Mencintai Seorang Mafia Kejam

Mencintai Seorang Mafia Kejam
Tidak Percaya


__ADS_3

Di dalam ruang kerja, Ava dan Vino tengah berbincang dengan wajah serius.


"Apa katamu!" bentak Ava ke arah Vino


"Bisa saja Va, Vira besekongkol dengan Lucas untuk menghancurkanmu" ucap Vino.


"Tidak mungkin! Vira wanita yang baik" sanggah Ava


"Terserah padamu, aku hanya ingin kau lebih berhati-hati lagi, dan untuk masalah ini aku akan menyelidikinya lebih lanjut" jelas Vino.

__ADS_1


Vino bangkit dari duduknya dan berlenggang pergi dari ruangan tersebut.


Sedangkan Ava masih duduk di sofa, dia memijit pelipisnya yang terasa pening.


"Arahgg" Ava masih tidak mempercayai apa yang barusan dikatakan oleh Vino, namun mendengar penjelasan dari Vino, Ava tidak bisa mengabaikannya begitu saja.


Ava pun menyuruh salah satu dari bawahannya untuk memata- matai Vira yang kini tinggal di Villa XXX Sesuai informasi yang diberikan oleh Vino tadi, Ava merasa ragu bahwa Vira menghianatinya.


“Apa bener kamu menghianatiku?” Guman Ava sambil memandang photo Vira.

__ADS_1


“Kalau begitu kau akan tau akibatnya Vira” ucap Ava sambil membanting bingkai photo itu hingga pecah berserakan di lantai.


Ava paling tidak suka dihianati, Vira adalah gadis masa kecil yang dianggap Ava itu malah menghianatinya dan bersekongkol dengan musuhnya Lucas.


“Apa ini rencanamu br**gsek” ucap Ava tajam.


“Baiklah akan aku temani kau bermain- main” ucap Ava.


Ava pun kembali memejamkan matanya, dia tidak mau terlalu ambil pusing kalau memang sudah begini maka biarlah, walau hatinya terasa pedih karena gadis kecil yang dia cari- cari dulu kini sedang menghianatinya. Ava sama sekali tidak menyangka Lucas akan menargetkan Vira sebagai pion untuk melawannya, sungguh permainan yang sempurna.

__ADS_1


__ADS_2