
Cerita berpusat di ibukota Vena, 5 hari setelah insiden penyerangan yang dilakukan monster tak dikenal itu, kini dengan cepat beritanya tersebar. Bagaimana tidak, Kerajaan Kilat Utara yang terkenal dengan para pemburu hebatnya, kini harus menelan pil pahit. Setelah beberapa pemburu rank grandmaster mereka dengan mudahnya dihabisi oleh salah satu monster yang kita kenal dengan sebutan Hybrid.
Tak ada yang tersisa di hutan itu, pencarian jasad para grandmaster dilakukan, namun tak ada satu pun jasad mereka yang ditemukan. Hanya terlihat berkas darah yang berceceran di setiap ruas hutan, nampaknya monster itu memakan jasad para pemburu yang hendak menaikan ranknya itu. Ternyata rumor yang beredar itu benar, kini para monster seperti telah berevolusi, kini mereka menjadi lebih kuat dari sebelumnya.
Tak ada petunjuk satu pun yang tertinggal di dalam hutan itu, penyelidikan yang dilakukan selama 5 hari itu pun tidak membuahkan hasil. Akhirnya pencarian di hentikan, dan kini Kerajaan Kilat Utara harus menjaga akses kepada para pemburu agar tidak memasuki hutan itu terlebih dahulu.
Para Zodiak yang baru pulang dari misinya kini dibagi menjadi 2 tim. Yaitu, tim untuk misi pengambilan Artefak dan tim unit khusus penyelidik monster.
Di kediaman salah satu anggota zodiak. Tempat itu cukup mewah.
"Apa kau tidak merasa aneh dengan apa yang terjadi?ketika pertemuan yang pertama, selepas kita menjalankan misi, aku rasa masih ada sesuatu yang belum jelas," ucap laki-laki bertubuh besar itu yang terduduk di sofanya dan melebarkan kedua tangannya di atas senderan sofa.
"Sebenarnya aku sedikit tidak percaya jika para grandmaster itu dikalahkan dengan mudah, apakah akhir-akhir ini seseorang yang baru saja naik rank hanya orang sembarangan?" Balas satu pria lainnya sambil tetap mengangkat barbel dengan tangan kanannya.
"Ya walaupun itu terdengar mustahil, namun faktanya berkata demikian, sebenarnya siapa mereka?"
"Tapi untuk kali ini walaupun hanya kita berdua, itu bukanlah masalah yang luar biasa, ini hanyalah masalah kecil saja,"
Kabar beredar begitu cepat hingga sampai keluar kerajaan. Terdapat 5 kerajaan besar dengan sistem pemerintahan masing-masing, kabar yang beredar kini telah sampai di negara matahari terbit. Negara yang terkenal karena pasukan elit yang bernama Elementalist itu kini berusaha dengan cepat untuk menuju tempat menara kuno yang telah di temukan oleh para zodiak. Tentu saja semua negara menginginkan artefak yang ada didalamnya, menurut rumor yang beredar di sana, jika suatu negara akan sangat makmur bila berhasil memiliki salah satu artefak kuno itu.
Terlihat sekitar 9 orang sedang duduk rapi di kursi mereka, menghadap meja panjang yang besar, mereka nampak sedang membicarakan sesuatu.
"Ternyata memang sudah ditemukan ya?" Tanya salah satu dari mereka, seorang pria dengan baju berwarna merah, baju itu nampak seperti seragam militer yang agak ketat namun rapi.
Lalu wanita yang berpakaian biru dan juga memakai pakaian militer menimpalinya.
__ADS_1
"Sebelum mereka kembali ke sana, lebih baik kita bergegas terlebih dahulu."
Seorang pria hitam yang menggunakan baju militer berwarna coklat pun ikut berbicara.
"Itu benar, apalagi sekarang kerajaan Kilat Utara pasti sedang kebingungan karena berita yang beredar mengatakan pemburu level grandmaster mereka menghilang ketika mengawasi para pemburu pemula."
"Itu terdengar sangat licik, namun kesempatan ini memang harus kita gunakan sebaik-baiknya," ucap seseorang berbaju abu-abu.
"Kalian hanya bicara saja, memang kalian tahu apa tentang artefak itu? Apa kalian tahu dimana tempat nya?" Tanya pria berbaju biru muda.
"Bodoh, apa kau tidak tahu kemana mereka pergi sebelum nya? Dan hanya ada 3 menara kuno di tempat yang mereka datangi," ucap perempuan berbaju putih.
Lalu pria berbaju biru muda menimpalinya kembali.
Para Elementalist berusaha memecahkan teka-teki mengapa para zodiak tidak langsung mengambil artefak kuno itu.
Sementara itu di kerajaan kilat utara, kediaman Mia si Zodiak Pisces, terlihat ia sekarang sedang berendam di kolam susu. Di hadapannya 3 orang zodiak yang lain sedang terduduk di tempat duduknya sambil membicarakan sesuatu.
"Aku baru tahu jika ada beberapa kode rahasia untuk membuka menara bagian dalam, padahal kita telah mengalahkan para Small Guardian, tapi ternyata itu tidak cukup," ucap Richard si Zodiak Libra.
"Seandainya saja waktu itu masih cukup, mungkin kita masih sempat untuk membuka gerbangnya."
Lalu seorang wanita yang duduk di depannya berkata.
"Sekarang tidak usah memikirkan sesuatu yang telah berlalu, kita pikirkan bagaimana cara membuka gerbang itu," matanya fokus melihat secarik kertas yang sedang ia pegang.
__ADS_1
"Bahkan hantaman Taurus tidak mampu menghancurkan gerbang itu," ucap Richard lagi.
"Tidak usah panik, inilah kenapa kita kembali ke sini, tim dari Joe dan Alex akan menangani semuanya, yang jelas kita telah mendapatkan salinan petunjuk yang terdapat pada dinding menara kuno itu."
Di tempat yang berbeda, tepatnya di kerajaan Bintang Selatan. kerajaan ini cukup maju, walaupun kekuatan militernya belum diketahui, namun mereka mengklaim memiliki unit khusus yang melebihi kekuatan para Zodiak kerajaan Kilat Utara, mereka adalah para pasukan Summoners, pasukan yang biasa dibayar oleh para kerajaan kecil untuk membasmi monster yang tersebar di kerajaan mereka masing-masing, berbeda dengan para Zodiak yang hanya mengurusi keamanan kerajaannya sendiri.
Setelah kabar tentang menara itu tersebar, 5 negara besar kini telah mempersiapkan unit khususnya masing-masing, mereka bersiap menuju tempat di temukannya lokasi menara.
Tidak terkecuali untuk kerajaan Bintang Timur, kerajaan yang dulunya tergabung dengan kerajaan bintang selatan namun sekarang mereka mendeklarasikan kemerdekaan mereka sendiri.
Semenjak terpisahnya dua negara tersebut, hubungan kedua negara ini tidak harmonis, sering terjadi konflik. Maka untuk menandingi kekuatan militer negara bintang selatan, negara ini membentuk tim Mutan, yang beranggotakan manusia hasil rekayasa genetik, mereka adalah satu-satunya kerajaan yang mampu membuat rekayasa genetik semacam itu, karena memang harus diakui. Mereka adalah negara maju dengan segudang manusia jeniusnya, itulah mengapa mereka mendeklarasikan kemerdekaan mereka sendiri.
Di kerajaan Bintang Timur hiduplah anak bernama Kevin, anak ini tidak menyukai para Mutan, baginya para mutan adalah manusia yang tak memiliki hati nurani. Kevin membenci mereka karena mereka menghancurkan kampung halamannya yang kala itu terkena wabah mematikan, untuk menekan wabah, maka mau tak mau pemerintah di sana menghancurkan kampung halamannya. Kevin yang selamat dari kejadian itu menaruh dendam abadi pada para Mutan, dan menjadi orang pertama yang menentang pemerintahan.
Di salah satu tempat markas tersembunyi organisasi revolusi yang dipimpin oleh Kevin. Terlihat sekitar 8 orang ada di sana, 5 orang pria dan 3 orang wanita terlihat di sana. Mereka seperti sedang membicarakan sesuatu.
"Yang kita lakukan memang salah, tapi jika itu untuk negara ini, aku tak keberatan, mereka seperti kehilangan hatinya sebagai manusia, kecerdasan telah memakan hati nurani mereka, mereka mencoba terus membunuh siapa pun yang merasa merugikan untuk negara ini, dan yang paling aku benci, tak ada satu pun kerajaan di dunia ini yang menghentikan kerajaan ini dari kediktaktoran," Kevin berdiri kedua tangannya ia letakkan di atas meja.
"Aku mengerti Kevin, kami di sini pun merasakan hal sama seperti mu, maka kali ini misi untuk menggulingkan pemerintahan pasti akan berjalan mulus, karena satu-satunya penghambat kita pasti akan menuju ke sana," salah seorang pria yang sedang bersandar di dinding menimpalinya. Pria itu terlihat mengais pedang di punggungnya.
"Hei kenapa kita tidak ikut mencari artefak saja?" Salah satu pria yang terduduk berbicara.
"Aku tidak tertarik pada artefak itu, ketika aku memiliki ambisi maka aku akan mendapatkannya saat itu juga," Kevin menjawab dengan serius.
"Hahaha ini yang aku suka dari pemimpin kita ini," ucap pria itu lagi.
__ADS_1