
Angga bernafas lega saat Mama nya tidak lagi membahas masalah yang tadi, dia dengan cepat menghabiskan nasi gorengnya dan berlalu dari sana sebelum Mama nya mengulang kembali pertanyaan yang tadi.
Saat makanannya sudah habis dia pun dengan cepat membawa bungkus makanan nya lalu membuang nya di tempat sampah, menghampiri mamanya dan mencium pipinya.
"Selamat malam ma!" ucapnya lalu berjalan ke arah tangga namun lagi-lagi langkah nya terhenti saat mamanya itu meminta nya untuk menemani nya makan.
"Angga tunggu in mama makan dulu, nanti sama-sama ke atas nya barengan sama Mama!" pinta nya.
"Aku ngantuk ma!"
"Tunggu sebentar mama sebentar lagi selesai"
Dengan langkah gontai nya Angga menghampiri kembali Mama nya lalu duduk sambil bertopang dagu di tempatnya tadi.
Tak mau menyia-nyiakan waktu Mama Dini langsung menghabiskan makanan lalu membersihkan sisa makanan, mencuci tangan dan duduk kembali di tempat.
"Sekarang katakan sama Mama, siapa wanita yang bersama kamu kemarin?"
__ADS_1
Angga tidak bisa berkelit lagi tapi dia juga bingung harus bagaimana menjelaskan semuanya pada Mama nya itu, kalau dia bercerita pasti Mama nya itu akan bertambah marah saat dia tahu bahwa wanita yang di kencani nya kemarin adalah gurunya sendiri yang sudah bertunangan.
"Kenapa diam saja ayo jawab pertanyaan mama?"
"Diiiiaaaa, guru fisika sekaligus wali kelas Angga ma!"
"jadi kamu kencan sama gurumu, astaga Angga bisa-bisa kamu pacaran sama guru mu sendiri haaa?"
"Ma kecilkan suara Mama, aku gak pacaran sama dia, orang dia aja udah punya tunangan!"
"Apa, kamu ini bener bener gak bisa di biarin, kamu mau jadi apa ha, apa kamu g mikir kalau ketahuan sama tunangan kamu bisa di hajar orang, mama gak habis pikir sama kamu Angga''
"Mama gak tanya tentang itu yang Mama ingin tahu kenapa kamu sampai jalan berbuat bergandengan tangan kayak orang pacaran!"
"Makanya dengerin dulu kalau anak nya ngomong jangan main potong aja!"
"Oke terus gimana?"
__ADS_1
"Nah kemarin itu dia minta di anterin buat ambil itu mobil karena dia tidak tahu di mana bengkel kak Hendra jadi Angga anterin ke sana!"
"Kenapa gak sama Azzam dan Aldi juga, mereka juga bantuin dia?"
"Aldi sakit ma, lalu Azzam nemenin dia rumah nya Tante sama Om lagi gak ada di rumah!"
"Aldi sakit, tadi Mama ketemu sama dia kayak nya baik-baik aja deh!"
"Udah sembuh lah ma!, jadi aku anter dia ke bengkel terus ambil lah mobil nya, habis itu dia ngajak in Angga makan sebagai wujud terima kasih nya dia gitu"
"Kamu bohong yaaaaa, mama itu kemarin lihat kamu jalan sama dia gak seperti guru dan murid, lebih kayak sepasang kekasih yang sedang kencan tau gak?"
"Hehehe"
"Terus kamu semalam kemana gak pulang jangan bilang kamu nginep di rumah perempuan itu ya?"
"Enggak lah ma, aku langsung ke rumah Aldi dan tidur di sana"
__ADS_1
"Awas saja kalau sampai macam-macam, Mama akan potong lagi anu mu!"
"Jaangaaaannn------