurus.
__ADS_1
"Suatu saat kau akan mengerti, ketika 11 guardian memilih kembali wadah mereka, itu artinya kalian harus bersiap untuk perang yang jauh lebib menyeramkan daripada ini, ketika 11 guardian terlahir kembali maka kekuatan dinding itu akan melemah, dan mereka akan membalas dendam atas apa yang telah 11 guardian lakukan," ucap Lizardian.
Semua ucapan yang dikeluarkan Lizardian sungguh tak bisa dimengerti oleh Taurus. Taurus sedikit kebingungan dengan ucapan yang terus dilontarkan Lizardian. Namun sepertinya ia tahu sesuatu.
"Aku tak peduli apa yang kau katakan, sekuat apapun musuh yang aku hadapi, aku akan mengalahkan mereka dengan kekuatanku," ucap Taurus sangat percaya diri.
"Aku tak bisa bertahan lama lagi, aku harap kalian bisa mengerti apa yang aku maksud, persiapkan diri kalian dengan perang yang lebih besar dan mengerikan daripada ini," ucap Lizardian.
Taurus masih tidak mengerti maksud dari ucapan Lizardian. Setelah tak beberapa lama, Lizardian tak mengatakan apapun. Saat itu juga ia telah mati ditempatnya.
"Apa dia telah mati?" Tanya Taurus pada dirinya sendiri.
"Sial efek racun ini masih terasa, sepertinya aku harus cepat ke laboratorium profesor, sebelum tubuhku tak bisa digerakkan lagi," ucap Taurus meninggalkan area pertarungan mereka.
Sementara itu Brule dan Luci serta 2 hewan peliharaannya telah sampai ke arena pertandingan. Namun mereka dihadang oleh penjaga yang ada di sana.
"Berhenti tuan, anda tak bisa masuk ke dalam, di dalam sedang dilangsungkan pertarungan," ucap salah seorang penjaga.
"Hei ini sangat mendesak, beberapa monster terlihat di kerajaan ini, akan ada perang yang akan meletus," ucap Brule.
"Haha, perang apa? Kami tak mendapatkan informasi apapun tentang itu,"
Tiba-tiba kotak hitam mereka memberikan informasi jika harus segera menghentikan liga petarung.
"Hei dengar ini, sepertinya orang ini benar, kita diminta untuk menghentikan liga ini, beberapa monster terlihat di gudang senjata," ucap salah seorang penjaga
"Apa?! Kenapa mereka tak memberitahu kita sejak tadi," timpal temannya.
Brule dan Luci serta para penjaga itu memasuki arena dan meminta agar liga dihentikan tanpa kompromi.
__ADS_1