Mencintai Seorang Mafia Kejam

Mencintai Seorang Mafia Kejam
Hanya Seorang Budak


__ADS_3

"Ahh" Tasya meringis kesakitan, dan untuk kesekian kalinya Ava menghempaskan tubuhnya.


Air mata Tasya tak dapat dibendung lagi, dia keluar mengalir tanpa permisi.


"Ben urus wanita jal**ng ini!" perintah Ava pada asisten mensionnya itu.


"Baik tuan" jawab Ben


"Dan satu lagi, kasi tau dia apa tugas dari BUDAK di mension ini" lanjut Ava dengan menekankan kata budak pada kalimatnya.


"Baik tuan" jawab Ben lagi.


Ava masuk ke dalam mension dan menuju ke kamarnya. Kini tinggalah Tasya yang masih bersimpuh dilantai dengan air mata yang tak mau berhenti keluar, dan dia merasa sangat sedih saat mendengar Ava mengatakan bahwa dia hanya seorang Budak.


"Baik nona, tolong ikuti saya" pinta Ben pada Tasya.


Tasya langsung bangkit dan mengikuti Ben, dia melihat ke sekitarnya, dia begitu takjub saat memasuki mension itu, begitu megah bahkan semua terlihat mahal, bahkan gajih bulannya saja tidak akan cukup hanya untuk membeli satu barang yang ada di rumah Ava.


"Nona ini Reina yang akan menjelaskan semua tugas nona disini" jelas Ben.


"Saya permisi dulu" Ben pergi meninggalkan Tasya dan Reina bersama.


"Hai, siapa namamu?" Tanya Reina pada Tasya dengan senyuman yang mengembang.


Reina Azavir Matho merupakan salah satu maid dirumah Ava, namun memiliki kedudukan kedua tertinggi setelah Benny John Winston yang menjadi asisten rumah kepercayaan Ava. Reina memiliki sikap yang ramah, sopan dan akan bersikap tegas sesuai kondisi.

__ADS_1


Reina bekerja di mension Ava karena hutang orang tuanya pada Ava yang membuatnya harus membayar hutang dengan menjadi maid di mension Ava.


"Namaku Tasya Putri" jawab Tasya dengan senyuman yang tulus.


"Ohh aku Reina Azavir Matho, kamu bisa memanggilku Reina" Reina memperkenalkan dirinya kepada Tasya, mereka melangkah ke arah ruangan yang akan menjadi kamar Tasya.


"Untuk tugasmu, kamu bekerja untuk tuan Ava, kamu akan menyiapkan semua kebutuhannya, seperti menyiapkan sarapan, lunch, dan makan malamnya, serta tugas yang lainnya, apa kamu mengerti" jelas Reina dan dibalas anggukan oleh Tasya.


"Dan yaa, tuan paling tidak suka dengan sesuatu yang kotor, bahkan dulu ada maid yang dihukum berat saat tuan tau dia tidak bekerja dengan becus, dimana di kamarnya terdapat sehelai rambut di lantai, oleh karena itu kamu harus teliti dalam bekerja" lanjut penjelasan Reina pada Tasya.


Sampailah mereka di depan pintu kamar, dan Reina membuka pintu kamar tersebut. Dan saat melihat ke dalam hanya terdapat Matras saja. Ava sengaja menempatkan Tasya di kamar yang tidak layak ditempati, dia ingin menyiksa Tasya bahkan membuat Tasya mati pun segan dan hidup pun tak mau.


Tasya memasuki ruangan tersebut, dan melihat sekilingnya.


"Ohh ya Tasya, aku akan pergi mengambilkan seragammu, jadi kau bisa menungguku disini"


"Ohh baiklah, terima kasih Reina" Tasya pun tersenyum ke arah Reina dan begitupun dengan Reina.


Reina keluar dari kamar, dia menutup pintu tersebut.


*Kasihan sekali kamu Tasya, semoga kamu bisa menghadapi kekejaman tuan Ava* Batin Reina dan berlenggang pergi.


......................


Di dalam kamar megah nampak Ava yang tengah menyelesaikan ritual mandinya, rambutnya yang basah dan acak-acakan seakan menambah ketampan dan Pesona dari seorang Ava.

__ADS_1


Ava mendekat ke arah laci dan mengambil handphone, dia akan menelpon Vino untuk mencari informasi tentang Vira.


"Hallo Vin, apa kamu sudah tau keberadaan Vira" Tanya Ava tanpa basa-basi.


"Maaf Va, gua belum bisa nemuin kerberadaan Vira, dia hilang tanpa meninggalkan jejak" jawab Vino di seberang sana.


Ava menutup telpon sepihak, dia mengepalkan tanganya.


"Sial!" umpatnya dengan kesal


"Dimana kamu byy?" Ava memandangi photo perempuan dengan senyum lebar yang manampakkan gigi putihnya yang tak lain adalah Vira.


"Semua ini gara-gara gadis jal**ng itu" Ava menggenggam ponselnya dengan kuat, wajahnya merah padam.


"Liat saja jal**ng, aku akan membuat hidupmu menderita!" seringai jahat Ava.


......................


Hai guys, maaf yaa kalo ada penulisan yang salah, ini merupakan karya pertama aku.


Jadi tolong bantu like, vote, jadiin favorite dan lainnya yang mendungkung karya aku ini yaa.


Open kritik membangun.


makasi juga buat yang udah mau baca karya aku😇😊

__ADS_1


__ADS_2