Mencintai Seorang Mafia Kejam

Mencintai Seorang Mafia Kejam
Rencana Lucas


__ADS_3

Lucas sampai di mension mewahmya, dia merebahkan tubuhnya ke sofa, sejenak dia memejamkan matanya namun ada seseorang mengganggu istirahatnya.


"Tuan ada masalah" ucap bawahannya itu.


"Cepat katakan! kalau sampai itu tidak penting maka habislah kau!" bentak Lucas, dia merasa kesal karena ada yang mangganggu istirahatnya, apalagi sekarang dia tengah memikirkan gadis yang menolongnya yang tak lain adalah Tasya, dia merasa aneh pada perasaannya, dia ingin terus melihat senyum dan wajah dari gadis itu.


"Maaf tuan, pasukan Black Devil telah membobol persenjataan kita" ucap bawahannya itu sambil menunduk tidak berani menatap tuannya.


Lucas mengernyitkan dahinya, dia mengepalkan tangannya.


"Dasar bre***k" umpat Lucas.


Matanya memerah seakan emosinya sudah mencapai ke ubun-ubun, bawahannya yang melihat itu hanya bisa menelan ludahnya kasar, dia hanya bisa berdoa agar tidak menjadi sasaran kemarahan tuannya.


"Beraninya mereka bermain-main denganku" suara Lucas menggelegar di ruangan itu.


"Kamu kenapa sayang" ucap gadis yang tak lain adalah Vira, dia mendengar suara ribut hingga membuatnya datang pada sumber suara.


Lucas menatap malas ke arah Vira dan membuang mukanya ke arah lain.

__ADS_1


Vira mendekati Lucas dan bergelayut manja di lengan lucas.


"Kamu kenapa marah-marah?" ucap Vira menatap Lucas.


"..." Lucas hanya diam dan malas menjelaskan pada wanita disampingnya itu yang dianggapnya sebagai parasit, kalau saja Ava tidak menyukai Vira, maka dari dulu Lucas pasti tidak akan mau menampung gadis ini.


"Kau keluarlah" ucap Lucas pada bawahannya.


"Baik tuan" jawab bawannya berlalu pergi.


"Sayang, kenapa kamu tidak menjawabku" tanya Vira mengerucutkan bibirnya.


Lucas yang melihat itu hanya bisa merasa jijik, namun dia tidak bisa mengatakannya sekarang karena Vira masih berguna.


"Dia bukan pacarku lagi sayang, aku telah putus denganya dan sekarang aku hanya mencintaimu" jawab Vira manja.


"Apq kamu benar-benar mencitaiku?" tanya Lucas serius.


"Mengapa kamu bertanya seperti itu sayangg, aku sangat, sangat mencintaimu" jawab Vira tegas.

__ADS_1


Senyuman kecil mengembang dari bibir Lucas, sekelibat rencana jahat terbayang di otaknya.


"Kamu akan melakukan apa saja untukku?" tanya Lucas lagi.


"Apapun sayangg" jawab Vira.


"Kalau begitu malam ini aku ingin kamu membunuh Ava" ucap Lucas datar.


Vira yang mendengarkan itu merasa syok, "mengapa harus aku sayang, kamu bisa menyuruh bawahanmu" jawab Vira.


"Tidak baby, aku ingin kamu yang membunuh si Bre***k itu, aku ingin melihat bagaimana nanti saat dia melihat orang yang dia cintai yang membunuhnya" ucap Lucas dengan senyuman jahatnya.


"Kalau kamu benar-benar mencintaiku, kamu harus melakukan yang aku katakan" ucap Lucas lagi.


Vira pun menghela nafasnya, bagaimanapun dia sudah jatuh hati kepada Lucas dan dia tidak mau Lucas meninggalkannya, "baiklah sayang, aku akan melakukannya untukmu, tapi kamu harus berjanji tidak meninggalkan ku" ucap Vira.


"Itu sesuai perfomamu baby" ucap Lucas sambil memegang dagu Vira.


Vira pun langsung memeluk Lucas dengan erat namun pelukan itu tidak terbalas.

__ADS_1


Sesuai informasi yang didapat Lucas bahwa Ava sedang berpegian ke desa kecilnya dan akan kembali pada malam ini, dia pun menyusun rencana bagaimana Vira bisa masuk mension Ava dan membunuh Ava di tempatnya sendiri.


"Ini akan sangat menyenangkan, tunggulah ajalmu Ava Apriliano Avender" guman Lucas.


__ADS_2