Mencintai Pria Lumpuh

Mencintai Pria Lumpuh
Aku Mencintaimu


__ADS_3

Tiba di halaman belakang, Akira dikagetkan dengan perubahan pada tamannya. Semak-semak dan pohon-pohon yang lama sudah tidak ada lagi.


Kini halaman belakang rumah Akira berubah menjadi taman bunga seperti di rumah mewah yang sering dilihat Akira di televisi.


Tak dapat berkata apa-apa, Akira duduk di sebuah kursi panjang yang tersedia. Ia menatap taman nan indah yang sudah dibuatkan Dimas untuknya.


Terdapat beberapa jenis anggrek yang menggantung dengan berbagai macam warna bunga. Mawar merah bermekaran mengelilingi setiap sudut taman. Ditengah-tengahnya terdapat sebuah air mancur dengan patung ikan yang memancarkan air melalui mulutnya.


Akira benar-benar tak dapat berkata apa-apa, ia hanya terdiam memandangi keindahan yang ada dihadapannya.


"Aku harap kamu tidak marah karena aku melakukan hal ini. Tapi saat kau pergi dan aku mendapat surat panggilan perceraian itu, aku tahu bahwa aku harus bertindak cepat jika memang masih ada kesempatan. . . ."


Dimas menarik nafas panjang.

__ADS_1


"Jadi aku mencoba bersikap seperti ini dengan memberikanmu bunga dan parfum, persis seperti yang kamu suka."


"Aku tidak pernah membayangkan, bahwa kau akan melakukan semua ini. Ini sangat indah Dimas."


"Aku tahu bahwa aku sudah bertindak berlebihan padamu. Tapi aku melakukan semuanya karena aku pikir semua itu yang terbaik untukmu." Ucap Dimas.


Dimas kembali menghela nafasnya.


"Hal itu tidak pernah menjadi masalah untukku." Balas Akira.


"Tapi itu menjadi masalah untukku, Akira. Kau membuat dirimu sendiri menjadi orang yang lebih kuat, sangat mandiri. Aku tidak mau mengikatmu untuk menjadi milikku karena kau merasa kasihan padaku. Hal terbaik yang bisa aku lakukan hanya melihatmu dan membiarkanmu mendapatkan kebebasan mu, membuat masalah finansial mu teratasi dan membebaskan mu dari segala kewajiban yang kau pikir sebagai hutang budi padaku." Jelas Dimas.


"Akhiri masa yang lalu, mulailah untuk masa depan." Balas Akira.

__ADS_1


"Aku merasa begitu sedih saat kau meninggalkan aku, apalagi saat kau mengatakan kita tidak akan bisa berhubungan lebih dari sekedar teman."


"Karena aku percaya kau tidak mencintaiku, tidak membutuhkanku, sampai kau sembuh." Akira menjeda bicaranya untuk mengumpulkan keberaniannya. "Bahkan jika kau mencintaiku, aku tahu aku tidak bisa kembali lagi ke hubungan lama kita. Aku melihat tidak ada masa depan diantara kita. Hanya ada masa kini dan masa lalu."


"Kita berdua hampir saja membuat membiarkan masa lalu merusak hubungan kita." Dimas memegang tangan Akira dan menggenggamnya dengan erat. "Aku mencintaimu Akira. Aku mau kita bersama lagi."


'Aku mencintaimu Akira.'


Kata yang selama ini ingin di dengar Akira. Tapi Akira berusaha untuk menahan perasaan bahagianya. Akira menyadari perbedaan diantara keduanya adalah penghalang terbesar dalam hubungan mereka.


"Aku juga mau kita bersama lagi Dim. Tapi apakah kita bisa? Kita harus bisa saling mempercayai." Ucap Akira.


Dimas terdiam, bagaimanapun Dimas juga menyadari bahwa diantara mereka ada perbedaan yang menjadi penghalang.

__ADS_1


__ADS_2